• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Agustus 14, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

by Adara Relief International
Juli 17, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

24
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pusat Pembelaan Tawanan Palestina mengeluarkan peringatan darurat mengenai nasib 16 dokter asal Gaza yang kini Israel tahan di penjara. Berdasarkan laporan terbaru, para tenaga medis ini berada dalam kondisi yang mengancam jiwa. Hal ini terjadi akibat praktik penahanan yang tidak manusiawi dan sistematis.

Menurut organisasi tersebut, para dokter Israel paksa mendekam dalam isolasi penuh. Israel juga melarang mereka melakukan kontak dengan keluarga, mereka juga menjadi sasaran penyiksaan fisik, interogasi keras, dan kelaparan yang disengaja. 

Pengabaian total terhadap layanan kesehatan di dalam penjara semakin memperburuk kondisi fisik para tenaga medis yang sebelumnya mendedikasikan diri merawat korban agresi genosida di Gaza. 

Upaya Sistematis Melumpuhkan Sistem Kesehatan Gaza

Organisasi ini menilai penahanan para dokter bukan sekadar tindakan hukum biasa. Ini merupakan bagian dari strategi yang lebih luas untuk melumpuhkan sistem kesehatan di Jalur Gaza. Serangan terhadap fasilitas rumah sakit dan penahanan paksa terhadap tenaga medis merupakan ancaman nyata bagi keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi warga sipil. Hal ini terjadi di tengah krisis yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Dua kasus yang menjadi sorotan utama adalah

Dokter Hussam Abu Safiya yang mengalami penyiksaan berkelanjutan, isolasi, dan berbagai ancaman intimidasi. Selain itu, Dokter Marwan Al-Hams juga mengalami penurunan kesehatan yang drastis. Kondisi ini terjadi akibat penolakan akses obat-obatan esensial dan larangan komunikasi dengan dunia luar.

Baca Juga

Sekitar 2.000 Warga Gaza Hilang Selama Genosida

Lebih 4.700 Pemuda Palestina Ditahan Israel

Desakan Aksi dan Pertanggungjawaban Internasional

Pusat Pembelaan Tawanan Palestina mendesak lembaga internasional seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Komite Internasional Palang Merah (ICRC), serta Médecins Sans Frontières (MSF) untuk segera bertindak. Mereka menuntut pihak-pihak terkait melakukan kunjungan langsung ke lokasi penahanan, memastikan pemenuhan hak atas perawatan medis, serta menekan Israel agar membebaskan para dokter tersebut tanpa syarat.

Lebih jauh lagi, organisasi ini menuntut adanya penyelidikan independen secara internasional terkait dugaan penyiksaan dan pelanggaran hak asasi manusia terhadap para dokter Palestina. Mereka menekankan bahwa setiap keterlambatan dalam memberikan respons internasional hanya akan semakin membahayakan nyawa para tenaga medis tersebut. Penahanan dokter di tengah krisis kemanusiaan ini tidak hanya merupakan tragedi bagi individu yang bersangkutan, tetapi juga penghilangan tenaga medis krusial yang saat ini sangat masyarakat Gaza butuhkan.

Sumber: Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Dokter Hussam Abu Safiya Kembali Disiksa di Penjara Israel, Desak Dunia Bertindak

Next Post

PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze’ev Menjadi Kota

Adara Relief International

Related Posts

Sekitar 2.000 Warga Gaza Hilang Selama Genosida
Berita Kemanusiaan

Sekitar 2.000 Warga Gaza Hilang Selama Genosida

by Adara Relief International
Agustus 14, 2026
0
14

Palestinian Center for the Missing and Forcibly Disappeared melaporkan bahwa sekitar 2.000 warga Palestina hilang selama genosida Israel di Gaza....

Read moreDetails
Lebih 4.700 Pemuda Palestina Ditahan Israel

Lebih 4.700 Pemuda Palestina Ditahan Israel

Agustus 14, 2026
14
Israel Perpanjang Larangan Aktivis Hanadi al-Halawani ke Al-Aqsa

Israel Perpanjang Larangan Aktivis Hanadi al-Halawani ke Al-Aqsa

Agustus 14, 2026
15
Proyek Baru Abadikan Kisah Jurnalis Palestina yang Gugur

Proyek Baru Abadikan Kisah Jurnalis Palestina yang Gugur

Agustus 14, 2026
14
Israel Hancurkan 26 Bangunan Palestina Dekat Jenin

Israel Hancurkan 26 Bangunan Palestina Dekat Jenin

Agustus 13, 2026
21
PBB: Lebih dari 1.400 Insiden Kekerasan Pemukim, Tepi Barat di Ambang Krisis

PBB: Lebih dari 1.400 Insiden Kekerasan Pemukim, Tepi Barat di Ambang Krisis

Agustus 12, 2026
20
Next Post
PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze’ev Menjadi Kota

PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze'ev Menjadi Kota

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karakter Para Pejuang Hijrah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syekh Sabri: Israel Rencanakan Sabuk Permukiman Kepung Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Konvoi Truk Air Bersih Sahabat Adara Memasuki Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630