JAKARTA — Keceriaan anak-anak yatim memenuhi Saung Quran, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (13/3). Sebanyak 75 anak yatim dan lansia berkumpul dalam Penyaluran Sayangi Anak Yatim menjelang waktu berbuka puasa.
Program santunan ini menjadi bagian dari upaya memaksimalkan keutamaan sedekah di bulan Ramadhan. Bulan Ramadhan menjadi momentum terbaik untuk bersedekah, karena Allah melipatgandakan pahala setiap kebaikan yang kita lakukan.
“Sedekah yang paling utama adalah sedekah di bulan Ramadhan,” (HR. Tirmidzi).
“…dan berbuat baiklah kepada dua orang ibu-bapak, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin…” (QS. An-Nisa: 36):
“Barang siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut tanpa mengurangi pahalanya sedikit pun” (HR. Tirmidzi).
Oleh karena itu, menyantuni anak yatim di bulan Ramadan menjadi kesempatan emas untuk mendapatkan keberkahan, melipatgandakan harta, serta meraih ridha Allah SWT.
Santunan ini merupakan amanah dari HSYD, lembaga kemanusiaan asal Turki yang menitipkan dukungan bagi anak-anak yatim di Indonesia. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menyemarakkan kebahagiaan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Semarak Santunan Anak Yatim Indonesia di Jagakarsa, Jakarta Selatan
Kegiatan dimulai pada pukul empat sore dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan tilawah Al-Qur’an yang menambah suasana khidmat di sore Ramadhan.

Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rachmayani, menyampaikan pesan hangat kepada anak-anak yatim yang hadir. Beliau mengajak mereka untuk menjadikan Ramadhan sebagai momen memperbanyak ibadah.
“Di bulan Ramadhan ini, jangan lupa untuk berpuasa dengan penuh semangat dan menjalankan shalat tarawih. Semoga kalian semua tumbuh menjadi anak-anak yang saleh dan salehah, hafiz dan hafizah, serta mampu membahagiakan orang tua,” pesan Maryam.
“Semoga santunan ini dapat membawa kebahagiaan bagi adik-adik semua. Jangan lupa untuk terus mendoakan Palestina,” imbuhnya.
Setelah sambutan dan doa bersama, panitia membagikan santunan kepada 75 anak yatim dan lansia yang hadir. Senyum merekah di wajah mereka saat menerima bantuan.



Di sela kegiatan, anak-anak juga berbagi cerita tentang cita-cita mereka. Sebagian ingin menjadi dokter. Sementara itu, yang lain bermimpi menjadi guru agar dapat membantu banyak orang di masa depan.
Pembagian makanan berbuka menutup sore Ramadhan ini dengan suasana hangat dan penuh harapan.


Melalui kegiatan ini, Adara berharap anak-anak yatim dapat terus melangkah dengan semangat, meraih cita-cita mereka, serta tumbuh menjadi generasi yang membawa kebaikan bagi masyarakat.








