• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Minggu, November 1, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Hadapi Kelangkaan Gas, Warga Gaza Terpaksa Memasak dengan Kayu

by Adara Relief International
Maret 13, 2026
in Berita Kemanusiaan, Sosial EKonomi
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Hadapi Kelangkaan Gas, Warga Gaza Terpaksa Memasak dengan Kayu

Hadapi Kelangkaan Gas, Warga Gaza Terpaksa Memasak dengan Kayu

29
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan mengatakan ketersediaan gas untuk memasak di Gaza masih “sangat terbatas”. Jumlah gas yang masuk ke wilayah tersebut hanya mencakup kurang dari tiga persen dari kebutuhan. Akibatnya, banyak keluarga terpaksa bergantung pada metode memasak alternatif yang seringkali berbahaya.

Data PBB menunjukkan bahwa sekitar 54,5 persen rumah tangga bergantung pada kayu bakar untuk memasak. Selain itu, sekitar 43 persen membakar sampah atau plastik, dan hanya sekitar 1,5 persen yang mampu memasak dengan gas.

Kelompok-kelompok kemanusiaan memperingatkan bahwa alternatif yang tidak aman tersebut membahayakan kesehatan masyarakat dan lingkungan. Sebab, paparan asap dan uap beracun dari pembakaran plastik dan sampah lainnya dalam jangka waktu yang lama.

Baca juga : “Israel Larang Masuknya Pasokan Gas untuk Memasak“

Di tengah kondisi ini, memasak di atas api terbuka yang terbuat dari kayu, barang bekas, atau plastik telah menjadi kenyataan sehari-hari di seluruh kamp pengungsi dan lingkungan di Gaza. Krisis ini semakin memburuk selama bulan suci Ramadan. Banyak keluarga harus menyiapkan makanan sahur sebelum berpuasa dan makanan berbuka puasa setelahnya.

Kayu bakar menjadi mahal, sehingga membutuhkan anggaran harian. Menyalakan api sebelum subuh juga seringkali sulit karena kurangnya penerangan dan kondisi cuaca yang tidak menguntungkan. Akibatnya, banyak keluarga seringkali melewatkan makan sahur sama sekali.

Dalam sebuah pernyataan pada Rabu (11/03), Otoritas Perminyakan di Gaza memperingatkan tentang “konsekuensi bencana dan berbahaya dari penghentian pasokan gas masak yang berkelanjutan” ke wilayah tersebut. Ia menekankan bahwa krisis tersebut “secara langsung memengaruhi kehidupan lebih dari dua juta penduduk” di tengah kondisi kemanusiaan yang sudah mengerikan.

Pihak berwenang mengatakan Gaza telah menghadapi kekurangan sekitar 70 persen dari kebutuhan gas sebenarnya dibandingkan dengan jumlah yang masuk setelah pengumuman “gencatan senjata”. Ia menambahkan bahwa “penghentian total pasokan gas menempatkan Jalur Gaza di ambang bencana yang mengancam ketahanan pangan dan kesehatan”, khususnya selama Ramadan.

Pihak berwenang juga mengatakan bahwa mencegah masuknya gas ke wilayah tersebut merupakan “pelanggaran nyata terhadap kesepakatan gencatan senjata”. Ia menyerukan kepada para mediator dan aktor internasional untuk segera turun tangan guna memastikan aliran gas masak yang teratur ke Gaza.

Baca Juga

Kepala WFP Sebut Kelaparan di Gaza Tidak Dapat Diterima

Wilayah Gaza Menyusut, Ruang Pengungsian Warga Kian Terbatas

Di seluruh Gaza, banyak keluarga kini bergantung pada makanan siap saji dari distribusi bantuan dan dapur amal. Ini terjadi karena runtuhnya ekonomi dan kesulitan memasak.

Sumber: Al Jazeera

ShareTweetSendShare
Previous Post

Penutupan Penyeberangan Memicu Penurunan Tajam Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Next Post

Senyum dan Harapan Warnai Anak Yatim Indonesia

Adara Relief International

Related Posts

Kepala WFP Sebut Kelaparan di Gaza Tidak Dapat Diterima
Berita Kemanusiaan

Kepala WFP Sebut Kelaparan di Gaza Tidak Dapat Diterima

by Adara Relief International
Oktober 30, 2026
0
16

Kepala Program Pangan Dunia (WFP), Luke Lindberg, menyebut situasi kelaparan di Jalur Gaza sebagai kondisi yang “tidak dapat diterima” (28/10)....

Read moreDetails
Wilayah Gaza Menyusut, Ruang Pengungsian Warga Kian Terbatas

Wilayah Gaza Menyusut, Ruang Pengungsian Warga Kian Terbatas

Oktober 30, 2026
18
Kotak Bantuan Jadi Rumah dan Meja Sekolah bagi Warga Gaza

Kotak Bantuan Jadi Rumah dan Meja Sekolah bagi Warga Gaza

Oktober 30, 2026
15
Serangan Pemukim Israel Sasar Petani dan Kebun Zaitun di Tepi Barat

Serangan Pemukim Israel Sasar Petani dan Kebun Zaitun di Tepi Barat

Oktober 30, 2026
18
UN Peringatkan Scholasticide dan Penghapusan Sejarah Palestina di Gaza

UN Peringatkan Scholasticide dan Penghapusan Sejarah Palestina di Gaza

Oktober 30, 2026
17
Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza

Silent Death: Kelaparan dan kekurangan obat-obatan menghancurkan pasien di Gaza

Oktober 28, 2026
24
Next Post
Indah Kurniati, Direktur Fundraising Adara membagikan santunan untuk anak yatim Jagakarsa, Jakarta Selatan pada Jumat (13/3).

Senyum dan Harapan Warnai Anak Yatim Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ketika Luka Sesama Adalah Luka Kita: Upaya Menyatukan Kepingan Ukhuwah Melalui Kepedulian

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Kemanusiaan Batch Dua Sahabat Adara Tiba di Nusa Tenggara Timur

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wisuda Akbar 32 Hafidzah Palestina di Pengungsian Lebanon, Bukti Cahaya Al-Quran Tidak Pernah Padam

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630