Aparat Israel mengubah Kota Tua Al-Quds (Yerusalem) menjadi zona militer saat perayaan Sabtu Suci, dengan memperketat pembatasan terhadap umat Kristen yang hendak beribadah di Gereja Makam Suci.
Sejumlah besar pasukan Israel kerahkan di pintu-pintu masuk menuju gereja, beserta pemasangan barikade dan pos pemeriksaan. Polisi memeriksa identitas warga, membatasi pergerakan, dan mencegah banyak jemaat Palestina memasuki area ibadah.
Di tengah perayaan Holy Fire, ritual penting menjelang Paskah, polisi dilaporkan melakukan kekerasan terhadap jemaat. Saksi mata menyebut adanya dorongan, pemukulan, serta penangkapan terhadap sejumlah jemaat. Seorang komandan polisi juga memasuki area gereja selama ibadah berlangsung.
Baca juga : “Umat Kristen Rayakan Minggu Palma Meski Ada Pembatasan Israel“
Pembatasan ini terjadi setelah gereja tersebut Israel buka kembali usai penutupan selama 40 hari, yang berlaku sejak akhir Februari di tengah eskalasi konflik regional. Sebelumnya, Patriarkat Ortodoks Yunani Al-Quds menyerukan umat untuk menghadiri perayaan Sabtu Suci.
Meski ribuan umat Kristen berusaha menghadiri ritual, hanya sebagian kecil yang berhasil masuk akibat pembatasan ketat. Otoritas Israel juga menerapkan sistem gelang izin yang umumnya mereka berikan melalui otoritas gereja dan konsulat asing, langkah yang mendapat penolakan dari banyak warga Palestina karena membatasi hak beribadah.
Pemerintah Palestina mengecam tindakan tersebut sebagai pelanggaran kebebasan beragama dan hukum internasional, serta menyebutnya sebagai bagian dari strategi sistematis yang menargetkan keberadaan komunitas Kristen di Al-Quds (Yerusalem).
Kritik serupa juga disampaikan oleh pejabat Palestina dan Yordania. Mereka menilai pembatasan ini melanggar status quo yang menjamin akses bebas ke situs-situs suci.
Perayaan Sabtu Suci, yang menandai hari terakhir sebelum Paskah, biasanya bersama dengan distribusi api suci ke berbagai wilayah Palestina. Namun, pembatasan tahun ini memperlihatkan semakin terbatasnya akses umat terhadap tempat ibadah di tengah meningkatnya kontrol keamanan Israel di Al-Quds.








