Pelatih Sepakbola Mesir, Hossam Hassan kembali menyuarakan dukungannya kepada rakyat Palestina menjelang laga Mesir melawan Argentina pada babak 16 besar Piala Dunia 2026. Hossam Hassan menegaskan bahwa sikapnya berlandaskan nilai kemanusiaan, bukan politik maupun agama.
Sebelumnya, Hossam Hassan mendedikasikan kemenangan Mesir atas Australia kepada rakyat Palestina. Ia juga mengibarkan bendera Palestina setelah pertandingan. Tindakan itu memicu kritik dari sejumlah pejabat dan media Israel.
Dalam konferensi pers, Hossam Hassan mengatakan siapa pun yang tidak merasakan penderitaan rakyat Palestina telah kehilangan nilai kemanusiaan. Ia menyoroti kondisi warga Gaza yang hidup di pengungsian, kekurangan makanan, terserang penyakit, serta tidak memiliki tempat tinggal yang aman.
Selain itu, ia mengkritik minimnya respons internasional terhadap tingginya korban sipil di Gaza. Menurutnya, dunia seharusnya bertindak lebih tegas ketika ribuan perempuan dan anak menjadi korban.
Ia juga mengajak masyarakat merasakan hidup tanpa tempat berlindung agar memahami penderitaan warga Palestina. Hossam Hassan bahkan meminta para atlet dari berbagai negara dan agama memanfaatkan ajang Piala Dunia untuk menyampaikan pesan kemanusiaan.
“Biarkan rakyat Palestina hidup,” ujarnya. Pernyataan tersebut mendapat tepuk tangan dari para peserta konferensi pers.
Sejak Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah membunuh lebih dari 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 173.000 lainnya. Agresi itu juga menyebabkan kehancuran luas serta memaksa jutaan warga meninggalkan tempat tinggal mereka.








