Jumlah korban meninggal akibat serangan Israel di Kota Gaza meningkat pada Selasa malam (09/06). Jumlah korban bertambah setelah Malak Abdullah Qaddoum, seorang gadis kecil Palestina, meninggal dunia akibat luka-luka yang ia derita. Ia terluka sejak dua hari sebelumnya akibat serangan Israel di bagian barat Kota Gaza. Ia berpulang menyusul ayah dan saudara perempuannya yang terbunuh dalam serangan yang sama.
Dalam insiden terpisah, lima orang terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Al-Awda pada hari yang sama. Ini terjadi setelah tembakan menyasar sebuah kendaraan di dekat jembatan Wadi Gaza di Jalan Salah al-Din di Gaza tengah.
Menurut laporan setempat, penembakan itu merupakan tindakan individu yang berperan sebagai kolaborator pasukan Israel. Akibatnya, tembakan tersebut melukai beberapa warga sipil di dalam kendaraan tersebut.
Baca juga : “Investigasi Penembakan Anak-Anak Gaza Raih European Press Prize 2026, Ungkap Pola Luka Mencurigakan”
“1.701 Bayi Lahir di Gaza pada Mei 2026 di Tengah Genosida dan Krisis Kemanusiaan yang Berlanjut”
Kampanye genosida Israel di Gaza telah membunuh hampir 73.000 warga Palestina dan melukai lebih dari 172.000 orang, menurut data Palestina.
Meskipun kesepakatan gencatan senjata telah tercapai pada Oktober tahun lalu, pasukan Israel terus melakukan serangan di berbagai bagian Gaza. Sementara itu, pembatasan terhadap bantuan kemanusiaan, makanan, obat-obatan, dan perlengkapan tempat tinggal tetap berlaku.
Sumber: Palinfo








