• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Mei 7, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home A

Melalui FGD di MPR, Adara Desak Persoalan Palestina Masuk dalam Agenda 100 Hari Kerja Pemerintahan

Tujuannya adalah mengakui Palestina sebagai negara, tercapainya gencatan senjata, serta penghentian genosida secara permanen di Palestina.

by Adara Relief International
September 30, 2024
in A, Activities, Event, Siaran Pers
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Pembicara Focus Group Discussion di Ruang GBHN, Gedung MPR DPR RI.

(dari kiri) Usman Hamid, Ahrul Tsani Fathurrahman, Prof. Sudarnoto, Hidayat Nur Wahid, Prof. Din Syamsuddin, Maryam Rachmayani Yusuf dalam acara Focus Group Discussion (FGD) di Gedung MPR DPR RI

487
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Jakarta (27/9) – Adara Relief International menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Langkah Strategis dan Taktis Indonesia untuk Gaza” untuk membahas genosida Israel di Gaza yang terus terjadi hingga saat ini. FGD ini dilaksanakan dalam rangka mengumpulkan rekomendasi dari para stakeholder mengenai langkah-langkah konkret yang harus dilakukan untuk menghentikan genosida Israel di Gaza. Diskusi yang berjalan dengan penuh antusias ini dilaksanakan di Ruang GBHN, Nusantara V Gedung MPR/DPR RI.

Maryam Rachmayani memaparkan situasi terkini di Gaza.
Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International mencetuskan kegiatan FGD karena turut merasakan betapa beratnya penderitaan yang harus dialami oleh rakyat Palestina akibat genosida.

Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International yang juga menjadi pembicara utama di diskusi ini memaparkan bahwa, “Adara Relief International sebagai lembaga kemanusiaan untuk Palestina merasa tergerak dan terpanggil untuk mengadakan FGD hari ini, karena hampir genap satu tahun Israel melakukan genosida di Gaza, dengan 70% korbannya adalah anak-anak dan perempuan.” 

Guna menggali perspektif dan merumuskan langkah-langkah strategis dan taktis dalam mendukung keadilan dan perdamaian di Palestina, Adara mengundang tokoh lintas bidang dalam FGD ini. Jajaran pembicara terdiri dari pemerintah, akademisi, organisasi kemasyarakatan, serta lembaga kemanusiaan untuk Palestina. 

Pembicara utama pada kegiatan ini terdiri dari Dr. H. Hidayat Nur Wahid, M.A. (Wakil MPR RI), Ir. Maryam Rachmayani Yusuf, S.Th., MM (Direktur Utama Adara Relief International), Prof. K.H. Din Syamsuddin (Tokoh Muhammadiyah), Prof. Sudarnoto (Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri MUI), Usman Hamid (Direktur Amnesty International Indonesia), dan Ahrul Tsani Fathurrahman (Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri).

Hidayat Nur Wahid memaparkan rekomendasinya untuk Palestina dari aspek legislatif.
Hidayat Nur Wahid, sebagai pembicara utama dalam FGD di MPR RI, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung perjuangan Palestina dan berharap agar pemerintahan mendatang tetap aktif dalam membela Palestina.

Hidayat Nur Wahid mengingatkan bahwa, “Pemerintah berikutnya harus ingat bahwa Indonesia terikat dengan konstitusi, karena konstitusi kita menyatakan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa. Indonesia mendukung kemerdekaan Palestina sebagaimana yang tertera pada pembukaan Undang-Undang Dasar.” Dalam penutupnya, beliau juga menyatakan bahwa Indonesia tidak sendiri, perjuangan ini bisa dilakukan bersama ASEAN, OKI, Timur Tengah, dan PBB. 

Baca Juga

Ustadz Nur Fajri Jabarkan 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer

Delegasi Indonesia Bertolak ke Turki untuk Misi Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0)

Jajaran penanggap ahli turut diiisi dengan tokoh yang tak kalah penting, meliputi Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc., M.A. (Ketua Wahdah Islamiyah), Prof. Yon Machmudi (Ketua Program Studi Kajian Timur Tengah dan Islam Universitas Indonesia (KTTI UI)),  Tomy Hendrajati (Presiden Umum Human Initiative), Dr. Sabriati Aziz (Ketua Sayap Perempuan ARI BP), Agung Nurwijoyo, M.Sc. (Sekretaris Jenderal MINDA), dan Oke Setiadi (Ketua ASPAC for Palestine).

Prof Yon sebagai akademisi menyampaikan rekomendasinya untuk Palestina.
Prof. Yon menyampaikan di FGD bahwa Indonesia harus tetap memberikan perhatian penuh pada Palestina, beliau juga turut memaparkan rekomendasinya untuk Palestina.

“Fokus Indonesia adalah kemerdekaan Palestina, bukan Israel, karena fokus pada Israel akan menuju kepada negosiasi yang berujung pada normalisasi,” tegas Prof. Yon Machmudi. Beliau juga menambahkan bahwa Pemerintah Indonesia perlu membentuk utusan khusus Indonesia untuk Palestina, yang bertugas untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait guna mewujudkan kemerdekaan Palestina.

FGD menjadi bagian dari komitmen Adara sebagai lembaga kemanusiaan, untuk mendorong elemen bangsa dalam memperjuangkan hak-hak rakyat Palestina dengan mengedepankan dialog yang konstruktif untuk menyelesaikan persoalan Palestina. 

Ahrul Tsani sebagai perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan rekomendasinya
Ahrul Tsani sebagai perwakilan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menyampaikan rekomendasinya di FGD. Beliau menyatakan bahwa pemerintah telah melakukan beberapa kali penyaluran, sambil terus mengevaluasi langkah yang dilakukan ke depannya untuk membantu Palestina.

Menanggapi rekomendasi yang telah disampaikan oleh pembicara, Ahrul Tsani Fathurrahman mengatakan bahwa, “Kami menerima semua masukan, serta terus mencari cara supaya bantuan ke Gaza dapat dikirim secara cepat dan tepat sasaran. Pemerintah telah mengalokasikan dana khusus untuk penyaluran ke Palestina yang diberikan dalam bentuk beasiswa, biaya hidup, serta makanan pokok.”

Pembicara FGD membawa bingkai Landmark Al-Aqsa, sebagai bagian dari Gerakan Satu Rumah Satu Aqsa yang diinisiasi Adara Relief, yaitu gerakan untuk menanamkan kesadaran terhadap persoalan Palestina dimulai dari lingkup keluarga.

Menutup hasil FGD, para tokoh bersepakat bahwa isu Palestina harus menjadi agenda prioritas dari lembaga legislatif dan eksekutif dalam 100 hari pertama kerja mereka. Forum turut mendesak pemerintah untuk fokus mengawal dan mengupayakan bantuan kemanusiaan yang tepat sasaran. Indonesia juga dapat mengoptimalkan peran global melalui PBB, sehingga dapat memperkuat posisi Indonesia di forum internasional. Adapun hasil rekomendasi dari diskusi ini dapat diakses di sini.

“Harapan kami setelah FGD ini, seluruh elemen bangsa bersatu padu untuk ikut serta secara aktif menyelesaikan persoalan Palestina. Sudah terlalu lama Palestina dikecewakan dan diabaikan oleh dunia, saatnya Indonesia menutup luka bangsa Palestina,” tegas Fitriyah Nur Fadilah, Ketua Departemen Riset Adara Relief International selaku ketua pelaksana kegiatan ini.

Tags: AdaraDiskusiDPRFGDMPR
ShareTweetSendShare
Previous Post

Update Hari ke-357: Israel Mendapatkan Paket Bantuan senilai $8,7 miliar dari AS untuk Mendukung Agresinya di Gaza dan Lebanon

Next Post

Dukungan Indonesia untuk Palestina: Stop Genosida, Selamatkan Gaza, Hentikan Penjajahan Israel, Segerakan Palestina Merdeka

Adara Relief International

Related Posts

Webinar Fiqih Qurban bertajuk 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer pada Sabtu (2/5) melalui Zoom Meeting dan YouTube
A

Ustadz Nur Fajri Jabarkan 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer

by Marketing Communication
Mei 2, 2026
0
39

ADARA — Adara Relief International menyelenggarakan webinar Fiqih Qurban bertajuk 101 Masalah Fiqih Qurban Kontemporer pada Sabtu (2/5) melalui Zoom...

Read moreDetails
Pelepasan Delegasi Indonesia Global Peace Convoy Indonesia ke Turki untuk GSF 2.0 pada Selasa (28/4).

Delegasi Indonesia Bertolak ke Turki untuk Misi Global Sumud Flotilla 2.0 (GSF 2.0)

April 30, 2026
53
Maryam mengikuti National Solidarity Conference for Palestine and Call for Peace in the Middle East di Davao, Filipina.

Adara Hadiri Rangkaian Konferensi Global untuk Palestina di Filipina

April 27, 2026
25
Indonesia Leaders Talk Soroti Pentingnya Peran Indonesia sebagai Presiden HAM Global dalam Menghentikan Genosida

Indonesia Leaders Talk Soroti Pentingnya Peran Indonesia sebagai Presiden HAM Global dalam Menghentikan Genosida

April 22, 2026
28
Darurat Bencana: Adara Ikuti Kelas Intensif BNPB

Darurat Bencana: Adara Ikuti Kelas Intensif BNPB

April 17, 2026
14
Penandatangan Piagam Jakarta pada Soft-Launching Headquarter Asia- Pacific for Al-Quds & Palestine oleh jajaran MUI, pengurus Headquarters, lembaga kemanusiaan, serta media massa (15/4).

Adara Hadiri Soft Launching Headquarter Asia-Pacific for Al-Quds and Palestine

April 15, 2026
42
Next Post
Dukungan Indonesia untuk Palestina: Stop Genosida, Selamatkan Gaza, Hentikan Penjajahan Israel, Segerakan Palestina Merdeka

Dukungan Indonesia untuk Palestina: Stop Genosida, Selamatkan Gaza, Hentikan Penjajahan Israel, Segerakan Palestina Merdeka

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630