• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Jangan Dianggap Lucu, Ini Bahaya Anak Obesitas!

by Adara Relief International
Maret 2, 2023
in Anak, Berita Kemanusiaan, Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Jangan Dianggap Lucu, Ini Bahaya Anak Obesitas!
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) mengingatkan orang tua untuk tidak menganggap lucu anak yang terlalu gemuk atau obesitas, karena kondisi tersebut sebenarnya merupakan suatu penyakit. Merujuk Riset Kesehatan Dasar 2018, satu dari lima anak berusia lima hingga 12 tahun, dan satu dari tujuh remaja berusia 13–18 tahun di Indonesia mengalami kelebihan berat badan atau obesitas. 

Obesitas dapat berisiko hipertensi, gula darah tinggi, trigliserida tinggi, dan rendahnya kadar kolesterol HDL. Di samping itu, obesitas memiliki konsekuensi berat pada anak karena memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami sindrom metabolik. Dr. Piprim menjelaskan bahwa beberapa tahun kemudian, sindrom metabolik dapat menjadi penyakit degeneratif seperti stroke, serangan jantung, keganasan atau kanker, diabetes melitus, dan lain-lain.

Dokter spesialis gizi klinis Marya Haryono menjelaskan seseorang didiagnosis mengalami sindrom metabolik bila memiliki tiga atau lebih kondisi, di antaranya kelebihan lemak tubuh di sekitar pinggang, gula darah (glukosa) tinggi, rendahnya kadar kolesterol HDL (baik) dalam darah, tingginya kadar trigliserida dalam darah, dan tekanan darah tinggi. Berbagai kondisi tersebut sering kali dialami oleh orang obesitas.

“Sekarang itu sudah cukup banyak yang didiagnosis penyakit diabetes padahal masih muda. Itu kan berbahaya jika dialami anak atau remaja,” kata dr. Marya dalam diskusi memperingati Hari Obesitas Sedunia yang diselenggarakan Nutrifood di Jakarta Pusat, Rabu (1/3). 

Merujuk pedoman BMI untuk Asia Pasifik dari WHO, seseorang dikatakan obesitas jika indeks massa tubuh (BMI) berada di atas angka 25. Sementara itu, saat BMI seseorang menyentuh angka 23 – 24,9 maka ia dikategorikan mengalami kelebihan berat badan, dan segera mengelola berat badannya agar tidak obesitas. Adapun cara mengetahui anak yang obesitas, menurut laman resmi Kementerian Kesehatan, salah satunya adalah dengan mengukur Indeks Massa Tubuh (IMT) atau Body Mass Index (BMI). Rumusnya adalah berat badan dalam satuan kilogram dibagi kuadrat tinggi badan dalam satuan meter. Anak dapat dikatakan kelebihan berat badan jika IMT lebih dari 22,9 dan dikatakan obesitas I jika IMT berada di angka 25-29,9 dan obesitas II jika IMT lebih dari 30.

Untuk mencegah obesitas, menurut dr. Marya, setiap individu harus mengonsumsi makanan sesuai anjuran dari Kemenkes. Jumlah sayur sebesar dua kali lipat jumlah sumber karbohidrat dan protein serta memperhatikan label kemasan sebelum membeli guna membatasi asupan gula, garam, dan lemak yang ada di makanan dan minuman.

Sumber:

https://ameera.republika.co.id

https://www.antaranews.com

Baca Juga

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat

Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

https://www.halodoc.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakIndonesiaKesehatanNasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pemukim Israel Bersenjata Menyerang Ambulans, Melukai Ibu Palestina di Nablus

Next Post

UNICEF: 2,5 Juta Anak di Turki Butuh Bantuan Kemanusiaan yang Mendesak

Adara Relief International

Related Posts

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat

by Adara Relief International
Mei 13, 2026
0
12

Parlemen Israel menyetujui pembacaan pertama rancangan undang-undang (RUU) yang menargetkan situs warisan di Tepi Barat. RUU itu akan menempatkan situs...

Read moreDetails
Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Mei 13, 2026
13
15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

Mei 13, 2026
14
Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Mei 13, 2026
16
Krisis Oksigen Ancam Gaza

Krisis Oksigen Ancam Gaza

Mei 13, 2026
14
Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Mei 12, 2026
27
Next Post
UNICEF: 2,5 Juta Anak di Turki Butuh Bantuan Kemanusiaan yang Mendesak

UNICEF: 2,5 Juta Anak di Turki Butuh Bantuan Kemanusiaan yang Mendesak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630