JAKARTA – Memperingati Hari Internasional untuk Gaza, Adara Relief International gelar webinar bertajuk “Saat Dunia Terasa Tidak Adil: Belajarlah dari Gaza” pada Ahad (9/8).
Direktur Utama Adara Relief International, Maryam Rachmayani, membuka webinar dengan memaparkan kondisi Gaza saat ini.
Salah satunya melalui kisah pemakaman 112 jenazah dari keluarga Abu Sariah dan Alhasainah yang menjadi salah satu pemakaman massal terbesar dalam sejarah Palestina. Di tengah duka mendalam, mereka terus memanjatkan doa, memberi pelukan yang saling menguatkan, dan terus meyakini masa depan.
“Saat dunia terasa tidak adil, belajarlah tentang kesabaran, keteguhan, dan tawakal dari Gaza” tegas Maryam.

Pada sesi pertama, Ustadz Abdul Aziz Abdurrauf menegaskan bahwa kepedulian terhadap Palestina harus berangkat dari Al-Qur’an dan Sunnah. Menurutnya, pemahaman tersebut akan mengubah kepedulian menjadi tabungan amal saleh yang bernilai di sisi Allah.
“Udah menghafalnya enggak bisa, berjihadnya enggak bisa, ini enggak bisa. Maka, tunjukkan cinta kita kepada mereka. Siapa yang membiayai orang yang berjihad, maka dia turut berjihad,” ujar Ustadz Abdul Aziz.

Selanjutnya, Ustadzah Nurjanah Hulwani mengingatkan bahwa keteguhan rakyat Gaza menjadi cerminan harga diri umat Islam. “2 miliar umat Islam menitipkan pundaknya kepada 5 juta rakyat Palestina,” ujarnya.
Ia juga membagikan kisah para penghafal Al-Qur’an di Gaza yang terus mengulang hafalan hingga Allah menghilangkan rasa haus dan lapar mereka. Baginya, Al-Qur’an menjadi sumber kekuatan yang menjaga keteguhan rakyat Gaza di tengah genosida.
“Jangan sampai kesibukan dunia membutakan kita hingga lupa bahwa genosida masih terjadi hingga saat ini. Apapun yang kita kerjakan, jadi guru, pegawai, tenaga medis, semuanya harus ribath dengan membebaskan Masjidil Aqsa,”
Ringankan Beban Gaza Hari Ini dengan Tabungan Qurban
Salah satu langkah yang bisa kita lakukan adalah dengan berkurban untuk Gaza. Iffa Abida, Ketua Pelaksana Program Bagi-Bagi Kurban, turut memperkenalkan Program Tabungan Kurban pada sesi webinar ini.
Program ini menjadi solusi untuk memudahkan masyarakat mempersiapkan ibadah kurban sekaligus membantu meringankan beban warga Gaza yang tengah menghadapi krisis pangan berkepanjangan.
“Melalui Program Tabungan Kurban, ibadah kurban menjadi lebih ringan, lebih terencana, dan semakin banyak masyarakat Gaza yang dapat menerima manfaatnya,” pungkas Iffa.
Qurban sekarang di sini.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)