JAKARTA-Momen Idulfitri seharusnya menjadi waktu yang paling membahagiakan setelah sebulan menjalankan ibadah puasa. Akan tetapi, Idulfitri di Tepi Barat tidak sepenuhnya menjadi momen sukacita bagi penduduk Palestina. Sebab, kekerasan dan penangkapan terus meningkat sepanjang Ramadan tahun ini. Namun, Idulfitri kali ini tetap membawa secercah kebahagiaan melalui hadiah Hari Raya dari Sahabat Adara. Pada 17 dan 18 Maret 2026, hadiah dari Sahabat Adara telah tiba dan memberi manfaat bagi 260 anak di Nablus dan Jenin, Tepi Barat.

Menjelang Idulfitri tahun ini, Tepi Barat menghadapi isolasi ketat melalui penutupan akses yang mematikan nadi ekonomi. Pembatasan ketat yang Israel berlakukan telah mengakibatkan kelumpuhan akses ekonomi dan mobilitas warga sipil. Hal ini membuat penduduk Palestina kesulitan mencapai tempat kerja dan mempengaruhi penghasilan keluarga mereka.
Selain memberlakukan pembatasan ketat, Israel juga telah meningkatkan serangan dan penangkapan di Tepi Barat. Di samping kekerasan oleh pasukan Israel, serangan pemukim kolonial yang semakin intensif juga turut memperburuk situasi di Tepi Barat. Setiap tempat menjadi berbahaya, setiap sudut kota terasa tidak pernah aman.

Namun, meski situasi masih tidak kondusif, Idulfitri kali ini membawa secercah kebahagiaan bagi penduduk Palestina. Pada 17 dan 18 Maret 2026, hadiah hari raya dari Sahabat Adara telah tiba. Hadiah ini terdiri dari pakaian baru untuk 260 anak di Nablus dan Jenin, Tepi Barat, agar dapat mereka kenakan saat Hari Raya.


Bagi kita, mungkin membeli pakaian baru saat Idulfitri tidak terasa begitu sulit. Akan tetapi, bagi penduduk Palestina di Tepi Barat, bisa membeli pakaian baru merupakan sebuah kemewahan. Terima kasih Sahabat Adara, bantuan Hari Raya darimu telah membuat ratusan anak berbahagia dengan pakaian baru mereka. Semoga Idulfitri kali ini bisa menjadi Hari Kemenangan bagi kita, juga bagi saudara-saudara kita di Palestina.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)