Gereja-gereja Kecam Yahudinisasi Israel di Wilayah Sekitar Masjid Al-Aqsa

Komite Kepresidenan Tinggi Urusan Gereja di Palestina pada hari Selasa (27/6) mengutuk keputusan Israel untuk mendaftarkan tanah Palestina dekat Masjid Al-Aqsa bagi orang Yahudi. Komite mengatakan bahwa tindakan ini adalah bagian dari rencana Israel untuk mengontrol kota suci dan Yahudinisasi. Tindakan itu juga merupakan persiapan untuk menetapkan lebih banyak kebijakan ilegal di lapangan.

Para pejabat gereja menuduh Israel menggunakan “cara ilegal” untuk mengendalikan daerah-daerah vital di Kota Tua Al-Quds (Yerusalem). Mereka juga menyebut kasus Gerbang Al-Khalil, Alun-Alun Omar Bin Al-Khattab dan Hotel Petra dan Imperial. Mereka kemudian mengutip rencana dan upaya Israel untuk mengusir penduduk Palestina di Jabal Al-Mukabber, Silwan dan Sheikh Jarrah.

“Warga Palestina Muslim dan Kristen akan tetap bertahan di ibu kota mereka, Al-Quds (Yerusalem). Mereka akan mempertahankannya dengan darah mereka. Mereka juga akan mempertahankan warisan dan sejarah mereka di kota suci itu.” kata komite.

Komite menyeru kepada masyarakat internasional dan pemerintah Arab untuk menekan otoritas Israel agar menghentikan kejahatan mereka terhadap Palestina. Baik itu kejahatan terhadap tanah mereka maupun tempat-tempat suci mereka.

Sumber:

https://www.middleeastmonitor.com/20220629-occupied-jerusalem-churches-slam-israels-judaisation-of-land-next-to-al-aqsa-mosque/

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Free Email Updates
We respect your privacy.

Leave a Reply