Film NAZA karya Yuval Abraham dan Rachel Szor menduduki posisi pertama box office Italia. Film dokumenter tentang Gaza itu mengungguli pemutaran ulang Avengers: Endgame.
Dalam tiga hari pertama, film NAZA mencatat lebih dari 243.000 penonton. Data Cinetel menunjukkan pendapatan sekitar 1,81 juta euro. Karena respons tersebut, film tetap tayang di lebih dari 400 bioskop Italia.
Sementara itu, Avengers: Endgame Encore hanya meraih sekitar 356.000 euro pada periode Senin dan Selasa. Perbandingan tersebut membuat film NAZA menjadi salah satu perhatian utama di pasar film Italia.
Film ini meraih Special Jury Prize pada Festival Film Venesia ke-83. Film NAZA juga mendapat sekitar 25 menit aplaus setelah pemutaran perdananya di Venesia.
Baca juga: 43 Jenazah Warga Palestina Ditemukan di Reruntuhan Nuseirat Setelah Hampir 3 Tahun
Disutradarai dua sineas yang juga menjadi bagian dari tim film No Other Land, NAZA menyoroti sistem penargetan militer Israel di Gaza. Film ini menampilkan wawancara dengan 24 personel militer dan intelijen Israel yang identitasnya dirahasiakan.
Menurut pembuatnya, wawancara tersebut membahas penggunaan teknologi, sistem pengawasan, serta pertimbangan korban sipil dalam operasi militer. Sejumlah temuan film juga bersumber dari investigasi The Guardian, +972 Magazine, dan Local Call.
Namun, film NAZA juga menuai penolakan di Israel. Sejumlah politisi dan tokoh publik Israel menyerang para pembuat film setelah penghargaan di Venesia. Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Kebudayaan Miki Zohar turut mengkritik film tersebut.
Terlepas dari kontroversi itu, film NAZA akan memasuki lebih banyak pasar internasional. Pemutaran di Amerika Serikat dijadwalkan setelah 9 Oktober, disusul lebih dari 55 negara, termasuk Inggris, Kanada, Australia, Perancis, dan sejumlah negara di Asia Bara.
Sumber: MEE






