• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Juni 17, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Keluarga Gaza Mengungsi 25 Kali: Gencatan Senjata Tak Hentikan Pengusiran Paksa Israel

by Adara Relief International
Juni 17, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Keluarga Gaza Mengungsi 25 Kali: Gencatan Senjata Tak Hentikan Pengusiran Paksa Israel
10
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pengusiran paksa terus membayangi warga Gaza meski gencatan senjata berlaku sejak Oktober 2025. Banyak keluarga kehilangan rumah, tanah, dan sumber penghidupan akibat perluasan wilayah kontrol Israel yang dikenal sebagai “garis kuning”.

Jamal Abu Sukran, warga Gaza berusia 32 tahun, mengaku telah mengungsi sebanyak 25 kali sejak agresi dimulai pada Oktober 2023. Rumahnya di Shujaiya hancur akibat serangan udara. Ia berpindah dari satu kamp pengungsian ke kamp lainnya. Namun, pengusiran paksa terus berlanjut ketika Israel memperluas area kontrolnya hingga mencakup sekitar 70 persen wilayah Gaza.

Nabil Abu Armanah (68 tahun) mengalami nasib serupa. Setelah rumahnya di Rafah hancur, ia mendirikan tenda di atas puing rumahnya. Namun, tembakan dan pergerakan tank memaksanya pergi lagi. Kini, lahan miliknya masuk ke wilayah yang Israel kendalikan. Baginya, pengusiran paksa bukan sekadar kehilangan tempat tinggal, tetapi juga kehilangan hubungan dengan tanah yang telah diwariskan turun-temurun.

Sementara itu, sejumlah pejabat Israel kembali menggaungkan gagasan “migrasi sukarela” bagi warga Gaza. Namun, banyak pengamat menilai istilah tersebut menutupi realitas pengusiran paksa. Sebab, warga menghadapi kehancuran rumah, fasilitas kesehatan, sekolah, dan layanan dasar lainnya.

Dampaknya juga terlihat pada infrastruktur. Sekitar 35 persen sumber air Kota Gaza hilang setelah masuk ke zona kontrol Israel. Selain itu, jaringan air dan sanitasi rusak parah. Akibatnya, tumpukan sampah dan krisis kesehatan semakin memburuk.

Menurut berbagai organisasi hak asasi manusia, pengusiran paksa tidak selalu bersamaan dengan ancaman langsung. Penghancuran rumah, pembatasan akses, dan penciptaan kondisi hidup yang tidak layak juga dapat mendorong warga meninggalkan wilayahnya.

Baca Juga

PBB: Hampir 1.000 Warga Gaza Terbunuh Sejak Gencatan Senjata, Bantuan Baru Terpenuhi 36 Persen

Sapi Merah Lahir di Galilea, Peneliti Al-Quds: Ancaman Baru bagi Masjid Al-Aqsa

Namun demikian, banyak warga Palestina tetap memilih bertahan. Di tengah agresi, blokade, dan pengungsian berulang, mereka menegaskan bahwa tanah mereka bukan sekadar tempat tinggal, melainkan bagian dari identitas dan masa depan mereka.

Sumber: MEE, Mondoweiss

ShareTweetSendShare
Previous Post

PBB: Hampir 1.000 Warga Gaza Terbunuh Sejak Gencatan Senjata, Bantuan Baru Terpenuhi 36 Persen

Adara Relief International

Related Posts

PBB: Hampir 1.000 Warga Gaza Terbunuh Sejak Gencatan Senjata, Bantuan Baru Terpenuhi 36 Persen
Berita Kemanusiaan

PBB: Hampir 1.000 Warga Gaza Terbunuh Sejak Gencatan Senjata, Bantuan Baru Terpenuhi 36 Persen

by Adara Relief International
Juni 17, 2026
0
11

Komisioner Tinggi HAM PBB menyatakan hampir 1.000 warga Gaza terbunuh sejak pengumuman gencatan senjata pada Oktober 2025. Menurutnya, kondisi kemanusiaan...

Read moreDetails
Sapi Merah Lahir di Galilea, Peneliti Al-Quds: Ancaman Baru bagi Masjid Al-Aqsa

Sapi Merah Lahir di Galilea, Peneliti Al-Quds: Ancaman Baru bagi Masjid Al-Aqsa

Juni 17, 2026
12
Smotrich Cabut Kewenangan Kota Al-Khalil, Palestina: Israel Langgar Perjanjian Hebron 1997

Smotrich Cabut Kewenangan Kota Al-Khalil, Palestina: Israel Langgar Perjanjian Hebron 1997

Juni 17, 2026
13
FIFA Usulkan Laga Israel vs Palestina U-15, Menuai Kritik Keras dari Komunitas Pro-Palestina

FIFA Usulkan Laga Israel vs Palestina U-15, Menuai Kritik Keras dari Komunitas Pro-Palestina

Juni 17, 2026
16
1.150 Tenaga Medis Dunia Serukan Boikot Asosiasi Medis Israel, Minta WMA Tangguhkan Keanggotaan

1.150 Tenaga Medis Dunia Serukan Boikot Asosiasi Medis Israel, Minta WMA Tangguhkan Keanggotaan

Juni 17, 2026
11
Balita Gaza Ditembak Mati Tentara Israel di Depan Ayahnya, Jasadnya Dibuang di Pinggir Jalan

Balita Gaza Ditembak Mati Tentara Israel di Depan Ayahnya, Jasadnya Dibuang di Pinggir Jalan

Juni 17, 2026
12

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630