Puluhan pemukim Israel menggelar pawai bendera provokatif menuju Masjid Ibrahimi di Al-Khalil, Tepi Barat selatan. Pawai tersebut berlangsung di bawah perlindungan pasukan Israel dan memicu ketegangan di kawasan Kota Tua.
Sumber lokal menyebut para pemukim berkumpul di kawasan Jaber dan Wadi al-Hussein sambil membawa bendera Israel. Selain itu, mereka meneriakkan slogan rasis terhadap warga Palestina dan Arab.
Dalam rangka mengamankan pawai, pasukan Israel memberlakukan pembatasan ketat terhadap warga Palestina dan menutup sejumlah jalan dan pasar menuju Masjid Ibrahimi. Akibatnya, banyak warga Palestina kesulitan mencapai rumah dan tempat ibadah mereka. Sejumlah jamaah juga terhalang memasuki Masjid Ibrahimi untuk beribadah.
Baca juga : “Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa”
Pawai provokatif ini berlangsung di tengah upaya Israel memperkuat kontrol atas Kota Tua Al-Khalil (Hebron) dan kawasan sekitar Masjid Ibrahimi. Warga Palestina menilai langkah tersebut sebagai bagian dari proses yahudisasi wilayah Palestina.
Sebelumnya, ribuan pemukim Israel juga menggelar pawai bendera besar di Al-Quds bagian timur yang diduduki. Mereka melewati kawasan warga Palestina menuju Kota Tua dan area Tembok Al-Buraq.
Bagi warga Palestina, pawai bendera Israel menjadi simbol nyata upaya yahudisasi terhadap situs suci Islam dan wilayah Palestina. Selain itu, pawai tersebut sering memicu intimidasi dan pembatasan terhadap warga Palestina di kawasan pendudukan.
Sumber: Palinfo








