DAVAO — Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara Relief International, menghadiri rangkaian konferensi global untuk Palestina di Davao, Filipina pada 10–12 April 2026. Kehadiran ini menjadi upaya Adara untuk memperkuat kolaborasi internasional dalam mendukung kemerdekaan Palestina.
Dari Filipina, Menguatkan Solidaritas Global untuk Palestina

Pada 10–11 April, Maryam mengikuti National Solidarity Conference for Palestine and Call for Peace in the Middle East di Hotel Acacia Davao.
Sebanyak 300 peserta, meliputi aktivis, akademisi, hingga berbagai tokoh agama menghadiri forum ini. Menariknya, sekitar 40% peserta berasal dari kalangan non-Muslim. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan terhadap Palestina terus meluas sebagai isu kemanusiaan global.
Konferensi ini bertujuan untuk mengadvokasi perdamaian, menjunjung tinggi penghormatan terhadap Hukum Kemanusiaan Internasional dan Hak Asasi Manusia, serta mendukung seruan global untuk mengakhiri genosida Israel terhadap Palestina.
Forum ini juga menekankan perlindungan terhadap warga sipil, terutama perempuan dan anak-anak sebagai pihak yang paling rentan. Selain itu, diskusi juga menekankan pentingnya membangun solidaritas regional yang inklusif dan berkelanjutan.

Menurut Maryam, forum ini menjadi ruang penting untuk memperluas narasi Palestina. Tidak hanya di kalangan Muslim, tetapi juga seluruh komunitas global. Forum ini menjadi bukti bahwa Palestina telah menjadi isu kemanusiaan yang harus diperjuangkan bersama.
Mengokohkan Peran Perempuan Global untuk Perjuangan Al-Quds

Selanjutnya, Maryam menghadiri Women’s Peace Dialogue di Blue Lotus Hotel (12/4). Sebanyak 40 peserta dari 14 organisasi di kawasan Asia Pasifik menghadiri forum ini.
Diskusi ini menempatkan perempuan sebagai aktor penting dalam perjuangan Al-Quds dan Palestina.

Dalam kesempatan tersebut, Maryam mempresentasikan profil serta program unggulan donasi dan edukasi Adara. Paparan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan peran Adara dalam gerakan kemanusiaan global.
Forum ini menyepakati lima langkah konkret, yaitu: 1) Membentuk koalisi perempuan di Filipina, 2) Mendirikan BDS Filipina, 3) Mendukung pembentukan koalisi, 4) Menjadwalkan rapat koordinasi rutin, serta 5) Menyusun materi edukasi kepalestinaan.
Partisipasi Adara dalam rangkaian konferensi global ini menegaskan komitmen untuk terus berpartisipasi dalam forum advokasi untuk Palestina. Melalui kolaborasi lintas batas, Adara mendorong setiap upaya berkelanjutan untuk memperjuangkan Palestina.







