JAKARTA — Adara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan BSI Maslahat sebagai Unit Penghimpunan Zakat (UPZ) untuk periode 2026–2029 pada Rabu (8/4) di Kantor Adara.
Kerja sama ini bertujuan memperkuat penghimpunan dan pengelolaan dana zakat secara profesional dan transparan. Dengan menggandeng BSI Maslahat, Adara juga memastikan tata kelola yang lebih akuntabel sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat.
Sebagai UPZ, Adara menghimpun dana zakat, infak, dan sedekah dari masyarakat, kemudian menyalurkannya melalui berbagai program kemanusiaan. Upaya ini mendorong perluasan jangkauan manfaat agar bantuan dapat dirasakan lebih luas, termasuk oleh rakyat Palestina yang membutuhkan dukungan berkelanjutan.
Mengoptimalkan Potensi Zakat untuk Menjangkau Lebih Banyak Penerima Manfaat
Berdasarkan data Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), potensi zakat nasional mencapai Rp327 triliun, atau setara sekitar 75% anggaran perlindungan sosial APBN Indonesia (2022). Oleh karena itu, optimalisasi zakat menjadi langkah strategis untuk memperluas dampak kemanusiaan.
Dalam konteks tersebut, zakat menjadi instrumen penting untuk membantu rakyat Palestina yang menghadapi krisis berkepanjangan. Mereka termasuk dalam kategori penerima zakat (asnaf), seperti fakir, miskin, serta kelompok terdampak konflik yang membutuhkan perlindungan dan bantuan berkelanjutan.
Kerja sama ini sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi untuk menyalurkan zakat melalui lembaga yang amanah dan memiliki legalitas yang kredibel.
Sahabat Kebaikan: Simbol Kepercayaan dan Kolaborasi dari BSI Maslahat

Pada kesempatan tersebut, BSI Maslahat turut menganugerahkan Sertifikat Sahabat Kebaikan kepada Adara sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan yang terjalin. Penghargaan ini diterima oleh Rufaidah Ulfaturrohmah (Direktur Finance & Operational) dan Indah Kurniati (Direktur Fundraising) sebagai simbol kepercayaan dan komitmen bersama.
Melalui kolaborasi ini, Adara menargetkan peningkatan penghimpunan dana serta penguatan program bantuan, edukasi, dan advokasi yang telah berjalan. Adara berkomitmen untuk terus menghadirkan program berkelanjutan dan berdampak luas bagi masyarakat Indonesia dan Palestina.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap para donatur Adara yang tergolong muzaki semakin tenang dalam menunaikan zakat melalui Adara,” ujar Indah.
Rufaidah menambahkan bahwa kerja sama ini turut memperkuat tata kelola keuangan Adara. Melalui dukungan sistem dan pengawasan BSI Maslahat, Adara dapat mengelola zakat secara lebih amanah dan akuntabel, sekaligus memperluas jangkauan manfaat bagi masyarakat.








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)