• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Activities

Adara Relief Berpartisipasi dalam Konferensi Internasional untuk Palestina di Malaysia

by Adara Relief International
Maret 2, 2023
in Activities, Kegiatan
Reading Time: 4 mins read
0 0
0
A group of people holding a banner Description automatically generated

Delegasi Indonesia berfoto bersama pada ICPKL 2.0 di Kuala Lumpur.

22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Direktur Utama Adara Relief International, Sri Vira Chandra, S.S., M.A.  bersama perwakilan Adara Relief menghadiri International Conference On Palestine Kuala Lumpur (ICPKL) 2.0 pada 11–13 Februari 2023 di Royale Chulan Seremban, Kuala Lumpur.

Adara membersamai delegasi Indonesia yang merupakan individu dan perwakilan dari komunitas dan lembaga yang tergabung dalam KPIPA. Beberapa komunitas yang mengikuti yaitu Komunitas Pecinta Al-Aqsha (KPA) Tangerang, Komunitas Qur’an Peduli Palestina (KQPP), Love for Palestine, Aliansi Solidaritas Al Aqsha (ASA) Depok, dan Komunitas Keluarga Cinta Palestina (KKCIPA). Tokoh-tokoh perempuan dari berbagai organisasi massa nasional Indonesia juga turut menghadiri konferensi ini, yaitu Hj. Dra Asdirwati Ali MM. (Ketua Umum PERWATI), Hj.Trisna Ningsih, SE (Ketua Umum PP. Muslimat Mathla’ul Anwar), Hj. Dra Nurliati Ahmad, MA (Ketua Umum PP. Muslimat Al Washliyah), Hj. Fitriah Abdul Azis S.Sos (PP Muslimat Dewan Da’wah Islamiyah Indonesia), dan Hj. Ir. Ratu Gumy Kamandany (Wakil Ketua III Wanita Islam).

Baca Juga

Sukses Digelar, Pengunjung Palfest Penuhi Taman Ismail Marzuki

Adara Hadiri Temu Filantropi Kemensos: Apresiasi Atas Respon Cepat Tanggap Bencana Sumatera

“Kami turut menjadi sponsor untuk acara ini dan mengajak relawan-relawan Adara untuk bergabung dalam konferensi untuk menguatkan perjuangan dalam membebaskan Masjid Al-Quds dan Palestina,” kata Sri Vira. Ia juga mengatakan bahwa Adara menghadirkan produk-produk bertemakan Al-Aqsa dan Palestina dalam bazar di konferensi ini guna mendukung pembebasan Palestina.

Gerai Adara di Bazar ICPKL 2.0

Konferensi ini diselenggarakan untuk kedua kalinya secara bersama oleh koalisi LSM yang tergabung di Asia Pacific Women’s Coalition for Al-Quds and Palestine (ApWCQP), yaitu Malaysian Women’s Coalition for al-Quds and Palestine (MWCQP), Koalisi Perempuan Indonesia Peduli al Aqsa (KPIPA) dan Council for Humanitarian Networking of Sheikhul Islam Office, Thailand (CHNS), dengan MWCQP sebagai tuan rumah.  Sebanyak lebih dari 200 partisipan dari 19 negara menghadiri konferensi ini, yaitu Indonesia, Thailand, Kamboja, Vietnam, Korea, Jepang, Pakistan, Afrika Selatan, Sudan, dan berbagai negara Asia Pasifik lainnya.

Layar ICPKL 2.0 menampilkan tema acara “We Stand in Solidarity with Palestinian Prisoners”

ICPKL 2.0 mengangkat tema “The Caged Eye – Journey to Freedom”, sebuah solidaritas untuk para tawanan Palestina di penjara-penjara Israel. Saat ini, jumlah tawanan Palestina mencapai 4.450 orang, termasuk 160 anak-anak, 32 perempuan, 549 tawanan menjalani hukuman seumur hidup, dan 499 menjalani hukuman lebih dari 20 tahun. Sementara itu, ribuan di antaranya ditahan di bawah “penahanan administratif” tanpa dituntut atau bahkan tanpa diberi tahu kejahatan apa yang diduga telah mereka lakukan. Strategi penahanan administratif yang diberlakukan sejak awal pendudukan, membuat Israel telah memenjarakan seperlima dari seluruh populasi Palestina dengan sewenang-wenang.

Konferensi dibuka dengan pembacaan Al-Qur’an surat Al-Isra dan pemutaran video kampanye “Free Them All”. CEO ICPKL 2.0, Dr Fauziah Mohd Hasan, seorang dokter kandungan yang merupakan aktivis perempuan Palestina dari Malaysia sekaligus Ketua MWCQP, memberikan sambutannya untuk para partisipan. Ia menerangkan latar belakang konferensi, yaitu untuk mendukung para tawanan Palestina yang berada di penjara Israel, selain membela rakyat Palestina secara keseluruhan yang masih mengalami kondisi penjajahan selama 75 tahun, bahkan mengalami tahun paling mematikan pada 2022. Sebagai keynote speech, Menteri Pertanian YAB Datuk Seri Haji Mohd hadir dan menyatakan dukungan Malaysia dalam membantu rakyat Palestina.

Para narasumber ICPKL 2.0 dalam sesi diskusi panel

Selanjutnya, konferensi menghadirkan berbagai narasumber internasional yang merupakan pakar Palestina dan Al-Quds. Miko Peled, seorang Yahudi berkebangsaan Israel-Amerika yang merupakan penulis dan aktivis HAM menekankan pentingnya dukungan terhadap rakyat Palestina, terutama karena krisis kemanusiaan di wilayah tersebut yang semakin memburuk. Israel, menurutnya, telah melakukan tiga jenis kejahatan, yaitu genosida, pembersihan etnis, dan pendirian sistem apartheid. Sementara itu, kondisi geopolitik negara-negara Arab cukup memprihatinkan, dengan banyak negara telah banyak melakukan normalisasi dengan Israel sehingga sangat sulit bagi dunia internasional untuk memberikan hukuman atas kejahatan yang dilakukan Israel. Adapun Baha Hilo, aktivis Palestina dari Betlehem menceritakan berbagai kondisi terkini di Al-Quds, Tepi Barat, Gaza, dan wilayah 1948 yang mengalami berbagai penindasan di bawah penjajahan dan kontrol Israel. Sementara itu, Dr. Sharif Abu Shammala, CEO Al-Quds Foundation Malaysia yang berasal dari Gaza membahas penghapusan dan pencurian identitas budaya dan sejarah Palestina oleh Israel.

Prof. Mohd. Nazari Ismail, Ketua BDS Malaysia menjadi narasumber yang menekankan pentingnya menyerukan kampanye Boikot, Divestasi, dan Sanksi (BDS) terhadap berbagai perusahaan yang menjadi pendukung utama Israel yaitu HP, G4S, Caterpillar, Hyundai Heavy Industry, Puma, dan Ahava Skincare. Boikot ekonomi atas perusahaan pendukung penjajahan Israel ini merupakan hal yang sangat ditakutkan oleh Israel dan para pendukungnya, sehingga dapat menjadi aksi nyata untuk mendukung rakyat Palestina. Adapun Puan Norma Hashim, seorang penulis dan pendiri Hashim Sani Centre for Palestine Studies di Universiti Malaya, menceritakan latar belakang dari buku-buku yang ia tulis mengenai para tawanan Palestina.

Ibu Nurjannah Hulwani memberikan materi di ICPKL 2.0.

Sementara itu dari Indonesia, Ibu Nurjannah Hulwani, Ketua KPIPA, menerangkan urgensi peran perempuan dalam pembebasan Palestina dan Al-Quds, serta bagaimana upaya tersebut dapat dilakukan baik secara individu maupun kolektif. Selanjutnya, Bapak Arsul Sani, anggota DPR RI dari Komisi III menekankan komitmen Indonesia dalam mendukung rakyat Palestina. Ia menyatakan tidak akan membenarkan pihak yang mempunyai hubungan dengan Israel dan menyambut baik hubungan kerjasama antara Malaysia dan Indonesia dalam krisis kemanusiaan Palestina.

A picture containing indoor, wall, person, ceilingDescription automatically generated
Samar Sbaih berbicara mengenai penderitaan yang ia alami di penjara Israel.

Turut berbicara dalam konferensi yaitu tiga narasumber perempuan Palestina, Rana Shubair, Samar Sbeih, dan Abeer Barakat. Rana Shubair, seorang penulis dan aktivis perempuan dari Gaza, menceritakan tentang bagaimana kehidupan rakyat Gaza berada di bawah blokade Israel yang seperti sebuah penjara besar. Samar Sbaih, seorang ibu Palestina dan mantan tawanan yang berasal dari Gaza menceritakan pengalamannya ketika ditangkap dan ditawan Israel dalam kondisi hamil hingga harus melahirkan di penjara. Selain mendapatkan nutrisi yang buruk, penyiksaan, hukuman kolektif, dan kurungan isolasi, ia juga harus melahirkan di penjara dengan kondisi tangan dan kaki yang terikat. Sementara itu, Abeer Barakat, seorang dosen dan aktivis Palestina yang berasal dari Gaza menerangkan pentingnya memberikan dukungan psikologi-sosial dan pemberdayaan bagi para perempuan Palestina, serta bagaimana itu dapat membantu keluarga tawanan Palestina maupun perempuan Palestina di berbagai pengungsian.

Para narasumber berfoto bersama di penutupan acara bersama YB Senator Puan Hajah, Fuziah binti Salleh.

Konferensi yang berlangsung selama tiga hari juga mencakup Dinner Charity untuk menggalang donasi bagi para keluarga tawanan di Palestina. Acara ini kemudian ditutup pada Ahad (12/2/2023) dengan sesi tanya jawab bersama keynote speakers dan konferensi pers. YB Senator Puan Hajah, Fuziah binti Salleh membacakan pernyataan penutup berupa dukungan penuh atas perjuangan rakyat Palestina dan menyatakan kecaman atas kejahatan kriminal internasional Israel di Palestina terutama terhadap para tawanan.

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Perpanjang Masa Tahanan Perempuan Jurnalis Lama Ghosheh

Next Post

Angka Pengangguran Indonesia Meningkat Menjadi 8,42 Juta!

Adara Relief International

Related Posts

Event

Sukses Digelar, Pengunjung Palfest Penuhi Taman Ismail Marzuki

by Adara Relief International
Januari 5, 2026
0
24

JAKARTA, 28 Desember 2025 – Adara Relief International kembali sukses menyelenggarakan acara tahunan Palestine Festival (Palfest) 2025 di Taman Ismail...

Read moreDetails
Indah Kurniati, Direktur Fundraising Adara Relief International di depan Posko Pengumpulan Bantuan Peduli Bencana dari Kemensos RI (10/12).

Adara Hadiri Temu Filantropi Kemensos: Apresiasi Atas Respon Cepat Tanggap Bencana Sumatera

Desember 11, 2025
72
Maimon Herawati (SMART171, Indonesia), Maryam Rachmayani (Adara Relief International, Indonesia), Zuraidah Kornain (MWCQP, Malaysia) di The Jerusalem Covenant Conference.

Adara Turut Serta dalam Seruan Global untuk Menghentikan Likuidasi dan Genosida Melalui The Jerusalem Covenant Conference

Desember 10, 2025
41
Layali Filastin 2025, Mengenal Palestina Lewat Budaya dan Kuliner Otentik

Layali Filastin 2025, Mengenal Palestina Lewat Budaya dan Kuliner Otentik

Desember 23, 2025
45
Konferensi pers Palestine Festival yang diselenggarakan di Gudskul, Jagakarsa, pada Ahad [30/11] sebagai rangkaian menuju event kemanusiaan akhir tahun 2025. Acara ini memperkenalkan teater bertema keteguhan rakyat Gaza dalam menghadapi genosida. Konferensi pers turut dihadiri para pemain teater: David Chalik, Bella Fawzi, Robert Chaniago, dan Cholidi Asadil Alam.

Dari Keteguhan Gaza ke Panggung Seni: Adara Persembahkan Teater Bertema Kemanusiaan dengan Target 2.400 Orang

Desember 2, 2025
44
Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

November 30, 2025
1.5k
Next Post
Angka Pengangguran Indonesia Meningkat Menjadi 8,42 Juta!

Angka Pengangguran Indonesia Meningkat Menjadi 8,42 Juta!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630