• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Artikel

Selamat Hari Perempuan Internasional, Jangan Pernah Lupakan Perempuan Palestina

by Adara Relief International
Juni 10, 2022
in Artikel
Reading Time: 22 mins read
0 0
0
Selamat Hari Perempuan Internasional,  Jangan Pernah Lupakan Perempuan Palestina
71
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Aku rindu sekali dengan roti ibuku

dan kopi ibuku

serta sentuhan ibuku

Kenangan masa kecil terus tumbuh

Baca Juga

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

dari hari ke hari

Aku mencintai hidupku karena

jika aku telah mati,

aku akan malu dengan air mata ibuku!

 

“Ibu”, demikian Mahmoud Darwish menyebut tanah airnya, Palestina, di dalam puisinya, seakan menggambarkan betapa mulianya perempuan bagi dirinya. Ada kekuatan di balik kelembutannya, ada ketegaran di balik kehalusannya, ada perjuangan dalam setiap langkahnya. Begitu istimewanya perempuan, bahkan di dalam Al-Qur’an terdapat satu surat khusus untuk perempuan yaitu surat An-Nisa. Begitu berartinya perempuan, sehingga setiap 8 Maret, Hari Perempuan Internasional diperingati sebagai pengingat bahwa perempuan, apa pun statusnya dan di mana pun ia berada, juga merupakan bagian dari masyarakat yang harus diberikan haknya dan dapat berperan aktif sesuai bidang mereka kuasai.

Seluruh perempuan di dunia ini berharga, tak terkecuali para perempuan Palestina. Lahir dan dibesarkan di negara yang sudah sejak lama ditindas oleh Zionis membuat mereka tidak dapat disamakan dengan perempuan yang hidup di negara dengan situasi stabil. Mereka istimewa sebab daya tahan, keberanian, dan perjuangan mereka kadang melebihi batas yang bisa dilakukan oleh seorang perempuan pada umumnya. Berbagai peran mereka jalankan, tetapi semua itu mereka dedikasikan untuk perjuangan, demi menyaksikan tanah air mereka suatu saat nanti diliputi kedamaian, bukan kecemasan.

Akan tetapi, setiap pilihan memiliki risiko, setiap keputusan memiliki harga yang harus dibayar. Pun demikian bagi para perempuan Palestina. Tidak jauh berbeda dari para pejuang laki-laki, mereka harus menanggung beban yang kurang lebih sama, bahkan terkadang lebih berat. Namun, itulah yang membuat perempuan Palestina istimewa. Tidak ada kata menyerah dalam kamus mereka, hingga tanah air mereka merdeka sepenuhnya.

Terkadang perjuangan perempuan Palestina membuat mereka harus kehilangan tempat tinggal mereka. Muna El-Kurd, seorang perempuan aktivis yang bersama saudara kembarnya Mohammed El-Kurd dijuluki “Generasi Z Palestina yang menganulir narasi Israel”, telah berjuang mempertahankan tanah airnya sejak usia yang masih sangat belia, yaitu 11 tahun. Ia adalah perempuan aktivis asal Sheikh Jarrah yang sejak kecil telah menyaksikan dan merasakan ketika pasukan Israel menggeledah rumah keluarganya tanpa alasan dan mengusir mereka ke jalanan.

Bertahun-tahun berlalu, Muna tidak berhenti berjuang, bahkan semakin masif menyuarakan perlawanan, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Baginya, tidak ada perdamaian dengan pemukim Israel hingga mereka pergi meninggalkan rumah para penduduk Palestina dan tanah suci Al-Quds.[1]

Muna El-Kurd
Sumber : https://adararelief.com/perjuangan-el-kurd-mempertahankan-syeikh-jarrah-3/

Terkadang perjuangan perempuan Palestina membuat mereka harus dipisahkan dari keluarga mereka dalam waktu yang tidak ditentukan. Nisreen Abu Kamil, seorang ibu dari tujuh anak, terpaksa berpisah dengan anak-anaknya akibat dijebloskan ke penjara oleh pasukan Israel tanpa alasan yang jelas. Ia akhirnya dapat bertemu kembali dengan keluarganya tahun lalu, tepatnya pada 20 Oktober 2021, setelah bertahun-tahun lamanya berpisah dari keluarganya yang tinggal di Jalur Gaza.

Terkadang perjuangan perempuan Palestina membuat mereka harus dijebloskan ke dalam penjara dengan alasan yang sangat subjektif. Bushra Al-Taweel, seorang perempuan jurnalis Palestina, ditangkap dan menjadi tawanan Israel hanya karena profesinya sebagai jurnalis. Al-Taweel dibebaskan tahun lalu tepatnya pada 5 Oktober 2021 setelah menjadi tawanan selama 11 bulan.

Bushra Al-Taweel
Sumber : https://adararelief.com/jurnalis-perempuan-palestina-dibebaskan-zionis/

Terkadang perjuangan perempuan Palestina membuat mereka harus dijauhkan dari Masjid Al-Aqsa tempat mereka mengabdi. Murabithah Aida al-Sadawi, ditangkap oleh pasukan Israel tahun lalu dan dijadikan tawanan rumah dengan jaminan 3000 shekel. Al-Sadawi mengatakan bahwa pasukan Israel menangkap dan menyerangnya hanya karena melihat ia saat itu mengenakan pakaian untuk salat.

Terkadang perjuangan perempuan Palestina membuat mereka harus mengorbankan seluruh jiwa dan raga mereka. Razan Najjar, seorang perawat muda dari Gaza harus kehilangan nyawanya ketika bertugas akibat tembakan peluru Israel. Ia gugur ketika masih mengenakan seragam putihnya yang berubah warna menjadi merah. Kematian terhormat, gugur sebagai syahidah, adalah bayaran tertinggi bagi perjuangan perempuan Palestina untuk membebaskan tanah air mereka.

Razan najjar
Sumber : https://adararelief.com/gugurnya-bunga-palestina/

Masih banyak tokoh perempuan Palestina yang istimewa, tetapi tulisan ini tidak akan cukup untuk menuliskan seluruh kisah mereka. Perempuan Palestina, dengan bidangnya masing-masing, merupakan benteng pertahanan bagi tanah airnya. Apa pun profesi mereka, apa pun status mereka, satu yang membuat mereka sama: mereka adalah pejuang.

Tidak pernah ada perjuangan yang sia-sia. Hari ini, bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional, dalam waktu satu tahun, sebanyak 60 perempuan Palestina di Gaza telah gugur dalam upaya membebaskan tanah airnya. Selain itu, 32 perempuan tawanan Palestina masih mendekam di dalam penjara dan membutuhkan bantuan kita agar dapat bebas dan berkumpul dengan keluarganya. Tidak terhitung pula berapa banyak perempuan yang hingga detik ini kehilangan rumah, keluarga, maupun mata pencaharian mereka akibat penjajahan Zionis yang tidak kunjung berhenti. Akan tetapi, tidak ada kata menyerah dalam kamus perempuan-perempuan tangguh ini. Perempuan adalah harapan bangsa Palestina, dari rahim mereka lahir penerus perjuangan untuk membebaskan Baitul Maqdis. Mereka hidup sebagai mujahidah, atau gugur sebagai syahidah.

Pada Hari Perempuan Internasional ini, Adara Relief International selaku organisasi kemanusiaan yang bergerak untuk anak dan perempuan Palestina, mengirimkan ucapan dan doa yang tulus untuk para perempuan pejuang Palestina. “Kami bersama kalian. Kita akan bersama-sama membebaskan Baitul Maqdis dari tangan penjajah dengan apa pun yang kita mampu.”

 

Salsabila Safitri, S.Hum.

Penulis merupakan Staf Departemen Penelitian dan Pengembangan Adara Relief International yang mengkaji tentang realita ekonomi, sosial, politik, dan hukum yang terjadi di Palestina, khususnya tentang anak dan perempuan. Ia merupakan lulusan sarjana  jurusan Sastra Arab, FIB UI.

 

Sumber :

https://adararelief.com/kembar-pejuang-pembebas-palestina-dari-al-quds/

https://adararelief.com/gugurnya-bunga-palestina/

https://adararelief.com/seorang-murabithah-dijadikan-tawanan-rumah-selama-seminggu/

https://adararelief.com/jurnalis-perempuan-palestina-dibebaskan-zionis/

https://adararelief.com/ibu-tujuh-anak-palestina/

https://english.wafa.ps/Pages/Details/128312

https://www.palinfo.com/news/2022/3/7/32-اسيرة–فلسطينية–في–سجون–الاحتلال–بينهن–طفلة

https://www.palinfo.com/news/2022/3/7/الاحتلال–قتل-60-امراة–في–غزة–خلال–عام

https://www.palinfo.com/news/2022/3/3/الاسيرات–نتعرض–لاساليب–وحشية–من–التنكيل–والعقاب–الجماعي

[1] Selengkapnya di https://adararelief.com/kembar-pejuang-pembebas-palestina-dari-al-quds/

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Tags: ArtikelPalestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Bersiap untuk Memberikan Kewarganegaraan kepada 100.000 Orang Ukraina

Next Post

Pasukan Pendudukan Menyerahkan Jasad Martir Omar Abu Asab kepada Keluarganya

Adara Relief International

Related Posts

Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)
Artikel

In Honor of Resilience (2): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Melawan dengan Tulisan, Lukisan, dan Aksi di Lapangan

by Adara Relief International
Januari 19, 2026
0
22

“Harapan hanya dapat dibunuh oleh kematian jiwa, dan seni adalah jiwaku — ia tidak akan mati.” Kalimat tersebut disampaikan oleh...

Read moreDetails
Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Ketika Isra’ Mi’raj Memanggil Umat untuk Kembali kepada Al-Aqsa

Januari 19, 2026
20
Kubah As-Sakhrah pada Senja hari. Sumber: Islamic Relief

Isra Mikraj dan Sentralitas Masjid Al-Aqsa dalam Akidah Islam

Januari 19, 2026
25
Lukisan karya Maram Ali, seniman yang suka melukis tentang Palestina (The New Arab)

In Honor of Resilience (1): Sepenggal Kenangan dari Syuhada Gaza, Mereka yang Bersuara Lantang dan Berjuang Mempertahankan Kehidupan

Januari 14, 2026
25
Sebuah grafiti dengan gambar sastrawan Palestina, Mahmoud Darwish, dan penggalan puisinya, “Di atas tanah ini ada hidup yang layak diperjuangkan”. (Zaina Zinati/Jordan News)

Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

Januari 12, 2026
94
Banjir merendam tenda-tenda pengungsian di Gaza (Al Jazeera)

Banjir dan Badai di Gaza: Vonis Mati Tanpa Peringatan

Januari 7, 2026
59
Next Post
Pasukan Pendudukan Menyerahkan Jasad Martir Omar Abu Asab kepada Keluarganya

Pasukan Pendudukan Menyerahkan Jasad Martir Omar Abu Asab kepada Keluarganya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630