• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat

by Adara Relief International
Maret 5, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hubungan Internasional dan Politik
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
40 Negara Bertemu di Den Haag, Bahas Langkah Menentang Aneksasi Tepi Barat
63
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Empat puluh negara berkumpul di Den Haag pada Rabu (03/03) untuk membahas langkah-langkah terkoordinasi yang bertujuan untuk menegakkan hukum internasional di Palestina. Pertemuan berlangsung seiring peringatan bahwa perluasan aktivitas permukiman Israel di Tepi Barat sama dengan aneksasi de facto.

Baca Juga

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

Blokade Israel Ancam Penutupan Pabrik Oksigen Gaza Utara

Pertemuan tersebut berlangsung di bawah pimpinan bersama oleh Afrika Selatan dan Kolombia, serta diselenggarakan oleh Kelompok Den Haag. Forum ini akan mempertemukan pemerintah dari seluruh negara Selatan dan sekitarnya. Tujuannya adalah untuk mencari cara menerjemahkan pernyataan politik menjadi tindakan nyata negara.

Pertemuan pada Rabu itu merupakan pertemuan terbesar kelompok tersebut sejak tahun lalu. Pertemuan ini berlangsung di tengah meningkatnya kekhawatiran atas perluasan permukiman Israel dan operasi militer di Tepi Barat. Mereka menyepakati tiga langkah konkret yang akan berkembang lebih lanjut dan mereka presentasikan secara resmi pada pertemuan mendatang.

Di antara langkah-langkah tersebut terdapat tindakan yang bertujuan untuk memperkuat akuntabilitas atas dugaan kejahatan internasional. Ini termasuk kemungkinan persyaratan pengungkapan bagi para pelancong yang pernah bertugas di militer Israel. Tindakan tersebut dapat membuat mereka mendapat pemeriksaan tambahan berdasarkan undang-undang kejahatan perang nasional. 

Langkah lain adalah menegakkan penolakan pengakuan terhadap permukiman Israel dengan melarang impor barang-barang dari permukiman. Selain itu, mereka juga mencegah perusahaan domestik beroperasi di dalamnya. Langkah ketiga adalah menghentikan transfer atau transit senjata, bahan bakar militer, dan barang-barang dwiguna ke Israel. Ini bersamaan dengan peninjauan kontrak publik untuk memastikan dana negara tidak mendukung pendudukan.

Baca juga : “ICJ Akan Mengadakan Dengar Pendapat Publik tentang Tanggung Jawab Israel di Wilayah Palestina“

Pernyataan tersebut mengatakan bahwa langkah-langkah yang mereka bahas akan mereka rancang untuk memastikan bahwa “tidak ada tempat aman” bagi pelaku genosida, kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, atau kejahatan agresi.

Pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah dari Afrika, Asia, Eropa, dan Amerika Latin. Negara-negara yang diwakili adalah: Aljazair, Angola, Bangladesh, Brasil, Cina, Kolombia, Pantai Gading, Kuba, Denmark, Djibouti, Mesir, Ghana, Irak, Indonesia, Libya, Lebanon, Luksemburg, Malaysia, Meksiko, Mauritania, Nikaragua, Nigeria, Norwegia, Palestina, Pakistan, Qatar, San Marino, Arab Saudi, Slovenia, Afrika Selatan, Spanyol, Swedia, Swiss, Tanzania, Tunisia, Turki, Uruguay, Vanuatu, Venezuela, dan Zimbabwe.

Para pejabat yang bertemu di Den Haag mengatakan bahwa diskusi tersebut berfokus pada penegakan kewajiban hukum. Kewajiban tersebut sudah terurai dalam pendapat penasihat Mahkamah Internasional pada Juli 2024 dan resolusi Majelis Umum PBB. Resolusi tersebut menyerukan kepada negara-negara untuk menghindari pengakuan pendudukan Israel sebagai langkah yang legal, serta mencegah bantuan yang mendukung kejahatan Israel. 

Sebagai tanggapan terhadap genosida Israel di Gaza yang terus berlanjut tanpa hukuman, Kelompok Den Haag mensponsori pertemuan puncak darurat selama dua hari di Bogota pada Juli 2025. Pertemuan ini berpuncak pada deklarasi bersama oleh negara-negara yang menuntut sanksi internasional terhadap Israel. Mereka juga menuntut pertanggungjawaban hukum atas “pelanggaran berat terhadap hukum internasional” di Gaza. 

Sejak saat itu, banyak negara telah menyatakan dukungan untuk tujuan kelompok tersebut, tanpa secara resmi menjadi anggota. Ini termasuk Turki, Spanyol, dan Irlandia, yang telah memberlakukan sanksi mereka sendiri terhadap Israel selama setahun terakhir sesuai dengan janji Kelompok Den Haag. 

Sumber: Middle East Eye

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Memutus Pasokan Makanan ke Gaza

Next Post

Untuk Hari Keenam, Israel Menutup Masjid Al-Aqsa

Adara Relief International

Related Posts

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza
Berita Kemanusiaan

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

by Adara Relief International
April 29, 2026
0
19

Organisation of Islamic Cooperation (OKI) menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB untuk tidak berhenti pada gencatan senjata di Gaza. Lebih lanjut,...

Read moreDetails
Blokade Israel Ancam Penutupan Pabrik Oksigen Gaza Utara

Blokade Israel Ancam Penutupan Pabrik Oksigen Gaza Utara

April 29, 2026
16
Israel Gunakan Air sebagai Senjata Hukuman Kolektif di Gaza

Israel Gunakan Air sebagai Senjata Hukuman Kolektif di Gaza

April 29, 2026
17
Israel Perpanjang Masa Tahanan Dokter Hussam Tanpa Dakwaan

Israel Perpanjang Masa Tahanan Dokter Hussam Tanpa Dakwaan

April 29, 2026
17
Israel Menahan 1.800 Anak Palestina sejak Oktober 2023

Israel Menahan 1.800 Anak Palestina sejak Oktober 2023

April 29, 2026
21
Israel Bebaskan 15 Tawanan Gaza, Alami Penyiksaan

Israel Bebaskan 15 Tawanan Gaza, Alami Penyiksaan

April 28, 2026
23
Next Post
Untuk Hari Keenam, Israel Menutup Masjid Al-Aqsa

Untuk Hari Keenam, Israel Menutup Masjid Al-Aqsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630