• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Waspada! GTM dan Tidak Nafsu Makan dapat Memicu Stunting

by Adara Relief International
Januari 27, 2023
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Waspada! GTM dan Tidak Nafsu Makan dapat Memicu Stunting
104
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) menerbitkan prevalensi stunting di Indonesia yang menunjukkan angka 21,6% pada 2022. Angka ini turun dari tahun 2021 yang berada di angka 24,4%. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh kembang anak balita akibat dari kekurangan gizi saat mereka dalam kandungan hingga dilahirkan, tetapi kondisi stunting terlihat setelah bayi berusia dua tahun. 

Dikutip dari laman bkkbn.go.id, definisi stunting menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) adalah anak balita dengan nilai z-score kurang dari -2.00 SD/standar deviasi (stunted) dan kurang dari – 3.00 SD (severely stunted). Sedangkan balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan Panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut usianya kurang jika dibandingkan dengan standar baku WHO multicentre growth reference study tahun 2006. Stunting pasti pendek (stunted) tetapi pendek belum tentu stunting.

Baca Juga

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

Dokter spesialis gizi dari Universitas Indonesia dr. Marya Haryono, MGizi, SpGK, FINEM, mengatakan, permasalahan stunting yang dialami anak dapat terjadi karena berbagai faktor penyebab, salah satunya karena gerakan tutup mulut (GTM) atau kurangnya nafsu makan. Menurut dia, GTM atau kurangnya nafsu makan tersebut bisa menyebabkan risiko nutrisi yang tidak terpenuhi. Oleh karena itu, kondisi ini harus menjadi perhatian khusus bagi para orang tua. 

“GTM biasanya terjadi setelah balita, karena anaknya sudah tahu cita rasa. Tapi, GTM juga bisa terjadi karena dia terganggu. Kalau bahasa kekiniannya itu ter-distract, banyak sekali pengganggunya,” ungkap Marya. GTM dapat terjadi karena anak mengalami banyak gangguan. Bisa karena gadget, atau mengalami masalah pencernaan pada anak. Oleh sebab itu, apabila terjadi GTM dalam jangka waktu panjang, Marya menyarankan agar orang tua segera memeriksakan anak ke dokter.

Waspada! GTM dan Tidak Nafsu Makan dapat Memicu Stunting

Untuk mengatasinya, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan mengajarkan anak tentang pola yang teratur. Selain itu, orang tua harus makan bersama anak dan membuat suasana makan yang menyenangkan agar anak juga memiliki keinginan sendiri untuk makan. Pola ini, lanjut dia, juga harus dilakukan dengan sabar dan berkelanjutan, sebab tentunya perlu waktu untuk dapat mengubah kebiasaan anak menjadi teratur saat makan.

Di samping itu, orang tua juga perlu mengajarkan anak tentang rasa lapar dan kenyang, karena apabila anak tak memiliki sensasi lapar, tentunya hal ini akan berdampak pada kesehatannya. Sebaliknya, tak memiliki sensasi kenyang juga tak baik bagi kesehatan anak. “Biasanya kita mengatur jangan sampai anaknya tidak punya sensasi lapar. Dia nggak tahu kapan lapar, kapan kenyang. Kalau dia nggak punya rasa lapar, dia kenyang terus. Kadang sampai dikejar-kejar,” terang Marya.

Sumber:

https://www.republika.co.id

https://kampus.republika.co.id 

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: AnakIndonesiaKesehatan
ShareTweetSendShare
Previous Post

2023 Menanti 93 Orang Tua Asuh, Penuhi Kebutuhan 1000 Yatim Palestina

Next Post

Malnutrisi Anak di Niger Meningkat pada Tahun 2023

Adara Relief International

Related Posts

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran
Berita Kemanusiaan

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

by Adara Relief International
April 20, 2026
0
16

Sistem kesehatan di Jalur Gaza kian mendekati titik kolaps di tengah berlanjutnya pembatasan dan dampak perang berkepanjangan. Organisasi kemanusiaan memperingatkan...

Read moreDetails
Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

April 20, 2026
18
Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

April 20, 2026
24
PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

April 20, 2026
17
75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

April 20, 2026
15
UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

April 20, 2026
16
Next Post
Malnutrisi Anak di Niger Meningkat pada Tahun 2023

Malnutrisi Anak di Niger Meningkat pada Tahun 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630