JAKARTA-Ketika umat Islam di berbagai belahan dunia sibuk menyiapkan pakaian Idul Fitri, para perempuan di Gaza tahun ini tidak memiliki pilihan. Rumah, harta benda, dan pakaian mereka telah hancur akibat genosida, hanya menyisakan sedikit yang mampu mereka bawa. Karena itu, menjelang Ramadan tahun ini, Sahabat Adara bersama Adara Relief International berusaha menghibur hati perempuan Gaza dengan mengirimkan bantuan pakaian.
Beberapa hari sebelum Ramadan, pada Senin, 16 Februari 2026, Sahabat Adara bersama Adara Relief International mengirimkan bantuan pakaian ke Gaza. Bantuan yang disalurkan berupa pakaian muslimah yang memberi manfaat bagi 150 perempuan di Gaza utara.
Sejak awal genosida, para perempuan Palestina terus menerus mengungsi akibat pengeboman. Serangan yang berlangsung terus-menerus seringkali membuat mereka tak sempat membawa kebutuhan dasar, termasuk pakaian. Hanya dengan pakaian yang melekat di tubuh, mereka terpaksa berlari dari satu pengungsian ke pengungsian lainnya.
Krisis air juga membuat para perempuan kesulitan untuk mencuci pakaian yang mereka kenakan. Di pengungsian, air bersih sangatlah terbatas, seringkali bahkan untuk minum pun tidak cukup. Akibatnya, para perempuan terpaksa mengenakan pakaian yang sama terus menerus karena tidak bisa mencuci.

Namun, kini para perempuan di Gaza bisa mengenakan pakaian baru saat Ramadan dan Idul FItri. Pada Senin, 16 Februari 2026, Sahabat Adara bersama Adara Relief International telah mengirimkan bantuan pakaian muslimah ke Gaza. Bantuan pakaian muslimah dari Sahabat Adara telah memberi manfaat bagi 150 perempuan di Gaza utara.


Terima kasih Sahabat Adara atas bantuan darimu. Pakaian yang Sahabat Adara salurkan tidak hanya mencukupi kebutuhan mereka, namun juga memberi harapan baru. Dengan pakaian baru dari Sahabat Adara, kini para perempuan Gaza dapat beribadah dan menjalani Ramadan dengan kondisi yang lebih baik.








