Uskup Agung: Selamatkan Properti Kristen dari Pemukim Yahudi

Kepala Gereja Ortodoks Yunani di Al-Quds (Yerusalem) telah menyerukan tindakan mendesak untuk membatalkan kesepakatan yang mencurigakan. Kesepakatan tersebut berisi rencana untuk menjual aset milik gereja di Yerusalem kepada asosiasi pemukim ilegal. Aset tersebut berupa Hotel Imperial dan Petra serta properti milik Palestina lainnya di area Gerbang Jaffa.

Baca juga “Pemukim Israel dan Polisi Menyita Hotel Bersejarah di Kota Tua Al-Quds Timur” di sini

Uskup Agung Atallah Hanna bersikeras bahwa ini adalah masalah politik, bukan masalah hukum. Dalam sebuah pernyataan publik, sang patriark menjelaskan bahwa properti Ortodoks adalah bagian otentik dari kawasan Kristen dan Patriarkat Ortodoks. Ia mengatakan bahwa para pemukim ilegal telah mencurinya dari mereka.

Properti Kristen di Palestina bukanlah komoditas yang pemukim bisa tawarkan dalam pelelangan umum, tambahnya. Akan tetapi, situs tersebut merupakan bagian dari sejarah dan warisan Kota Suci. Setiap sudut dan setiap inci di kota Yerusalem adalah “sejarah, warisan dan keaslian” bagi orang Palestina.

Sumber:

https://www.middleeastmonitor.com/20220620

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Free Email Updates
We respect your privacy.

Leave a Reply