• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Sheikh Jarrah: Keluarga Palestina Menghadapi Pemindahan Paksa

by Adara Relief International
Januari 8, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Sheikh Jarrah: Keluarga Palestina Menghadapi Pemindahan Paksa
13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Hidup dalam ketakutan dan keprihatinan, keluarga Salem menunggu pemindahan paksa segera dari rumah yang telah mereka tinggali sejak 1951.

Pengadilan Israel telah memutuskan bahwa keluarga yang terdiri atas 11 orang, termasuk empat anak, di lingkungan Palestina Sheikh Jarrah, Al-Quds Timur yang diduduki ini, harus diusir secara paksa pada 29 Desember 2021, setelah organisasi pemukim mengajukan klaim atas properti mereka.

Israel menerapkan sebuah UU yang mengizinkan pemukim Yahudi untuk mengambil alih tanah dan properti di Al-Quds Timur yang mereka klaim telah ada sebelum perang 1948, sementara UU yang sama tidak berlaku bagi warga Palestina yang mengalami pengusiran paksa dari rumah mereka. Keluarga Salem, bagaimanapun, mempertanyakan dokumen yang digunakan para pemukim untuk mengklaim tanah tersebut karena keluarga itu telah meninggali rumah itu sejak 1951 di bawah perlindungan sewa yang terjamin dari Pemerintah Yordania, yang mencatat bahwa mereka telah memiliki properti di wilayah itu setelah perang Arab-Israel pada 1948.

Pada 2021, setidaknya 317 warga Palestina dipindahkan secara paksa dari rumah mereka di Al-Quds Timur, sementara 161 bangunan dihancurkan dengan dalih tidak memiliki izin bangunan. Sekitar 970 warga Palestina, termasuk 424 anak-anak, menghadapi risiko pengusiran paksa di Al-Quds Timur karena kasus-kasus yang dibawa ke pengadilan Israel, terutama oleh kelompok pemukim Yahudi, dengan dukungan dari pemerintah Israel. Bagaimanapun, pemindahan paksa dan permukiman adalah pelanggaran hukum internasional.

Baca Juga

15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Ketertarikan media dalam kasus keluarga Salem meningkat setelah 22 diplomat Eropa mengunjungi situs rumah keluarga Salem dan mengikuti lonjakan penggusuran dan penghancuran rumah Palestina pada paruh terakhir 2021.

Kepala misi UE untuk wilayah Palestina yang diduduki, Sven Kuhn von Burgsdorff, mengatakan ia terkejut dengan rencana penggusuran keluarga Salem dan mendesak Israel untuk menghentikannya.

“Ini adalah wilayah yang diduduki. Orang-orang memiliki hak penuh untuk tinggal di sini. Mereka dievakuasi pada 1948 dari Al-Quds Barat dan menemukan tempat berlindung di sini. Lalu setelah 70 tahun pihak berwenang ingin mengusir mereka lagi dan mengubah mereka menjadi pengungsi sekali lagi. Ini tidak manusiawi dan tidak adil,” katanya.

Ibrahim Salem mengatakan bahwa para pemukim membuat hidup mereka sengsara, terutama pada akhir pekan ketika mereka praktis hidup di bawah pengepungan, dikelilingi oleh pemukim Israel di kedua sisi. Lingkungan itu juga diblokir oleh pasukan Israel untuk mencegah pendukung dan teman-teman mereka bergabung dengan keluarga dalam solidaritas, tambahnya.

“Kelompok pemukim bergerak di bawah perlindungan polisi, melecehkan keluarga kami, melemparkan batu ke rumah kami, menuntut kami pergi, dan merongrong kami bahwa rumah dan tanah itu milik mereka,” kata Ibrahim kepada Al Jazeera.

“Polisi hanya menonton dan tidak melakukan apa-apa. Namun, jika ada warga Palestina yang menanggapi, baik secara lisan maupun dengan batu, mereka dipukuli dan ditangkap.”

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Mengganti Status Dua Anak Al-Quds sebagai Tawanan Rumah

Next Post

Utusan Israel untuk PBB Mengecam Emma Watson Setelah Menyatakan Dukungan untuk Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat

by Adara Relief International
Mei 13, 2026
0
18

Parlemen Israel menyetujui pembacaan pertama rancangan undang-undang (RUU) yang menargetkan situs warisan di Tepi Barat. RUU itu akan menempatkan situs...

Read moreDetails
Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Mei 13, 2026
255
15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

Mei 13, 2026
22
Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Mei 13, 2026
21
Krisis Oksigen Ancam Gaza

Krisis Oksigen Ancam Gaza

Mei 13, 2026
19
Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Mei 12, 2026
28
Next Post
Utusan Israel untuk PBB Mengecam Emma Watson Setelah Menyatakan Dukungan untuk Palestina

Utusan Israel untuk PBB Mengecam Emma Watson Setelah Menyatakan Dukungan untuk Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

    Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630