Seorang tentara Israel menuai kecaman setelah membagikan foto yang menunjukkan seorang pria Palestina dengan mata tertutup untuk mempromosikan bisnis pribadi. Foto tersebut memperlihatkan seorang ayah Palestina yang Israel tahan saat penggerebekan di Tepi Barat, memegang papan bertuliskan akun Instagram bisnis serta ucapan Paskah dalam bahasa Ibrani.
Gambar ini memicu kemarahan luas di media sosial. Banyak pihak menyebutnya sebagai tindakan tidak manusiawi. Akun terkait dilaporkan telah dihapus setelah kontroversi mencuat.
Militer Israel menyatakan akan menangani insiden tersebut dengan serius dan telah menangguhkan tentara yang terlibat dari tugas cadangan.
Baca juga : “Tawanan Remaja Palestina Meninggal Akibat Kelaparan di Penjara Israel“
Penggerebekan dan penangkapan oleh pasukan Israel terjadi hampir setiap hari di Tepi Barat, kerap bersamaan dengan kekerasan fisik terhadap warga Palestina. Sejak awal agresi genosida di Gaza, insiden serupa meningkat di Tepi Barat, dengan sejumlah tentara mendokumentasikan tindakan mereka di lapangan.
Sejumlah rekaman yang beredar menunjukkan perilaku kontroversial, mulai dari perusakan bangunan sipil hingga perlakuan merendahkan terhadap tawanan Palestina. Sejumlah pengamat menilainya berpotensi melanggar hukum internasional.
Sumber: MEE








