Pengadilan Israel Kembali Perpanjang Penahanan Perempuan Palestina

Pengadilan militer Israel di Ofer pada Kamis (4/8) memperbarui penahanan administratif tawanan Shurooq al-Badan menjadi 4 bulan tambahan. Hal tersebut sudah terjadi tiga kali berturut-turut. Pasukan pendudukan menangkap Al-Badan (28 tahun) pada 8 Desember 2021 dengan menyerbu rumah keluarganya di Kota Taqwa, sebelah timur Hebron.

Sebelumnya Al-Badan juga pernah ditangkap pada Juli 2019. Dia menghabiskan 12 bulan di Al-Edari dan bebas pada akhir Juni 2020. Namun, kurang dari dua bulan setelah pembebasan, dia ditangkap lagi. Pada 2 Mei 2021, otoritas Israel kembali membebaskan tawanan Al-Badan setelah 8 bulan masa penahanan.

Selama periode penahanan, tawanan tersebut mengalami masalah kesehatan yang memburuk karena kondisi tahanan yang sulit sehingga menyebabkan masalah perut, ginjal, dan saraf yang semakin parah.

Otoritas Israel masih menawan 29 perempuan Palestina di Penjara Damon. Tawanan yang tertua adalah Maysoon Musa dari Betlehem yang telah ditawan sejak 2015 dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara.

Sumber:

https://safa.ps/p/332931

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Free Email Updates
We respect your privacy.

Leave a Reply