Pengadilan Israel Izinkan Pemukim Meniup Terompet di Timur Masjid Al-Aqsa

Pengadilan Magistrat Israel di Al-Quds (Yerusalem) mengeluarkan keputusannya pada Selasa (20/9), untuk mengizinkan pemukim meniup terompet Shofar di pemakaman Bab Al-Asbat, sebelah timur Masjid Al-Aqsa. Keputusan itu muncul sebagai tanggapan atas petisi yang diajukan oleh mantan anggota Knesset dari partai “Likud” dan aktivis penyerbuan Masjid Al-Aqsa, Rabbi Yehuda Glick.

Peniupan terompet adalah salah satu ritual keagamaan Yahudi. Tanduk domba jantan ditiup dalam doa pagi selama liburan Rosh Hashanah atau Tahun Baru Yahudi, juga sebagai pendahuluan yang membuka Perayaan Yom Kippur, hari tersuci umat Yahudi yang jatuh pada peralihan September-Oktober.  Polisi pendudukan Israel telah mengeluarkan perintah untuk mengeluarkan Glick dan aktivis Israel lainnya ketika mereka meniup terompet di pemakaman Bab al-Asbat, namun mengizinkannya untuk kembali saat perayaan nanti.

Kelompok-kelompok yang menyelenggarakan penyerbuan pemukim ke Masjid Al-Aqsa menggambarkan keputusan itu sebagai kemenangan. Mereka menuliskan di jejaring sosial bahwa mereka akan meniup terompet di daerah yang sama (Bab al-Asbat) setelah keputusan pengadilan. Pemakaman tersebut berada di bawah tanggung jawab Departemen Wakaf Islam di Al-Quds (Yerusalem), dan merupakan salah satu kuburan tertua di sana.

Sumber:

https://aljarmaq.net

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Free Email Updates
We respect your privacy.

Leave a Reply