Delegasi Pakistan dan Indonesia Kunjungi Israel dalam Upaya Normalisasi

Delegasi Pakistan dan Indonesia saat ini sedang melakukan kunjungan ke Israel untuk mempererat hubungan. Ini meningkatkan kemungkinan mereka untuk normalisasi dengan negara penjajah. Delegasi memulai kunjungan mereka ke Israel pada Selasa (20/9), dipimpin oleh orang Amerika-Pakistan, Nasim Ashraf, mantan kepala Dewan Kriket Pakistan dan mantan Menteri Negara Pembangunan Manusia Pakistan di bawah pemerintahan Perdana Menteri Pervez Musharraf.

Dalam sebuah pernyataan, Ashraf mengatakan dia senang dan merasa terhormat untuk berpartisipasi dan memimpin delegasi dalam upaya untuk mempromosikan perdamaian dan dialog antaragama. “Kontak antarindividu seperti ini sangat penting untuk mengembangkan pemahaman dan keselarasan antara kepercayaan Abrahamik yang menjadi milik kita,” tambahnya.

Dalam rombongan tersebut–yang kabarnya sedang tur keliling Israel dan berencana untuk bertemu dengan Presiden Israel, Isaac Herzog– terdapat jurnalis Pakistan, Ahmed Quraishi, yang dipecat dari acaranya di televisi pemerintah Pakistan pada Juni lalu karena mengunjungi Israel satu bulan sebelumnya. Selain itu, ada pulu anggota Dewan Pemberdayaan Wanita Muslim dan Multi-iman Amerika (AMMWEC) dan Sharaka, sebuah LSM yang bertujuan mempromosikan Kesepakatan Abraham untuk mengembangkan dan menormalkan hubungan antara Israel dan negara-negara mayoritas Muslim.

Presiden AMMWEC dan anggota dewan Shakara, Anila Ali, mengklaim bahwa “sebagian besar kunjungan akan fokus pada teknologi penyelamatan hidup yang dikembangkan di Israel, berkaitan dengan keamanan air dan pangan, juga untuk mengurangi bencana iklim dan lingkungan.” Meskipun delegasi Pakistan bukanlah delegasi resmi yang disponsori negara, ini adalah rombongan yang pertama dan terbesar yang dilakukan untuk membangun hubungan dengan Tel Aviv dan melanjutkan kemungkinan normalisasi hubungan dengan negara penjajah.

Dalam maksud kunjungan yang berbeda, delegasi Indonesia kabarnya berada di “Israel” dan dipimpin oleh seorang “pejabat senior”. Bertentangan dengan desakan sebelumnya bahwa Indonesia tidak akan pernah menormalkan hubungan dengan Israel, pejabat kesehatan Indonesia diketahui telah mengunjungi “Israel” pada Januari untuk membahas Covid-19. Indonesia juga telah mengizinkan partisipasi Israel dalam pertandingan sepak bola Piala Dunia. Seorang politisi Indonesia juga telah melakukan perjalanan ke permukiman ilegal di Tepi Barat, dan bulan lalu pakar teknologi Israel telah mengunjungi Indonesia. Perkembangan itu terjadi setelah Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken, mengangkat kemungkinan normalisasi hubungan Jakarta dengan Tel Aviv pada Desember lalu.

Sumber:

https://www.middleeastmonitor.com

***

Tetaplah bersama Adara Relief International untuk anak dan perempuan Palestina.

Kunjungi situs resmi Adara Relief International untuk berita terbaru Palestina, artikel terkini, berita penyaluran, kegiatan Adara, dan pilihan program donasi.

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di FacebookTwitterYouTube, dan Instagram untuk informasi terkini seputar  program bantuan untuk Palestina.

Donasi dengan mudah dan aman menggunakan QRIS. Scan QR Code di bawah ini dengan menggunakan aplikasi Gojek, OVO, Dana, Shopee, LinkAja atau QRIS.

Donasi

Klik disini untuk cari tahu lebih lanjut tentang program donasi untuk anak-anak dan perempuan Palestina.

Free Email Updates
We respect your privacy.

Leave a Reply