• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Mei 26, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Pedih, Dokter Palestina Ucapkan Selamat Tinggal kepada Keluarganya yang Meninggalkan Gaza

by Adara Relief International
November 8, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Pedih, Dokter Palestina Ucapkan Selamat Tinggal kepada Keluarganya yang Meninggalkan Gaza
20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Dokter Gaza, Mohammad Abu Namous, memeluk putrinya untuk terakhir kali di perbatasan Rafah pada hari Selasa (7/11). Ia mengucapkan selamat tinggal yang emosional kepada keluarganya setelah memilih tetap tinggal di sana untuk merawat ribuan orang yang terluka dalam pengeboman Israel di daerah kantong tersebut, lapor Reuters. Keluarga Namous, yang memegang kewarganegaraan Moldova, termasuk di antara ratusan warga Gaza dengan paspor asing yang diizinkan berangkat ke Mesir melalui penyeberangan. Itu merupakan satu-satunya jalan keluar dari wilayah kantong Palestina yang diblokade dan tidak berbatasan dengan Israel.

“Tidak ada jalan keluar lain dari hal ini. Tidak ada keamanan. Seluruh Jalur Gaza tidak aman.  Itulah mengapa yang terbaik adalah saya mengeluarkan mereka sehingga saya dapat fokus pada pekerjaan saya merawat pasien,” Namous mengatakan kepada Reuters sambil duduk bersama istri dan putrinya di ruang tunggu.

“Tentu saja saya akan melepas mereka, tapi saya sendiri akan tetap tinggal di Jalur Gaza. Saya tidak akan pergi.”  Abu Namous, seorang ahli bedah ortopedi, mengatakan demikian. Ia memindahkan keluarganya dari kamp Jabaliya di Gaza utara ketika serangan Israel mulai menyerang Al-Zahra dan Kamp Al-Nuseirat di Gaza tengah – namun menemukan tempat yang aman bagi mereka terbukti sulit dilakukan.

Israel telah menghujani Gaza dengan bom selama berpekan-pekan. Pejabat kesehatan di Gaza memperkirakan serangan Israel telah menewaskan lebih dari 10.000 orang, dengan sekitar 40 persen di antaranya adalah anak-anak, sehingga membuat Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan bahwa Gaza telah menjadi “kuburan bagi ribuan anak-anak”.

Putri Abu Namous, Dina, mengatakan dia merasa senang sekaligus sedih karena akan pergi meninggalkan Gaza. “Kami akan pergi ke tempat yang ada listrik, air, internet dan semuanya,” katanya. “Tetapi pada saat yang sama, saya sedih karena ayah harus tetap di sini.”

Sumber:

https://www.#

Baca Juga

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Kelaparan Gaza Kian Memburuk

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: PalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

WHO: Agresi Semakin Parah, Dokter di Gaza Melakukan Sejumlah Operasi Tanpa Anestesi di Tengah Krisis Medis

Next Post

Kesaksian Perawat Amerika tentang Buruknya Situasi Gaza “Mereka Tahu Mereka akan Mati, dan Mereka Memilih untuk Tetap Tinggal.”

Adara Relief International

Related Posts

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk
Berita Kemanusiaan

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

by Adara Relief International
Mei 25, 2026
0
21

Wabah penyakit Gaza terus memburuk akibat runtuhnya fasilitas kesehatan dan sanitasi. Selain itu, wabah penyakit Gaza kini mengancam jutaan warga...

Read moreDetails
Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Mei 25, 2026
14
Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Mei 25, 2026
15
Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Mei 25, 2026
14
Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Mei 25, 2026
13
Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Mei 25, 2026
13
Next Post
Kesaksian Perawat Amerika tentang Buruknya Situasi Gaza “Mereka Tahu Mereka akan Mati, dan Mereka Memilih untuk Tetap Tinggal.”

Kesaksian Perawat Amerika tentang Buruknya Situasi Gaza “Mereka Tahu Mereka akan Mati, dan Mereka Memilih untuk Tetap Tinggal.”

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Policy Brief 07

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630