• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, April 30, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Kesaksian Perawat Amerika tentang Buruknya Situasi Gaza “Mereka Tahu Mereka akan Mati, dan Mereka Memilih untuk Tetap Tinggal.”

by Adara Relief International
November 8, 2023
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Kesaksian Perawat Amerika tentang Buruknya Situasi Gaza “Mereka Tahu Mereka akan Mati, dan Mereka Memilih untuk Tetap Tinggal.”

Kesaksian Perawat Amerika tentang Buruknya Situasi Gaza “Mereka Tahu Mereka akan Mati, dan Mereka Memilih untuk Tetap Tinggal.”

39
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Emily Callahan, seorang perawat Amerika yang baru-baru ini dievakuasi dari Gaza, berbagi pengalamannya yang menyentuh dan menekankan hubungannya yang mendalam dengan wilayah tersebut dan masyarakatnya, yang berada di bawah pengeboman Israel.

“Hati saya ada di Gaza, dan akan tetap di Gaza,” kata Callahan dalam wawancara dengan Anderson Cooper dari CNN, Selasa (7/11). “Orang-orang Palestina yang saya bantu bersama staf nasional kami di kantor serta staf saya di Rumah Sakit Indonesia adalah orang paling luar biasa yang pernah saya temui dalam hidup saya.”

Callahan merupakan bagian dari Doctors Without Borders dan tinggal di Gaza selama 26 hari setelah agresi Israel meletus pada 7 Oktober. Callahan kemudian dievakuasi pekan lalu.

Dia mencontohkan sebuah insiden di mana semuanya tidak berjalan lancar, dan petugas kesehatan mendapat pemberitahuan untuk pindah ke Jalur Gaza selatan. Dia bilang dia selalu mengirim pesan kepada perawat di Rumah Sakit Indonesia. Di antara balasannya adalah “Kami kehilangan perawat pada akhir pekan.” “Dia terbunuh saat ambulans di luar rumah sakit diledakkan,” kata Callahan.

Dia menceritakan bagaimana dia menghubungi rekan-rekannya untuk menanyakan apakah ada orang yang pindah ke selatan. Tanggapan yang diberikan adalah tekad yang teguh, “Ini adalah komunitas kami. Ini adalah keluarga kami. Ini adalah teman-teman kami. Jika mereka (penjajah) hendak membunuh kami, kami akan mati demi menyelamatkan orang sebanyak mungkin.”

Menekankan dedikasi mereka, Callahan mengatakan, “Para dokter dan perawat tidak pergi, karena kesetiaan mereka kepada komunitas mereka. Saya ingin mengingatkan orang-orang bahwa mereka yang yang berada di sana adalah pahlawan.”

“Mereka tahu mereka akan mati, dan mereka tetap memilih untuk tetap tinggal.”

Baca Juga

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Callahan mencatat di antara rutinitas hariannya adalah mengirim pesan kepada setiap rekannya pada pagi hari dan sebelum tidur untuk mengetahui apakah mereka masih hidup.

Sumber:

https://www.aa.com.tr

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها

Tags: PalestinaSeranganUpdate Palestina
ShareTweetSendShare
Previous Post

Pedih, Dokter Palestina Ucapkan Selamat Tinggal kepada Keluarganya yang Meninggalkan Gaza

Next Post

Liputan Media Austria tentang Demonstrasi Pro-Palestina Memicu Islamofobia

Adara Relief International

Related Posts

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional
Berita Kemanusiaan

PPS: Penahanan Dokter Gaza Tanpa Dakwaan Langgar Hukum Internasional

by Adara Relief International
April 30, 2026
0
10

Palestinian Prisoners’ Society (PPS) mengecam keputusan pengadilan Israel yang memperpanjang penahanan sewenang-wenang terhadap Dr. Hussam Abu Safiya. Mereka menyebutnya sebagai...

Read moreDetails
Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

Pakar PBB: Rekonstruksi Gaza Gagal Tanpa Akhiri Pendudukan

April 30, 2026
14
OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

OKI Desak DK PBB Wujudkan Perdamaian Abadi Gaza

April 29, 2026
26
Blokade Israel Ancam Penutupan Pabrik Oksigen Gaza Utara

Blokade Israel Ancam Penutupan Pabrik Oksigen Gaza Utara

April 29, 2026
16
Israel Gunakan Air sebagai Senjata Hukuman Kolektif di Gaza

Israel Gunakan Air sebagai Senjata Hukuman Kolektif di Gaza

April 29, 2026
20
Israel Perpanjang Masa Tahanan Dokter Hussam Tanpa Dakwaan

Israel Perpanjang Masa Tahanan Dokter Hussam Tanpa Dakwaan

April 29, 2026
25
Next Post
Liputan Media Austria tentang Demonstrasi Pro-Palestina Memicu Islamofobia

Liputan Media Austria tentang Demonstrasi Pro-Palestina Memicu Islamofobia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630