• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

PBB Peringatkan Krisis Kesehatan Ibu di Gaza di Tengah Blokade Israel

by Adara Relief International
Juni 17, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
PBB Peringatkan Krisis Kesehatan Ibu di Gaza di Tengah Blokade Israel

Seorang wanita Palestina hamil yang mengungsi dari Gaza utara duduk di gudang tempat ia berlindung di Rafah, di Jalur Gaza selatan, pada 29 Februari 2024, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan gerakan Hamas Palestina. [AFP via Getty Images]

28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin memperingatkan bahwa para ibu di Jalur Gaza tengah menghadapi krisis kesehatan yang semakin parah, ditambah dengan kelangkaan bahan bakar dan pasokan medis yang kritis, akibat terus berlanjutnya blokade Israel terhadap akses kemanusiaan.

Juru Bicara PBB, Farhan Haq, menyampaikan bahwa menurut Dana Kependudukan PBB (UNFPA), ibu hamil di Gaza menjalani hidup dalam kondisi kekurangan pangan yang ekstrem. “Semakin banyak ibu yang menderita kekurangan gizi, dan satu dari tiga ibu hamil mengalami kehamilan berisiko tinggi pada saat setengah dari obat-obatan penting untuk kesehatan ibu tidak lagi tersedia,” ungkapnya dalam konferensi pers.

Haq juga menyoroti stok bahan bakar, khususnya solar, yang telah mencapai tingkat kritis, di Gaza bagian selatan yang sangat dibutuhkan untuk mengoperasikan peralatan medis dan sistem penyediaan air. Ia menyatakan bahwa upaya PBB untuk mengambil pasokan bahan bakar dari Rafah kembali ditolak oleh otoritas Israel.

Mengutip Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), Haq memperingatkan bahwa aktivitas kemanusiaan, komunikasi, dan perbankan bisa segera terhenti kecuali pasokan bahan bakar dilanjutkan atau PBB diizinkan mengambil stok yang tersedia di Gaza melalui koordinasi dengan pihak Israel.

Baca Juga

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Ia juga melaporkan bahwa pada hari yang sama, Israel menolak tujuh dari 17 permintaan koordinasi dari PBB, termasuk misi penting seperti pengangkutan air dan pengelolaan sampah.

Selama lebih dari 100 hari, Israel juga melarang masuknya bahan-bahan untuk pembangunan tempat tinggal, padahal kebutuhan akan tempat berlindung semakin meningkat akibat pengungsian dan kepadatan penduduk yang ekstrem. Haq menegaskan bahwa bahan-bahan ini perlu terus diperbarui karena cepat rusak atau terpaksa ditinggalkan saat warga kembali mengungsi.

Sementara itu, Israel terus menolak seruan internasional untuk gencatan senjata dan melanjutkan ofensif brutalnya terhadap Gaza sejak Oktober 2023, yang telah membunuh lebih dari 55.000 warga Palestina—sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak.

Pada November lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza. Selain itu, Israel juga tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) terkait agresinya terhadap wilayah tersebut.

Sumber:
https://www.#/20250616-un-says-1-in-3-expectant-mothers-in-gaza-faces-high-risk-pregnancy-amid-medical-shortages/
https://www.aa.com.tr/en/middle-east/un-says-1-in-3-expectant-mothers-in-gaza-faces-high-risk-pregnancy-amid-medical-shortages/3600919

ShareTweetSendShare
Previous Post

Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Inggris Soroti Kehancuran Sistem Kesehatan di Gaza

Next Post

ICRC: Sistem Kesehatan Gaza Kolaps, Warga Sipil Jadi Korban Terbesar

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
22

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
21
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
17
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
16
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
18
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
29
Next Post
ICRC: Sistem Kesehatan Gaza Kolaps, Warga Sipil Jadi Korban Terbesar

ICRC: Sistem Kesehatan Gaza Kolaps, Warga Sipil Jadi Korban Terbesar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630