• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

PBB: 2022 Tahun Paling Mematikan Bagi Laut Rohingya

by Adara Relief International
Desember 27, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
PBB: 2022 Tahun Paling Mematikan Bagi Laut Rohingya
21
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Sebuah kapal yang membawa 180 Muslim Rohingya hilang di laut dan diduga tenggelam, kata PBB. Kemungkinan tenggelamnya kapal tersebut menjadikan tahun 2022 salah satu tahun terburuk bagi para pengungsi yang mencoba melarikan diri dari kondisi putus asa di kamp-kamp di Bangladesh, menurut badan pengungsi PBB.

Hampir satu juta Rohingya dari Myanmar, mayoritas muslim, tinggal di fasilitas yang penuh sesak di Bangladesh. Di sana terdapat puluhan ribu orang yang melarikan diri dari negara asal mereka setelah junta militer melakukan tindakan keras dan mematikan pada 2017. Sementara di Myanmar sendiri, yang mayoritas beragama Buddha, sebagian besar Rohingya ditolak kewarganegaraannya dan dipandang sebagai imigran ilegal dari Asia Selatan.

Komisariat Tinggi Urusan Pengungsi PBB (UNHCR) mengatakan pada akhir pekan bahwa pihaknya mengkhawatirkan sebuah kapal dengan 180 orang di dalamnya yang diduga meninggal. Kapal tersebut memulai perjalanannya dari Bangladesh pada akhir November kemudian hilang di laut.

Baca Juga

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

UNHCR mengatakan kapal yang tidak layak berlaut itu mungkin mulai retak pada awal Desember sebelum kehilangan kontak. “Kami sangat berharap bahwa 180 orang yang hilang masih hidup di suatu tempat di luar sana,” kata juru bicara UNHCR Babar Baloch.

UNHCR memperkirakan hampir 900 orang Rohingya meninggal atau hilang di Laut Andaman dan Teluk Benggala pada 2013 dan lebih dari 700 pada 2014. Baloch menjelaskan bahwa pada 2020 jumlah tersebut meningkat, yaitu lebih dari 2.400 orang mencoba penyeberangan laut yang berisiko dan lebih dari 200 orang meninggal atau hilang. Adapun jumlah orang Rohingya yang meninggalkan Bangladesh dengan perahu pada tahun ini telah melonjak lebih dari lima kali lipat daripada tahun sebelumnya, menurut perkiraan kelompok hak asasi manusia.

Pada bulan November lalu saja, dua kapal dengan muatan 230 pengungsi Rohingya, termasuk perempuan dan anak-anak, mendarat di pantai Provinsi Aceh, Indonesia. Sementara pada bulan ini, angkatan laut Sri Lanka menyelamatkan 104 orang Rohingya yang terapung di lepas pantai utara pulau Samudera Hindia. Masih banyak lagi pengungsi Rohingya yang melarikan diri ke negara-negara lain demi menyelamatkan hidup mereka.

Sumber:

https://www.aljazeera.com

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Internasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Israel Kembalikan Jasad Perempuan Palestina setelah 8 Bulan

Next Post

Ratusan Keluarga Gaza Butuh Bantuan Hadapi Cuaca Ekstrem di Musim Dingin

Adara Relief International

Related Posts

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran
Berita Kemanusiaan

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

by Adara Relief International
April 20, 2026
0
13

Sistem kesehatan di Jalur Gaza kian mendekati titik kolaps di tengah berlanjutnya pembatasan dan dampak perang berkepanjangan. Organisasi kemanusiaan memperingatkan...

Read moreDetails
Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

April 20, 2026
17
Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

April 20, 2026
22
PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

April 20, 2026
14
75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

April 20, 2026
14
UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

April 20, 2026
14
Next Post
Ratusan Keluarga Gaza Butuh Bantuan Hadapi Cuaca Ekstrem di Musim DinginRatusan Keluarga Gaza Butuh Bantuan Hadapi Cuaca Ekstrem di Musim Dingin

Ratusan Keluarga Gaza Butuh Bantuan Hadapi Cuaca Ekstrem di Musim Dingin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630