• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, April 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Netanyahu Mengusir Mantan Tawanan dari Al-Quds (Yerusalem) ke Gaza

by Adara Relief International
Februari 12, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Netanyahu Mengusir Mantan Tawanan dari Al-Quds (Yerusalem) ke Gaza
16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, menyetujui pengusiran terhadap seorang tawanan Palestina yang telah dibebaskan dan seorang tawanan lain yang tengah menjalani hukuman di penjara Israel. Ia memerintahkan pemindahan mereka dari Al-Quds (Yerusalem) ke Jalur Gaza dan pencabutan status kependudukan mereka.

Netanyahu menandatangani perintah tersebut pada Selasa pagi (10/02), termasuk mencabut hak tinggal Mahmoud Ahmad, mantan tawanan dari Kafr Aqab, dan Mohammed Ahmad Hussein al-Halseh dari Jabal al-Mukabber. 

Ini menandai pertama kalinya penerapan hukum tersebut oleh Israel, tiga tahun setelah Knesset menyetujui undang-undang yang mengizinkan pencabutan kewarganegaraan atau izin tinggal dan deportasi tawanan Palestina.

Berdasarkan keputusan tersebut, Israel akan segera mendeportasi Mahmoud Ahmad ke Gaza dan mencabut izin tinggalnya di Al-Quds (Yerusalem). Ahmad telah menjalani hukuman 23 tahun di penjara Israel sejak 2001 sebelum pembebasannya pada 2024. Otoritas Israel mengatakan mereka menghukumnya atas berbagai tuduhan. Di antara tuduhan itu termasuk menerima dukungan finansial selama masa penahanan, pelanggaran terkait senjata, dan perencanaan serangan.

Sementara itu, Mohammed al-Halseh, yang masih berada di penjara, juga akan menghadapi pengusiran. Selain itu, ia juga menghadapi pencabutan izin tinggal setelah menyelesaikan masa hukumannya.

Netanyahu Usir dan Cabut Kewarganegaraan Tawanan Palestina

Ahli hukum Palestina dan kelompok hak asasi manusia memperingatkan bahwa tindakan tersebut sama dengan pengusiran paksa dan melanggar hukum internasional. Ini terjadi karena penduduk di Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur) memiliki status hukum yang unik. Mereka berada di bawah pendudukan Israel, namun bukan berkewarganegaraan Israel.

Baca Juga

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Adalah, sebuah pusat hak hukum di Palestina yang dijajah sejak 1948, memperingatkan bahwa langkah itu dapat membuka jalan bagi penggunaan tindakan yang lebih luas terhadap warga Palestina lainnya.

Menurut Adalah, undang-undang tahun 2023 mewajibkan deportasi warga Palestina ke wilayah yang berada di bawah kendali Otoritas Palestina. Ini terjadi jika mereka menerima dukungan finansial selama masa penahanan.

Pernyataan itu menekankan bahwa pencabutan kewarganegaraan secara sewenang-wenang, terutama ketika mengakibatkan status tanpa kewarganegaraan atau pengasingan paksa, melanggar hukum hak asasi manusia internasional. Tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia dan Konvensi tentang Pengurangan Status Tanpa Kewarganegaraan.

Sumber: Wafa, Palinfo

ShareTweetSendShare
Previous Post

Gaza Mulai Membersihkan 37.000 Ton Sampah yang Menumpuk

Next Post

Aturan Baru Israel Dorong Aneksasi di Tepi Barat

Adara Relief International

Related Posts

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza
Berita Kemanusiaan

Citra Satelit Ungkap Ekspansi Militer Israel di Gaza

by Adara Relief International
April 21, 2026
0
28

Citra satelit terbaru menunjukkan kontras tajam antara mandeknya rekonstruksi sipil dan percepatan pembangunan militer Israel di Jalur Gaza. Ini terjadi...

Read moreDetails
Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

Otoritas Al-Quds Peringatkan Serbuan Pemukim ke Masjid Al-Aqsa

April 21, 2026
18
Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

Malnutrisi dan Anemia Ancam Generasi Anak Gaza

April 21, 2026
12
Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

Rekonstruksi Gaza Butuh Lebih dari 71 Miliar Dolar AS

April 21, 2026
16
Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

Israel Terapkan Aneksasi di Tepi Barat

April 21, 2026
12
Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

April 20, 2026
17
Next Post
Aturan Baru Israel Dorong Aneksasi di Tepi Barat

Aturan Baru Israel Dorong Aneksasi di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630