• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Mei 15, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Jumlah Tertinggi! 60 Pos Terdepan Ilegal Dibangun di Tepi Barat pada 2024

by Adara Relief International
Februari 26, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Jumlah Tertinggi! 60 Pos Terdepan Ilegal Dibangun di Tepi Barat pada 2024

Kendaraan militer Israel berpatroli di jalan-jalan dan gang-gang selama hari kedua penggerebekan di Kamp Pengungsi Tulkarem di Tepi Barat pada tanggal 25 Desember 2024 [Issam Rimawi/AA]

13
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Di balik kedok genosida di Gaza, sebanyak 60 pos permukiman ilegal telah didirikan di Tepi Barat yang diduduki sepanjang tahun 2024. Hal ini diungkapkan oleh organisasi Israel yang memantau kebijakan pertanahan Israel di wilayah Palestina yang diduduki.

Baca Juga

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat

Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Kerem Navot melaporkan bahwa sejak 1997 terdapat 284 pos permukiman ilegal yang telah didirikan, dan lebih dari seperlima di antaranya didirikan pada 2024.

“Berbeda dengan masa lalu, ketika pemerintah Israel masih berusaha menampilkan citra penegakan hukum dengan mengevakuasi sejumlah kecil pos permukiman, pemerintah saat ini justru memerintahkan militer dan administrasi sipil untuk tidak melakukan evakuasi apa pun,” ungkap laporan tersebut.

Meskipun secara hukum pos-pos permukiman baru ini ilegal, CEO Kerem Navot, Dror Atkes, mengungkapkan bahwa sebagian besar telah memiliki infrastruktur, termasuk sambungan ke jaringan pipa air Israel. “Caranya sangat sederhana – mereka menarik pipa dari permukiman lama. Sementara itu, jaringan listrik dibuat dengan menggunakan generator dan panel surya, tetapi sebagian lainnya bahkan sudah berhasil menarik kabel listrik dari pemukiman lama,” jelasnya.

Banyak pos permukiman baru ini hanya dihuni oleh segelintir pemukim, terkadang kurang dari sepuluh orang. Namun, mereka menguasai lahan yang luas dan membangun infrastruktur untuk memungkinkan lebih banyak pemukim pada masa mendatang.

Beberapa pos permukiman dipresentasikan oleh pemukim sebagai bagian dari ekspansi atau lingkungan baru dari permukiman ilegal yang sudah ada. Pemerintah Israel secara sepihak telah melegalkan permukiman-permukiman ini, meskipun hal tersebut tidak diakui oleh hukum internasional.

Kerem Navot memperingatkan bahwa “inilah cara mereka terus memperluas wilayah tempat pemukim dapat bergerak bebas, sementara warga Palestina tidak bisa, sehingga secara bertahap menciptakan kawasan pemukiman yang saling terhubung di sebagian besar wilayah Tepi Barat.”

Berdasarkan berbagai laporan dan kesaksian dari warga Palestina, aktivis, jurnalis, dan bahkan pemukim sendiri, banyak pos permukiman baru ini dibangun dengan cara merampas lahan pertanian dan padang rumput milik warga Palestina. Para pemukim menggunakan kekerasan untuk menguasai tanah, mencabut pohon-pohon milik warga, memblokir jalan, dan mendirikan pagar yang menghalangi akses ke ladang mereka.

Menurut laporan Kantor PBB untuk Urusan Kemanusiaan (OCHA), antara Oktober 2023 hingga November 2024, sebanyak 1.757 warga Palestina diusir dari rumah mereka di Tepi Barat yang diduduki. Sebagian besar diusir oleh pasukan pendudukan dengan alasan tidak memiliki izin bangunan dari Israel, sementara yang lainnya dipaksa pergi oleh pemukim demi mendirikan dan memperluas pos permukiman. Pengusiran ini merupakan yang terbesar sejak Naksa tahun 1967.

Sumber:

https://www.#

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

WHO Prihatin terhadap Kekerasan di Tepi Barat dan Dampaknya pada Layanan Kesehatan

Next Post

Warga Palestina Mengaku Disiram Asam oleh Interogator Israel saat Disiksa

Adara Relief International

Related Posts

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat
Berita Kemanusiaan

Israel Incar Situs Warisan Tepi Barat

by Adara Relief International
Mei 13, 2026
0
21

Parlemen Israel menyetujui pembacaan pertama rancangan undang-undang (RUU) yang menargetkan situs warisan di Tepi Barat. RUU itu akan menempatkan situs...

Read moreDetails
Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

Mei 13, 2026
271
15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

15,5 Juta Warga Palestina Tersebar Di Seluruh Dunia

Mei 13, 2026
24
Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Cedera Permanen Hantui Warga Gaza

Mei 13, 2026
23
Krisis Oksigen Ancam Gaza

Krisis Oksigen Ancam Gaza

Mei 13, 2026
21
Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Pelanggaran Gencatan Senjata Israel Terus Berlanjut

Mei 12, 2026
28
Next Post
Warga Palestina Mengaku Disiram Asam oleh Interogator Israel saat Disiksa

Warga Palestina Mengaku Disiram Asam oleh Interogator Israel saat Disiksa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

    Pejabat Israel Dorong Serbuan ke Al-Aqsa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630