Pemerintah Israel berencana membongkar kawasan komersial besar di timur kota Al-Eizariya, sebelah timur Al-Quds yang diduduki. Langkah ini dinilai bertujuan membuka jalan bagi pembangunan jalur khusus yang akan menghubungkan permukiman ilegal Israel sekaligus menutup akses warga Palestina di kawasan E1.
Menurut laporan organisasi Israel Peace Now, pasukan polisi perbatasan Israel mendatangi deretan toko dan bengkel mobil di pintu masuk timur Al-Eizariya pada Rabu (6/05). Mereka memerintahkan pemilik usaha untuk segera mengosongkan bangunan karena pembongkaran rencananya akan berlangsung pada Ahad.
Peace Now menyebut seluruh bangunan yang menjadi target berada di jalur proyek jalan baru antara Al-Eizariya dan Al-Zayim. Jalan itu Israel rancang untuk mengalihkan lalu lintas Palestina agar menjauh dari permukiman ilegal Ma’ale Adumim. Selain itu, jalan tersebut juga menutup penuh kawasan E1 bagi warga Palestina.
Baca juga : “Israel Rencanakan Pusat Warisan Yahudi di Al-Quds (Yerusalem)“
Sebelumnya, pada Agustus 2025, administrasi sipil militer Israel telah mengeluarkan puluhan perintah pembongkaran terhadap bangunan di Al-Eizariya dengan alasan tidak memiliki izin pembangunan. Organisasi tersebut menilai proyek ini menjadi bagian dari upaya memperluas permukiman Israel di kawasan E1. Jika terlaksana, proyek itu dapat memutus hubungan geografis antara utara dan selatan Tepi Barat serta mengisolasi Al-Quds dari lingkungan Palestina di sekitarnya.
Selain itu, Peace Now menyatakan pemerintah Israel menggunakan klasifikasi “jalan keamanan” untuk menghindari pembatasan hukum. Sebab, sebagian jalur proyek berada di Area B, wilayah yang menurut perjanjian seharusnya berada di bawah kewenangan Otoritas Palestina. Rencana E1 selama bertahun-tahun mendapat kritik internasional karena mereka anggap menghambat terbentuknya negara Palestina yang berdaulat dengan Al-Quds bagian timur
(Yerusalem Timur) sebagai ibu kotanya.
Sumber: Palinfo








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)