• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, Juli 17, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze’ev Menjadi Kota

by Adara Relief International
Juli 17, 2026
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze’ev Menjadi Kota

PBB Kecam Keputusan Israel Ubah Status Permukiman Ilegal Givat Ze'ev Menjadi Kota

12
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyampaikan kekecewaan mendalam atas langkah terbaru Israel yang menetapkan Givat Ze’ev, sebuah permukiman di Tepi Barat, sebagai sebuah kota. Sekretaris Jenderal PBB António Guterres melalui juru bicaranya, Stéphane Dujarric, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas kebijakan administratif ini.

PBB menegaskan bahwa perubahan status administratif tersebut sama sekali tidak mengubah realitas hukumnya. Di mata hukum internasional, Givat Ze’ev tetap masuk kategori sebagai bagian dari wilayah Palestina yang diduduki.

Juru bicara PBB Stéphane Dujarric menegaskan bahwa perubahan status administratif tersebut tidak mengubah status hukumnya. Menurut hukum internasional, Givat Ze’ev tetap merupakan bagian dari wilayah Palestina.

PBB kembali menegaskan bahwa seluruh permukiman Israel di Tepi Barat, termasuk Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur), tidak memiliki dasar hukum dan melanggar hukum internasional serta berbagai resolusi PBB. 

PBB mendesak Israel menghentikan seluruh kebijakan perluasan permukiman sesuai resolusi Dewan Keamanan PBB.

Laporan dari Kantor Koordinasi Urusan Kemanusiaan PBB (OCHA) menyoroti situasi keamanan yang memburuk bagi warga Palestina di Tepi Barat. Sepanjang tahun 2026, serangan dari para pemukim Israel tercatat menjadi penyebab utama dari 55 persen kasus warga Palestina yang terluka. OCHA menekankan bahwa warga Palestina yang tinggal di wilayah pendudukan berhak mendapatkan perlindungan penuh sesuai dengan hukum humaniter internasional.

Berdasarkan data dari kelompok pemantau Israel, Peace Now, sekitar 500.000 pemukim Israel tinggal di permukiman ilegal di Tepi Barat, sementara sekitar 250.000 lainnya tinggal di permukiman di Al-Quds bagian timur.

Baca Juga

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

Palestina tetap menegaskan Al-Quds bagian timur sebagai ibu kota negara Palestina pada masa depan. Ini sesuai resolusi internasional yang tidak mengakui pendudukan Israel sejak 1967 maupun aneksasi Al-Quds bagian timur pada 1980.

Sumber: MEMO, AA

ShareTweetSendShare
Previous Post

16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

Next Post

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

Adara Relief International

Related Posts

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi
Berita Kemanusiaan

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

by Adara Relief International
Juli 17, 2026
0
10

Kementerian Kesehatan Gaza mengeluarkan peringatan keras mengenai kondisi kritis armada medis mereka. Saat ini, sekitar 70% kendaraan milik kementerian telah...

Read moreDetails
16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

16 Dokter Gaza di Penjara Israel dalam Kondisi Kritis, Pusat Pembelaan Tawanan Serukan Intervensi Internasional

Juli 17, 2026
11
Dokter Hussam Abu Safiya Kembali Disiksa di Penjara Israel, Desak Dunia Bertindak

Dokter Hussam Abu Safiya Kembali Disiksa di Penjara Israel, Desak Dunia Bertindak

Juli 17, 2026
11
12 Situs Palestina Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO

12 Situs Palestina Masuk Daftar Sementara Warisan Dunia UNESCO

Juli 17, 2026
11
Piala Dunia Soroti Solidaritas Palestina

Piala Dunia Soroti Solidaritas Palestina

Juli 16, 2026
29
Perempuan Tawanan  Palestina Terancam Tanpa Perawatan

Perempuan Tawanan Palestina Terancam Tanpa Perawatan

Juli 16, 2026
16
Next Post
Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

Sistem Ambulans Gaza di Ambang Kelumpuhan: 70% Armada Tidak Berfungsi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    Ribuan Warga Gaza di Zaitun Nikmati Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630