Mohamed al-Wahidi, Direktur Hubungan Masyarakat Komite Mesir di Gaza, terbunuh dalam serangan Israel di Kota Gaza pada Selasa (7/7). Selain Mohamed al-Wahidi, dua warga Palestina lainnya juga menjadi korban jiwa. Peristiwa ini kembali menyoroti meningkatnya risiko yang dihadapi warga sipil di Gaza.
Laporan menyebut pesawat nirawak Israel menyerang sebuah kendaraan sipil di kawasan Al-Sabra. Saat itu, Mohamed al-Wahidi sedang mengawasi persiapan kegiatan nonton bersama pertandingan Piala Dunia antara Mesir dan Argentina.
Baca juga: “Pelatih Mesir Hossam Hassan Serukan Dukungan untuk Palestina”
Komite Mesir selama ini menjalankan berbagai program bantuan kemanusiaan di Gaza. Program tersebut bertujuan meringankan penderitaan warga akibat perang yang masih berlangsung.
Kematian Mohamed al-Wahidi menjadi perhatian setelah Pusat Hak Asasi Manusia Palestina (PCHR) mengecam serangan tersebut. Menurut PCHR, insiden itu menunjukkan bahwa Israel mengancam berbagai kegiatan yang memberi ruang bagi masyarakat untuk menjalani kehidupan sehari-hari.
PCHR juga menyatakan serangan udara, tembakan langsung, serta serangan terhadap kerumunan warga dan tenda pengungsian terus menambah jumlah korban, terutama anak-anak dan pengungsi. Karena itu, organisasi tersebut mendesak masyarakat internasional segera mengambil langkah untuk melindungi warga sipil di Gaza.
Selain itu, PCHR meminta proses hukum internasional terhadap para pemimpin Israel. Organisasi itu menilai langkah tersebut penting untuk mengakhiri impunitas atas dugaan pelanggaran yang terus terjadi.
Sumber: Palinfo








