• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Rabu, April 29, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Cendekiawan AS Gugat Trump Terkait Penindakan Keras terhadap Aktivis Pro-Palestina

by Adara Relief International
Maret 18, 2025
in Berita Kemanusiaan, Hukum dan HAM, Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Peringatan Hari Penghapusan Diskriminasi Rasial Sedunia: Diskriminasi Masih Melekat pada Warga Palestina di Seluruh Dunia

Mahmoud Khalil, mahasiswa Universitas Columbia yang aktif menyuarakan hak-hak Palestina (NY Times)

16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Komite Anti-Diskriminasi Amerika-Arab (ADC) mengajukan gugatan pada Sabtu (15/03) lalu untuk menentang tindakan pemerintahan Trump yang mengancam akan mendeportasi atau memenjarakan mereka yang mendukung hak-hak Palestina.

Gugatan ini diajukan di Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Utara New York dan bertujuan untuk mendapatkan perintah penahanan sementara secara nasional guna menghentikan penerapan dua perintah eksekutif yang ditandatangani oleh Presiden Donald Trump di bulan pertama masa jabatannya.

Langkah ini diambil setelah penahanan seorang mahasiswa Universitas Columbia, Mahmoud Khalil, seorang penduduk tetap AS keturunan Palestina berusia 30 tahun. Penangkapannya oleh agen ICE (Imigrasi dan Bea Cukai AS) atas aktivitas pro-Palestina di kampus telah memicu gelombang protes dalam beberapa pekan terakhir.

Pengacara Departemen Kehakiman AS berargumen bahwa pemerintah ingin mendeportasi Khalil karena Menteri Luar Negeri Marco Rubio memiliki “alasan yang masuk akal” untuk percaya bahwa aktivitasnya dapat menimbulkan “konsekuensi serius terhadap kebijakan luar negeri AS.” Rubio juga menyatakan bahwa AS kemungkinan akan mencabut visa mahasiswa lainnya dalam beberapa hari ke depan.

Trump sebelumnya telah berjanji untuk mendeportasi aktivis yang ikut serta dalam aksi protes di kampus-kampus AS menentang serangan Israel selama 15 bulan terhadap Gaza.

Gugatan ADC ini diajukan atas nama dua mahasiswa pascasarjana dan seorang profesor di Universitas Cornell, Ithaca, New York. Mereka menyatakan bahwa aktivisme dan dukungan mereka terhadap rakyat Palestina telah membuat mereka berisiko mengalami persekusi politik.

“Gugatan ini merupakan langkah penting untuk mempertahankan perlindungan konstitusional yang paling mendasar. Amandemen Pertama menjamin kebebasan berbicara dan berekspresi bagi semua orang di Amerika Serikat, tanpa pengecualian,” ujar Abed Ayoub, Direktur Eksekutif Nasional ADC.

Baca Juga

Israel Bebaskan 15 Tawanan Gaza, Alami Penyiksaan

Israel Tahan Dana Palestina, Potong 200 Juta Dolar

Chris Godshall-Bennett, Direktur Hukum ADC, menambahkan bahwa litigasi ini bertujuan untuk memberikan perlindungan jangka pendek maupun panjang guna melindungi mahasiswa internasional dari pelanggaran konstitusi yang membungkam kebebasan berekspresi serta menghalangi keterlibatan mereka dalam diskusi akademik dan publik.

Gugatan ini berpusat pada tiga penggugat dari Universitas Cornell: seorang mahasiswa PhD asal Inggris-Gambia yang memiliki visa pelajar, seorang mahasiswa PhD berkewarganegaraan AS yang meneliti ilmu tanaman, serta seorang novelis, penyair, dan profesor di Departemen Sastra Inggris yang juga berkewarganegaraan AS.

“Pemerintah AS mengklaim sangat menjunjung tinggi kebebasan berbicara – kecuali ketika menyangkut Palestina,” ujar Momodou Taal, warga negara Inggris-Gambia yang menjadi salah satu penggugat.

“Kita pernah mengalami hal ini sebelumnya: dari era McCarthyisme, gerakan hak-hak sipil, hingga protes terhadap Perang Vietnam. Ini adalah momen generasi kita, saat pertanggungjawaban kembali diuji. Mengapa ada pengecualian terhadap Palestina?” tambahnya.

Perintah eksekutif pertama, bernomor 1416, menginstruksikan pemerintah untuk memperketat penyaringan imigrasi guna mencegah masuknya individu yang dianggap sebagai “ancaman” bagi AS. Sementara itu, perintah kedua, 14188, menyerukan penggunaan segala cara yang tersedia untuk “mengadili, mendeportasi, atau mempertanggungjawabkan pelaku pelecehan dan kekerasan anti-Semit yang melanggar hukum.”

Gugatan ini akan menjadi ujian penting bagi kebebasan berpendapat di AS di tengah meningkatnya represi terhadap aktivis pro-Palestina di berbagai institusi pendidikan dan publik.

Sumber: https://qudsnen.co

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di sini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

ShareTweetSendShare
Previous Post

Jurnalis Asal Al-Quds akan Diadili setelah Polisi Israel Memperpanjang Penahanannya

Next Post

Krisis Rumah Sakit di Gaza: Pasien Kehabisan Oksigen akibat Blokade Total Israel

Adara Relief International

Related Posts

Israel Bebaskan 15 Tawanan Gaza, Alami Penyiksaan
Berita Kemanusiaan

Israel Bebaskan 15 Tawanan Gaza, Alami Penyiksaan

by Adara Relief International
April 28, 2026
0
23

Sebanyak 15 warga Palestina Israel bebaskan pada Ahad (26/4) setelah sebelumnya mereka tahan dari Jalur Gaza selama agresi yang berlangsung...

Read moreDetails
Israel Tahan Dana Palestina, Potong 200 Juta Dolar

Israel Tahan Dana Palestina, Potong 200 Juta Dolar

April 28, 2026
15
Israel Bunuh Sembilan Warga Gaza Meski Gencatan Senjata

Israel Bunuh Sembilan Warga Gaza Meski Gencatan Senjata

April 28, 2026
14
Krisis Kesehatan dan Pangan Ancam Ribuan Anak di Gaza

Krisis Kesehatan dan Pangan Ancam Ribuan Anak di Gaza

April 28, 2026
14
Israel Larang Dua Ulama Palestina Masuk Al-Aqsa

Israel Larang Dua Ulama Palestina Masuk Al-Aqsa

April 28, 2026
20
Tiga Anak Palestina Dipisahkan dan Diasuh Otoritas Prancis

Tiga Anak Palestina Dipisahkan dan Diasuh Otoritas Prancis

April 27, 2026
22
Next Post
Krisis Rumah Sakit di Gaza: Pasien Kehabisan Oksigen akibat Blokade Total Israel

Krisis Rumah Sakit di Gaza: Pasien Kehabisan Oksigen akibat Blokade Total Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Palestina dalam Kebutaan Dunia: Di Tengah Eskalasi Regional, Tepi Barat dan Gaza Menghadapi Teror Tanpa Akhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630