Bayi kembar yang baru lahir terbunuh dalam serangan udara Israel di Jalur Gaza tengah pada Selasa (13/8), saat ayah mereka pergi untuk mengambil akta kelahiran mereka, seperti dilaporkan oleh Anadolu Agency.
Kedua bayi itu lahir pada Sabtu (10/8) di Kota Deir Al-Balah, namun serangan Israel terhadap apartemen mereka menghancurkan kebahagiaan keluarga mereka.
“Saya baru saja memperoleh akta kelahiran untuk bayi saya yang baru lahir, Aysel dan Asser,” kata ayah mereka, Mohammad Abu Al-Qumsan, kepada Anadolu, dengan air mata mengalir di pipinya.
“Mereka lahir pada tanggal 10 Agustus. Saya sedang berada di luar rumah, menyelesaikan dokumen, dan kemudian saya mendapat telepon. Saya tidak menyangka mereka semua sudah tiada.”
Mohammad dan istrinya, Jumana Arafa, yang mengungsi dari Gaza utara, menyambut kelahiran bayi kembar mereka setelah menjalani operasi caesar yang sulit. Hati mereka dipenuhi kegembiraan, dan pasangan itu menantikan masa depan bersama kedua anak mereka.
Saat ia bergegas keluar pada Selasa pagi untuk mengambil akta kelahiran anak-anaknya, ia menerima panggilan telepon yang memberitahukan bahwa serangan Israel telah menargetkan apartemen tempat keluarganya tinggal.
Dengan jantung berdebar kencang dan rasa takut yang menguasai dirinya, Mohammad bergegas ke Rumah Sakit Syuhada Al-Aqsa di Deir Al-Balah, dan ketakutan terburuknya terbukti benar.
Terjatuh dalam kesedihan saat melihat keluarganya berkumpul di luar kamar mayat, sang ayah menyadari bahwa istrinya dan bayi kembar mereka termasuk di antara korban.
“Aysel dan Asser adalah awal dan akhir kebahagiaan saya. Kebahagiaan saya tidak lengkap, dan kini telah sirna,” kata ayah yang berduka itu.
Kementerian Kesehatan Gaza mengatakan pada Selasa bahwa jumlah bayi yang lahir dan meninggal selama 311 hari agresi genosida Israel di Jalur Gaza telah mencapai 115 bayi.**
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini








