• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Januari 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Rafah Membara, Bagaimana Kabar Anak-Anak Asuh Kami di Gaza?

by Adara Relief International
Mei 30, 2024
in Anak
Reading Time: 3 mins read
0 0
0
Rafah Membara, Bagaimana Kabar Anak-Anak Asuh Kami di Gaza?

Anak-anak di Kamp Pengungsian Rafah [AFP/Getty Images/ Source: theguardian.com]

727
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Masih segar dalam ingatan kita, ketika Israel menyerukan penduduk Gaza untuk berlindung di zona aman bagi mereka. Zona aman yang dimaksud  yaitu Rafah, wilayah Gaza bagian Utara. Sejak meletusnya serangan 7 Oktober 2023 lalu, lebih dari separuh penduduk yang berhasil menyelamatkan nyawa mereka pun terpaksa mengungsi di wilayah tersebut. Banyak di antara mereka terluka, kelaparan, dan kehilangan tempat tinggal, sehingga terpaksa harus berlindung di bawah tenda-tenda pengungsian dengan segala keterbatasan. 

Baca Juga

Mimpi Kecil yang Sirna di Langit Gaza

Jelang Tahun Ajaran Baru, Semangat Belajar Penghafal Al-Quran Palestina di Kamp Pengungsian, Lebanon, Tidak Pernah Surut

Entah pada serangan yang keberapa kalinya di Gaza, Senin tanggal 6 Mei, pasukan Israel menyerukan kepada penduduk setempat untuk meninggalkan zona aman Rafah. Mereka memaksa keluarga-keluarga Palestina untuk pindah ke sebidang tanah yang sempit di Jalur Gaza, yaitu Al Mawashi. Tatkala serangan hadir pada Minggu malam 26 Mei, rudal-rudal  Israel menghujani wilayah Rafah Timur. Api pun melahap ganas tenda-tenda pengungsian setempat. Banyak pengungsi yang sedang terlelap dalam tidurnya, ada pula yang sekadar berkumpul bersama keluarga, dan ada yang baru saja menuntaskan ibadah shalat malamnya menjadi korban. 

Akibat tragedi malam yang membara di tanah Rafah, banyak di antaranya yang masih selamat benar-benar harus angkat kaki mencari perlindungan diri. Termasuk di antaranya adalah ribuan yatim yang telah kami asuh selama dua tahun belakangan ini.

Seorang anak perempuan Palestina melintasi puing-puing bangunan yang hancur di Rafah [source: Aljazeera Gallery]

Bagaimana keadaan mereka sekarang?

Sebanyak 2100 yatim yang diasuh oleh Adara Relief International bersama ribuan orang tua asuh dari Indonesia maupun luar negeri, tentulah menjadi sasaran sekaligus korban dalam serangan agresi ini. Sejak hadirnya serangan 7 Oktober 2023 silam, anak asuh beserta para musyrifah (pendamping) terpaksa mengungsi lagi ke Gaza Utara. Mereka terpencar, sebab masing-masing perlu untuk menyelamatkan diri beserta keluarga mereka. Mencari tempat yang aman suatu keharusan dalam setiap harinya, bahkan mereka rela harus berpindah-pindah sebanyak 2 hingga 3x setiap pekan. 

Baseel, salah seorang mitra Adara di Gaza mengungkapkan bahwa secara umum, kondisi Gaza saat ini sangat mengkhawatirkan. Selama terjadinya agresi, Israel telah memfokuskan penyerangan pada empat aspek utama: infrastruktur, agama, ekonomi, dan pendidikan. Keempat aspek ini merupakan fondasi kehidupan yang sangat berarti bagi penduduk Gaza. Perusakan infrastruktur dan pembatasan pada praktik keagamaan, serta gangguan ekonomi dan pendidikan telah memberikan tekanan yang besar pada masyarakat Gaza. Jika kerusakan infrastruktur terus terjadi, di mana lagi mereka dapat mencari perlindungan? Apabila kebebasan beragama terus terancam, ke mana lagi mereka dapat memenuhi hak spiritual dalam diri mereka? Manakala stabilitas ekonomi terganggu, bagaimana mereka harus bertahan hidup? Dan kalau aktivitas pendidikan terganggu, bagaimana generasi mendatang  dapat membangun masa depan yang lebih baik? 

Jannat Abu Sha’ar, salah seorang yatim kami, mengungkapkan kesehariannya di tengah kegaduhan serangan agresi ini kepada tim kami di lapangan. Dia menceritakan bahwa setiap hari waktunya habis untuk mengantri memperoleh air bersih. Antrian panjang memaksanya terus bersabar demi menghilangkan dahaga yang mencekik. Ananda yatim yang dibiayai oleh salah satu Sahabat Adara, Ibu Tyagita Meyril Rahmadhani, menuturkan bahwa perlunya perjuangan besar untuk memperoleh makanan. Makanan yang tersedia seringkali tidak layak untuk dimakan, jauh dari kata bergizi dan bernutrisi. Meskipun demikian, hari-harinya tidak lepas dari kegiatan membaca Al Quran sebagai salah satu sumber kekuatan dan hiburan yang mengobati rasa dukanya. 

“Aku ingin hidup seperti anak-anak yang lain,” ucap Jannat Abu Sha’ar. 

Kondisi anak-anak kami di Gaza pada saat ini sangat mengkhawatirkan. Tidak ada istilah aman di Gaza saat ini. Rafah sebagai “zona aman” yang Israel janjikan, sekarang menjadi omong kosong belaka. Banyak di antara mereka terpisah dari keluarga dan para musyrifah (pendamping). Saat ini mereka terpaksa harus mengungsi di Al Mawashi, perbatasan antara Rafah dan Khan Younis. Sebagian di antaranya berlindung di daerah Deir Balah, bagian tengah Gaza. Akses internet juga terbatas, sehingga menyulitkan para musyrifah untuk memperoleh informasi terkini mengenai anak-anak yang mereka dampingi. Namun, musyrifah terus menjalin hubungan komunikasi dengan musyrifah lainnya untuk tetap mengawasi dan memberikan bantuan kepada anak asuh. Atau, mereka memperoleh informasi kabar anak asuh dengan meminta bantuan dari orang-orang yang mereka percaya. Para musyrifah pun terus berupaya dan rela berpindah dengan jarak sekian ratus kilo untuk menyampaikan bantuan yang Sahabat Adara titipkan kepada yatim yang terpencar ini. 

Agresi yang masih terus terjadi sampai detik ini mengakibatkan anak-anak yatim di Gaza semakin bertambah. Sejauh ini, sebanyak 34.000 anak telah menjadi yatim. Keadaan ini menyulitkan tim di lapangan untuk menjangkau anak-anak kami yang termasuk untuk dibiayai dalam program rutin Dekap Yatim Palestina (DYP). Akan tetapi, di tengah segala keterbatasan yang ada, bantuan dari para orang tua asuh tercinta di Indonesia sangat mengobati duka dan luka yang mereka rasakan. 

“Aku berterima kasih kepada orang tua asuhku di Indonesia atas doa yang terus dilangitkan dan bantuan yang diberikan. Aku berharap, semoga bantuan ini terus berlanjut agar aku bisa hidup sebagaimana mestinya, sebagaimana anak-anak yang lain.” Ungkap Ibrahim Kamal Al Nirab, salah seorang yatim yang diasuh oleh Kelompok KKCP 4. 

Di tengah kondisi Gaza yang mencekam, kita semua yakin bahwa bantuan yang kita berikan akan sangat berarti bagi mereka, terutama bagi anak-anak yatim. Ketangguhan mereka mengajarkan kita betapa kuatnya semangat manusia dalam menghadapi cobaan terberat sekalipun. Mereka adalah simbol dan harapan, yang menginspirasi kita untuk terus berbagi, mendukung, dan membantu meringankan beban mereka di tengah situasi yang penuh dengan tantang ini. Di tengah Rafah yang membara, terdapat kekuatan anak-anak Gaza yang terus menyala. [AM]

ShareTweetSendShare
Previous Post

Hari Amnesti Internasional 2024: Ironi Seruan Penegakan HAM di Tengah Ratusan Hari Genosida Gaza

Next Post

Kurban di Palestina dalam Konteks Kemanusiaan Global

Adara Relief International

Related Posts

Mimpi Kecil yang Sirna di Langit Gaza
A

Mimpi Kecil yang Sirna di Langit Gaza

by Marketing Communication
September 26, 2025
0
977

GAZA – Suara dentuman peledak dan desingan peluru bersahutan dengan pekik teriakan dan tangis anak Gaza. Mainan mereka berserak, hancur...

Read moreDetails
Ragad Nadim Aga menerima hadiah dari program HAQ karena telah memeroleh juara pertama di sekolahnya [Dok. Penyaluran Adara 2025]

Jelang Tahun Ajaran Baru, Semangat Belajar Penghafal Al-Quran Palestina di Kamp Pengungsian, Lebanon, Tidak Pernah Surut

Agustus 28, 2025
53
Anak-anak di Gaza kehilangan rumah mereka dan terpaksa hidup bersama anak-anak lainnya di kamp pengungsian [Dok. UN News]

Realita Penderitaan Ganda Anak-Anak Yatim Gaza di Tengah Blokade

Agustus 29, 2025
152
Anak-anak penghafal quran Palestina di kamp pengungsian di Lebanon mengikuti kelas quran dalam Program HAQ

Liburan Musim Panas di Tengah Kamp Pengungsian: Anak-Anak Palestina Terus Menghidupkan Al Quran

Juli 25, 2025
76
Anak yatim Gaza menerima hadiah hari raya Idul Adha berupa baju baru

Idul Adha Tanpa Kehadiran Sosok Ayah: Potret Pilu Anak Yatim di Gaza

Juli 3, 2025
174
Para penghafal quran sedang mengikuti kelas dari program HAQ

Menjaga Semangat Penghafal Quran Palestina di Tengah Krisis: Laporan Akhir Tahun Ajaran dari Pengungsian Lebanon

Juni 25, 2025
35
Next Post
Kurban di Palestina dalam Konteks Kemanusiaan Global

Kurban di Palestina dalam Konteks Kemanusiaan Global

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 1,5 Juta Warga Palestina Kehilangan Tempat Tinggal, 60 Juta Ton Puing Menutupi Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Antara Sastra dan Peluru (2): Identitas, Pengungsian, dan Memori Kolektif dari kacamata Darwish dan Kanafani

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630