• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Juni 22, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan Anak

Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim

by Adara Relief International
April 15, 2026
in Anak, Berita Kemanusiaan, Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Siswa Palestina Terpaksa Belajar di Jalan Usai Akses Sekolah Diblokir Pemukim
31
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Puluhan siswa Palestina di Tepi Barat terpaksa mengikuti kegiatan belajar di luar ruangan setelah pemukim Israel menutup akses utama menuju sekolah mereka dengan pagar dan kawat berduri.

Baca Juga

90 Tawanan Palestina Gugur sejak 2023, Lembaga HAM Luncurkan Kampanye Darurat

50 Komunitas Badui Terusir Paksa, Israel Perintahkan Robohkan 9 Rumah di Hebron

Insiden terjadi di Desa Umm al-Khair, wilayah Masafer Yatta, Tepi Barat selatan. Warga menyebut penutupan jalan terjadi sejak pagi hari, menghalangi sekitar 55 siswa Palestina untuk mencapai sekolah. Sebagai respons, warga menggelar aksi duduk menuntut pembukaan kembali akses tersebut.

Namun, pasukan Israel membubarkan aksi itu dengan tembakan gas air mata yang turut mengenai anak-anak. Seorang guru sekaligus aktivis, Tareq al-Hazzalin, menyatakan bahwa penutupan jalan oleh pemukim bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari pola sistematis yang membatasi hak anak-anak atas pendidikan.

Baca juga : “Penutupan Al-Khalil (Hebron) Lumpuhkan Akses Pendidikan, Ribuan Siswa Terdampak”

“Kami sudah melaporkan ke polisi, tetapi tidak ada tindakan,” ujarnya. Ia menambahkan, sekitar 300 warga tinggal di desa tersebut, dan puluhan siswa kini kehilangan akses pendidikan, dengan dampak luas terhadap kehidupan sehari-hari.

Seorang siswi kelas enam, Sara, mengungkapkan kekecewaannya setelah kembali ke sekolah usai libur 40 hari akibat ketegangan regional, hanya untuk mendapati akses kembali ditutup. “Kami ingin belajar dan hidup seperti anak-anak lain di dunia,” katanya. Ia menambahkan bahwa mereka terpaksa melanjutkan pelajaran di jalan setelah pembubaran aksi protes.

Warga menilai pembatasan akses ini merupakan bagian dari meningkatnya insiden yang melibatkan pemukim Israel di Tepi Barat. Pembatasan ini berdampak langsung pada kehidupan sipil, termasuk hak atas pendidikan.

Menurut data Palestina, sejak Oktober 2023, lebih dari 1.100 warga Palestina terbunuh dan sekitar 11.700 lainnya terluka. Di samping itu, hampir 22.000 orang Israel tangkap dalam berbagai operasi militer dan kekerasan oleh pemukim di wilayah tersebut.

Sumber: MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Meta Diduga Raup Untung dari Konten Anti-Palestina

Next Post

Warga Palestina Gagalkan Upaya Perampasan Rumah di Tepi Barat

Adara Relief International

Related Posts

90 Tawanan Palestina Gugur sejak 2023, Lembaga HAM Luncurkan Kampanye Darurat
Berita Kemanusiaan

90 Tawanan Palestina Gugur sejak 2023, Lembaga HAM Luncurkan Kampanye Darurat

by Adara Relief International
Juni 19, 2026
0
17

“Siapa Berikutnya?” menjadi pertanyaan yang diangkat Pusat Pembelaan Tawanan Palestina setelah wafatnya tawanan Palestina, Imad Sarhan, di penjara Israel. Melalui...

Read moreDetails
50 Komunitas Badui Terusir Paksa, Israel Perintahkan Robohkan 9 Rumah di Hebron

50 Komunitas Badui Terusir Paksa, Israel Perintahkan Robohkan 9 Rumah di Hebron

Juni 19, 2026
19
Layanan Dasar Gaza Nyaris Lumpuh, Rekonstruksi Terancam Terhenti

Layanan Dasar Gaza Nyaris Lumpuh, Rekonstruksi Terancam Terhenti

Juni 19, 2026
18
Dewan Fatwa Palestina Peringatkan RUU Israel yang Bertujuan Membungkam Azan Umat Muslim

Dewan Fatwa Palestina Peringatkan RUU Israel yang Bertujuan Membungkam Azan Umat Muslim

Juni 19, 2026
27
Seruan ke WHO: Selamatkan Tawanan Palestina dari Wabah Kudis

Seruan ke WHO: Selamatkan Tawanan Palestina dari Wabah Kudis

Juni 18, 2026
25
Israel Bangun Sekolah Yahudi di Hebron Tanpa Izin Pemkot

Israel Bangun Sekolah Yahudi di Hebron Tanpa Izin Pemkot

Juni 18, 2026
18
Next Post
Warga Palestina Gagalkan Upaya Perampasan Rumah di Tepi Barat

Warga Palestina Gagalkan Upaya Perampasan Rumah di Tepi Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 150 Keluarga di Al Quds

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
    • Profil Adara
    • Impact Report
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630