Tentara Israel pada Jumat malam (13/10) memperingatkan bahwa Rumah Sakit Al-Awdeh yang terletak di Jabaliya akan dibom, dan mengirimkan pemberitahuan peringatan agar rumah sakit tersebut dievakuasi. Menurut koresponden Badan Berita dan Informasi Palestina (Wafa) di Gaza, proses evakuasi pasien dan tenaga medis sedang berlangsung, dan seluruh pasien akan dipindahkan ke RS Indonesia.
Ancaman dan peringatan ini terjadi di tengah kondisi kesehatan dan kemanusiaan memburuk di Jalur Gaza. Seluruh sistem layanan kesehatan berada di ambang kehancuran karena pemadaman listrik dan penolakan izin masuk untuk listrik, air, dan bahan bakar sejak awal serangan tujuh hari lalu. Ada ribuan orang terluka berkerumun di koridor rumah sakit dan pusat kesehatan, yang terus-menerus menerima korban baru dari serangan Israel.
Sebelumnya pada hari Jumat, puluhan warga Gaza telah tewas, dan sekitar 200 orang terluka dalam pembantaian terbaru pasukan Israel yang dilakukan terhadap penduduk Kota Gaza. Warga terpaksa meninggalkan rumah mereka dan menuju ke bagian selatan Gaza setelah Israel menuntut evakuasi dari Gaza utara.
Menurut sumber lokal, pasukan Israel menargetkan tiga konvoi warga Palestina di lokasi terpisah di jalan Salah al-Din dan Al-Rasheed ketika mereka mencoba mencapai daerah selatan Wadi Gaza. Serangan tersebut menewaskan 70 warga, sebagian besar anak-anak dan perempuan, serta melukai 200 lainnya.
Sumber:
***
Kunjungi situs resmi Adara Relief International
Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.
Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini
Baca juga artikel terbaru, klik di sini
#Palestine_is_my_compass
#Palestina_arah_perjuanganku
#Together_in_solidarity
#فلسطين_بوصلتي
#معا_ننصرها








