ADARA – Saladin Leadership Circle #2 kembali mempertemukan pemuda muslim dalam ruang belajar untuk pembebasan Baitul Maqdis pada Ahad (30/8).
Bertema “Upaya 50 Tahun Melahirkan Generasi Shalahuddin”, kelas ini menghadirkan Ust. Asep Sobari, Founder Sirah Community Indonesia. Agenda ini merupakan kelas kedua dari Saladin Mission Leadership Program, yaitu rangkaian inkubasi selama satu tahun bagi pemuda muslim.
Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi dengan komunitas ASPAL, NAFA, LDK Karisma UAI, serta Sirah Community.
Menelusuri Proses Lahirnya Generasi Shalahuddin
Melalui sesi ini, Ust. Asep mengajak peserta melihat kembali proses lahirnya Generasi Shalahuddin.
Pembebasan Baitul Maqdis tidak terjadi secara tiba-tiba. Kondisi umat Islam yang terpuruk dan Baitul Maqdis yang berada di bawah kekuasaan pasukan Salib mendorong lahirnya proses ishlah atau pembaruan yang berlangsung lintas generasi.
Hal ini menjadi pelajaran penting bagi perjuangan Baitul Maqdis hari ini yang masih menghadapi berbagai bentuk penjajahan dan penodaan.
“Kita butuh sebuah pola atau qanun, singkatnya sunnatullah. Apa saja yang dilakukan oleh generasi sebelum Shalahuddin hingga melahirkan Generasi Shalahuddin?” ujar Ust. Asep.
Oleh karena itu, Ust. Asep mengajak peserta untuk tidak sekadar mencari sosok baru yang persis seperti Shalahuddin Al-Ayyubi.
Menurutnya, yang lebih penting adalah membangun generasi yang memiliki kapasitas untuk melanjutkan perjuangan dan melahirkan pembebas Baitul Maqdis. Hal ini dapat dimulai dengan membangun lingkungan yang menjadi ruang untuk bertumbuh, membangun pemikiran, dan menguatkan gerakan Islam.
“Kalau arus terlalu besar tidak akan efektif untuk menantang arus. Maka, bangun sirkelmu dan fokuslah dengan sirkel yang satu frekuensi,” tegas Ust. Asep.

Pesan tersebut selaras dengan hadirnya Saladin Leadership Circle sebagai ruang bagi pemuda untuk belajar dan bertumbuh bersama. Melalui rangkaian ini, peserta tidak hanya mempelajari Palestina dan Baitul Maqdis, namun juga mengoptimalkan perjuangan sesuai potensi masing-masing.
“Semoga Saladin Leadership Circle ini tak hanya menambah wawasan. Tetapi juga menguatkan komitmen kita semua untuk terus merawat kepedulian kita terhadap Palestina serta menyusun jalan pembebasan Baitul Maqdis,” papar Maryam Rachmayani, Direktur Utama Adara dalam sambutannya.








