Upaya yahudisasi di kawasan Masjid Al-Aqsa kembali mencatatkan eskalasi yang mengkhawatirkan di Al-Quds (Yerusalem). Kelompok-kelompok ekstremis yang mengatasnamakan gerakan Temple dilaporkan semakin agresif mendorong agenda yahudisasi Al-Aqsa dengan memobilisasi pengerahan ribuan pemukim, dengan menargetkan sekitar 5.000 orang dapat menerobos ke dalam kompleks masjid, bertepatan dengan peringatan hari peringatan runtuhnya kuil versi mereka pada Kamis mendatang.
Fakhri Abu Diab, seorang peneliti isu yahudisasi sekaligus anggota Dewan Pengurus Masjid Al-Aqsa, menilai bahwa rangkaian upaya yahudisasi Al-Aqsa saat ini telah memasuki fase yang jauh lebih berbahaya. Menurut analisisnya, kelompok-kelompok tersebut secara sistematis berupaya membangun kehadiran permanen umat Yahudi, mengubah identitas Islam masjid menjadi identitas Ibrani, sekaligus merombak total status quo historis yang telah berlaku di kawasan suci tersebut.
Baca juga: “Serikat Jurnalis Palestina: 4.127 Pelanggaran Terjadi Sejak Oktober 2023″
Indikasi eskalasi tersebut terlihat jelas dari berbagai tindakan provokatif di lapangan. Para pemukim mencoret-coret batu kuno di halaman timur masjid dengan simbol yang mereka kaitkan sebagai “Mesias” serta rencana pembangunan bangunan ritual yang mereka sebut sebagai Bait Suci Ketiga. Berbagai aksi vandalisme ini semakin mempercepat laju yahudisasi Al-Aqsa di tengah pembiaran oleh otoritas setempat.
Di sisi lain, otoritas Al-Quds melaporkan lebih dari 1.489 pemukim memasuki kompleks Al-Aqsa selama sepekan terakhir. Polisi Israel mengawal setiap rombongan, sedangkan pembatasan terhadap jemaah Palestina terus mereka perketat. Bahkan, otoritas Israel menutup sejumlah jalan di Kota Tua menjelang aksi tersebut.
Fakhri Abu Diab menegaskan bahwa yahudisasi Al-Aqsa mendapat dukungan dari pemerintah Israel. Oleh sebab itu, ia mengajak warga Palestina memperbanyak kehadiran dan ibadah di sekitar masjid. Menurutnya, langkah itu menjadi cara penting untuk menghadapi yahudisasi dan menjaga kesucian Masjid Al-Aqsa.
Sumber: Palinfo








![Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]](https://adararelief.com/wp-content/uploads/2025/11/FOTNASPSKNKU3P3PJRLMSN3J4E-350x250.jpg)