• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, April 20, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

UNRWA: Krisis Kelaparan Anak di Gaza Bukan Bencana Alam, Tapi Rekayasa Manusia

by Adara Relief International
Juli 16, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
UNRWA: Krisis Kelaparan Anak di Gaza Bukan Bencana Alam, Tapi Rekayasa Manusia

Yezen Abu Ful yang berusia dua tahun, yang tinggal bersama keluarganya di Kamp Al-Shati, terus kehilangan berat badan karena kondisinya memburuk akibat kekurangan makanan parah yang disebabkan oleh blokade dan serangan Israel, di Kota Gaza, Gaza pada 13 Juli 2025.

20
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Komisaris Jenderal Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), Philippe Lazzarini, memperingatkan bahwa krisis kelaparan anak di Jalur Gaza saat ini bukan sekadar akibat perang, melainkan sesuatu yang direkayasa secara sistematis. Dalam pernyataan tegas yang disampaikan Selasa lalu, Lazzarini menyebut kondisi malnutrisi di Gaza kini telah mencapai tingkat yang “katastrofik”.

Baca Juga

Otoritas Gaza Bantah Klaim AS soal Lonjakan Bantuan

Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Meningkat Tajam

“Satu dari sepuluh anak yang diperiksa di fasilitas medis UNRWA mengalami malnutrisi,” tulis Lazzarini di platform X. “Sebelum perang, malnutrisi sangat jarang di Gaza. Ini adalah bencana buatan manusia,” tambahnya.

Ia mencontohkan kasus tragis seorang bayi berusia tujuh bulan bernama Salam yang meninggal pekan lalu akibat kekurangan gizi. Kasus ini menjadi simbol mendalam dari krisis kemanusiaan yang terus memburuk di wilayah yang terkepung itu.

Lazzarini juga mengutuk sistem distribusi bantuan makanan yang rusak dan mematikan. “Lebih dari 870 orang yang kelaparan terbunuh ketika berupaya mengakses makanan dari sistem distribusi yang cacat,” ungkapnya.

Ia mendesak aksi segera dan akses kemanusiaan tanpa hambatan. “PBB, termasuk UNRWA dan mitranya, harus diizinkan bekerja dan membawa bantuan kemanusiaan dalam skala besar, termasuk untuk anak-anak,” tegasnya. Ia juga menyerukan penghentian kekerasan secepat mungkin. “Setiap penundaan tambahan terhadap gencatan senjata hanya akan menyebabkan lebih banyak kematian.”

Sejak awal agresi militer Israel pada Oktober 2023, Jalur Gaza menghadapi pembatasan ekstrem terhadap pasokan makanan, bantuan medis, dan bahan bakar. Lembaga-lembaga PBB dan organisasi hak asasi manusia telah berulang kali memperingatkan tentang kondisi kelaparan, terutama yang menimpa anak-anak sebagai kelompok paling rentan.

Sementara itu, di Tepi Barat, setidaknya 998 warga Palestina telah dibunuh dan lebih dari 7.000 lainnya terluka akibat serangan pasukan Israel dan pemukim ilegal sejak dimulainya perang genosida terbaru Israel terhadap Gaza.

Dalam putusan bersejarah pada Juli lalu, Mahkamah Internasional (ICJ) menyatakan bahwa pendudukan Israel atas wilayah Palestina adalah ilegal, dan menyerukan evakuasi seluruh permukiman Israel dari Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur). 

Sumber: 

https://www.aa.com.tr/en/middle-east/-engineered-malnutrition-un-agency-chief-warns-about-deepening-child-hunger-crisis-in-gaza/3631722

https://www.#/20250715-engineered-malnutrition-un-agency-chief-warns-about-deepening-child-hunger-crisis-in-gaza/

ShareTweetSendShare
Previous Post

Adara Palestine Situation Report 48

Next Post

PBB: Pengungsian Massal di Tepi Barat Terburuk Sejak 1967, Diduga Mengarah pada Pembersihan Etnis

Adara Relief International

Related Posts

Gaza Desak Kejelasan Nasib Korban yang Tertimbun di Rafah
Berita Kemanusiaan

Gaza Desak Kejelasan Nasib Korban yang Tertimbun di Rafah

by Adara Relief International
April 18, 2026
0
23

Otoritas Pertahanan Sipil Gaza mendesak Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan organisasi kemanusiaan internasional untuk menekan Israel agar mengungkap nasib korban warga...

Read moreDetails
Sistem Sampah Gaza Terancam Kolaps, Risiko Penyakit Meningkat

Sistem Sampah Gaza Terancam Kolaps, Risiko Penyakit Meningkat

April 18, 2026
14
Otoritas Gaza Bantah Klaim AS soal Lonjakan Bantuan

Otoritas Gaza Bantah Klaim AS soal Lonjakan Bantuan

April 18, 2026
13
Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Meningkat Tajam

Kekerasan Pemukim di Tepi Barat Meningkat Tajam

April 18, 2026
15
Peringatan Hari Tawanan Palestina Digelar Massal di Gaza dan Tepi Barat

Peringatan Hari Tawanan Palestina Digelar Massal di Gaza dan Tepi Barat

April 18, 2026
22
Serangan Berlanjut, 8 Warga Gaza Terbunuh di Tengah Krisis Bantuan

Serangan Berlanjut, 8 Warga Gaza Terbunuh di Tengah Krisis Bantuan

April 16, 2026
22
Next Post
PBB: Pengungsian Massal di Tepi Barat Terburuk Sejak 1967, Diduga Mengarah pada Pembersihan Etnis

PBB: Pengungsian Massal di Tepi Barat Terburuk Sejak 1967, Diduga Mengarah pada Pembersihan Etnis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bantuan Sembako Jangkau Ratusan Warga Sumbar Terdampak Banjir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630