• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, April 21, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

PBB: Pengungsian Massal di Tepi Barat Terburuk Sejak 1967, Diduga Mengarah pada Pembersihan Etnis

by Adara Relief International
Juli 16, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
PBB: Pengungsian Massal di Tepi Barat Terburuk Sejak 1967, Diduga Mengarah pada Pembersihan Etnis
15
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

PBB memperingatkan bahwa pengungsian massal warga Palestina di Tepi Barat telah mencapai tingkat tertinggi sejak Israel menduduki wilayah tersebut hampir 60 tahun lalu. Operasi militer besar-besaran Israel di wilayah utara Tepi Barat sejak Januari 2025 telah menyebabkan puluhan ribu warga kehilangan tempat tinggal.

“Ini adalah operasi militer terpanjang sejak Intifada Kedua pada awal 2000-an,” kata Juliette Touma, juru bicara UNRWA, badan PBB untuk pengungsi Palestina. Ia menambahkan bahwa operasi tersebut telah memengaruhi sejumlah kamp pengungsi dan memicu gelombang pengungsian terbesar sejak Perang Enam Hari tahun 1967.

Kantor HAM PBB juga memperingatkan bahwa pengusiran paksa berskala besar oleh kekuatan pendudukan dapat tergolong sebagai “pembersihan etnis” dan berpotensi menjadi kejahatan terhadap kemanusiaan.

Menurut Thameen Al-Kheetan, juru bicara Kantor HAM PBB, sekitar 30.000 warga Palestina masih terusir secara paksa akibat operasi yang dinamakan “Iron Wall”. Selama periode yang sama, pasukan Israel telah mengeluarkan perintah pembongkaran terhadap sekitar 1.400 rumah di wilayah utara Tepi Barat.

Sejak Oktober 2023, sebanyak 2.907 warga Palestina telah kehilangan tempat tinggal akibat penghancuran rumah oleh Israel, sementara 2.400 lainnya, hampir setengahnya adalah anak-anak, terusir akibat aksi kekerasan pemukim Israel. Al-Kheetan menyesalkan bahwa hasil gabungan dari operasi militer ini telah menyebabkan “pengosongan sebagian besar wilayah Tepi Barat dari warga Palestina”.

“Pemindahan permanen penduduk sipil di wilayah pendudukan merupakan pemindahan ilegal,” tegasnya. “Bergantung pada konteksnya, ini bisa dikategorikan sebagai pembersihan etnis dan kejahatan terhadap kemanusiaan.”

Sepanjang paruh pertama tahun ini, PBB mencatat 757 serangan oleh pemukim Israel di Tepi Barat—naik 13 persen dibanding periode yang sama tahun lalu. Khusus bulan Juni, 96 warga Palestina terluka akibat serangan pemukim, angka tertinggi dalam lebih dari dua dekade.

Baca Juga

Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

Kekerasan di Tepi Barat melonjak sejak pecahnya agresi di Gaza pada 7 Oktober 2023. Sejak itu, setidaknya 964 warga Palestina telah dibunuh di Tepi Barat dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur). Dalam periode yang sama, 53 warga Israel terbunuh akibat serangan atau bentrokan bersenjata—35 di Tepi Barat dan 18 di Israel.

Sumber:
https://www.newarab.com/news/west-bank-seeing-largest-displacement-1967-un

 

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

UNRWA: Krisis Kelaparan Anak di Gaza Bukan Bencana Alam, Tapi Rekayasa Manusia

Next Post

Bayi Prematur di Gaza Berjuang untuk Hidup di Tengah Krisis Bahan Bakar

Adara Relief International

Related Posts

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran
Berita Kemanusiaan

Sistem Kesehatan Gaza di Ambang Kehancuran

by Adara Relief International
April 20, 2026
0
13

Sistem kesehatan di Jalur Gaza kian mendekati titik kolaps di tengah berlanjutnya pembatasan dan dampak perang berkepanjangan. Organisasi kemanusiaan memperingatkan...

Read moreDetails
Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

Aksi Solidaritas Tenaga Medis Gaza untuk Rekan di Penjara Israel

April 20, 2026
15
Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

Perundingan Hamas-AS di Kairo Buntu Bahas Gencatan Gaza

April 20, 2026
20
PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

PBB: Rata-Rata 47 Perempuan Terbunuh Setiap Hari di Gaza

April 20, 2026
13
75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

75 Ribu Jemaah Salat Jumat di Al-Aqsa di Tengah Pembatasan

April 20, 2026
14
UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

UNICEF Kecam Pembunuhan Sopir Distribusi Air di Gaza

April 20, 2026
14
Next Post
Bayi Prematur di Gaza Berjuang untuk Hidup di Tengah Krisis Bahan Bakar

Bayi Prematur di Gaza Berjuang untuk Hidup di Tengah Krisis Bahan Bakar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 86

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630