• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, Mei 26, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

UI dan Kesalahan Moral dalam Memberi Panggung bagi Pembela Zionisme

by Adara Relief International
Agustus 25, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
UI dan Kesalahan Moral dalam Memberi Panggung bagi Pembela Zionisme

JAKARTA, INDONESIA – 15 JUNI: Para aktivis membentangkan plakat dan meneriakkan slogan-slogan anti-Israel dalam pawai solidaritas untuk Palestina di Jakarta, Indonesia, pada 15 Juni 2025. Dengan membawa bendera Palestina, mereka menunjukkan solidaritas kepada rakyat Gaza dan mengecam tindakan militer Israel di wilayah kantong yang terkepung tersebut. (Agoes Rudianto – Anadolu Agency)

35
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada 23 Agustus, Universitas Indonesia (UI), perguruan tinggi tertua dan salah satu yang paling bergengsi di negeri ini, melakukan kesalahan serius. Dalam acara orientasi mahasiswa pascasarjana, UI memberikan panggung kepada Peter Berkowitz, seorang akademisi yang lama dikenal sebagai pendukung pendudukan Israel dan genosida yang sedang berlangsung di Gaza.

Berkowitz bukanlah sosok netral. Ia selama puluhan tahun menjustifikasi pengeboman Israel, hukuman kolektif, serta perampasan tanah Palestina. Sebagai mantan Direktur Perencanaan Kebijakan di Kementerian Luar Negeri era Donald Trump, ia turut mendukung langkah yang memberi keleluasaan kepada Israel untuk memperluas kekerasan. Tulisan-tulisannya, termasuk buku yang membela Israel dari investigasi kejahatan perang, berulang kali menegaskan klaim “hak Israel untuk membunuh tanpa konsekuensi.”

Ironisnya, di Indonesia, negara yang konstitusinya menolak segala bentuk kolonialisme dan rakyatnya teguh mendukung Palestina, justru mengundangnya untuk menyampaikan orasi berjudul “Education for Freedom and Democracy.” Kehadiran Berkowitz bukan sekadar kelalaian, melainkan bentuk keterlibatan dalam normalisasi kejahatan.

UI beralasan bahwa undangan itu keluar akibat “kurang cermat” meneliti rekam jejak Berkowitz. Namun, dalih tersebut lemah. Riwayat Berkowitz mudah ditemukan, tulisan-tulisan yang membela apartheid, memutihkan kejahatan perang, dan merasionalisasi pembersihan etnis. Dapat dikatakan ini bukan kekhilafan administratif, melainkan kegagalan moral.

Dengan memberi legitimasi kepada Berkowitz, UI seolah memperlakukan genosida Palestina sebagai topik debat akademik biasa, seakan pro dan kontra penjajahan layak mendapat penghormatan yang sama. Padahal genosida bukan soal perspektif; tidak ada netralitas akademik ketika satu pihak memperjuangkan kemerdekaan, dan pihak lain membenarkan pembantaian.

Keputusan ini juga mencederai sejarah Indonesia sendiri. Pembukaan UUD 1945 dengan tegas menyatakan bahwa “penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.” Memberi panggung kepada pembela zionisme berarti mengkhianati warisan anti-kolonial bangsa.

Bagi mahasiswa Palestina, pesan dari UI sangat menyakitkan, penderitaan bangsa mereka dianggap bahan diskusi opsional. Bagi mahasiswa Indonesia, pesan itu merusak bahwa pembela penjajahan dan genosida patut dihormati sejajar dengan para pejuang keadilan.

Ada yang berkilah bahwa kampus harus membuka diri bagi semua pandangan demi kebebasan akademik. Namun, kebebasan akademik tidak berarti melegitimasi propaganda atau meninggikan suara yang membela pembersihan etnis. UI tidak berkewajiban menjadikan Berkowitz sebagai orator utama dalam acara yang seharusnya menginspirasi generasi penerus.

Protes keras mahasiswa dan publik yang memaksa UI meminta maaf menunjukkan bahwa rakyat Indonesia tahu persis di mana harus berpihak. Solidaritas dengan Palestina bukan sekadar slogan, melainkan prinsip. Normalisasi terhadap pembela Zionisme adalah pengkhianatan, baik terhadap rakyat Palestina maupun terhadap identitas anti-kolonial Indonesia.

Baca Juga

Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Permintaan maaf singkat tidak cukup. UI harus benar-benar mengevaluasi kegagalannya dan menyadari bahwa bersikap “netral” di tengah penindasan berarti memilih berpihak pada penindas. Sejarah mungkin tidak akan mengingat isi pidato Peter Berkowitz di UI, tetapi akan mencatat apakah universitas terkemuka ini memilih menormalkan genosida, atau berdiri teguh bersama yang tertindas.

Sumber:
https://www.#/20250824-universitas-indonesia-betrayed-palestine/

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Serangan Israel di Al-Mughayyir: Pohon Zaitun Dicabut, Warga Ditangkap, dan Jalan Permukiman Ilegal Dibangun

Next Post

Konferensi Internasional di Istanbul Tegaskan Tanggung Jawab Umat Islam untuk Gaza dan Al-Aqsa

Adara Relief International

Related Posts

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk
Berita Kemanusiaan

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

by Adara Relief International
Mei 25, 2026
0
15

Wabah penyakit Gaza terus memburuk akibat runtuhnya fasilitas kesehatan dan sanitasi. Selain itu, wabah penyakit Gaza kini mengancam jutaan warga...

Read moreDetails
Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Kelaparan Gaza Kian Memburuk

Mei 25, 2026
11
Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Aktivis Flotilla Ungkap Penyiksaan Israel

Mei 25, 2026
11
Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Negara Muslim Kecam Ben Gvir

Mei 25, 2026
11
Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Gaza Kehilangan Sukacita Iduladha

Mei 25, 2026
11
Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Pemukim Israel Tekan Warga Tepi Barat

Mei 25, 2026
12
Next Post
Konferensi Internasional di Istanbul Tegaskan Tanggung Jawab Umat Islam untuk Gaza dan Al-Aqsa

Konferensi Internasional di Istanbul Tegaskan Tanggung Jawab Umat Islam untuk Gaza dan Al-Aqsa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Policy Brief 07

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630