• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Senin, Februari 16, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Serangan Israel Berlanjut Saat Gencatan Senjata, Dokter di Gaza Sebut Serangan Sengaja Menargetkan Warga Sipil

by Adara Relief International
Oktober 31, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Serangan Israel Berlanjut Saat Gencatan Senjata, Dokter di Gaza Sebut Serangan Sengaja Menargetkan Warga Sipil

Keluarga korban Palestina, termasuk anak-anak, yang meninggal akibat serangan Israel di Gaza tengah, meskipun gencatan senjata, berduka saat jenazah dibawa dari Rumah Sakit al-Shifa untuk dimakamkan di Kota Gaza, Gaza, pada 29 Oktober 2025. [Saeed MMT Jaras – Anadolu Agency]

14
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Organisasi kemanusiaan Doctors Without Borders (MSF) melaporkan bahwa dalam 24 jam terakhir setelah Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memerintahkan serangan baru ke Jalur Gaza, tim MSF dan Kementerian Kesehatan Palestina menerima ratusan korban luka.

Menurut laporan, serangan udara Israel yang terjadi di tengah gencatan senjata telah membunuh sedikitnya 104 orang, termasuk 46 anak-anak dan 20 perempuan serta melukai 253 orang lainnya, di antaranya 78 anak-anak. MSF menegaskan bahwa pelanggaran berulang terhadap gencatan senjata ini memperpanjang genosida yang sedang berlangsung di Gaza.

“Kami telah berulang kali menyerukan gencatan senjata yang berkelanjutan untuk menghentikan tingkat kematian dan cedera yang sangat besar di kalangan warga sipil. Namun hingga kini, kami justru menyaksikan akibat dari pelanggaran berulang yang terus memperparah situasi kemanusiaan,” ujar MSF melalui pernyataannya di media sosial X (Twitter).

Baca Juga

Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Tim MSF di berbagai wilayah Jalur Gaza, termasuk di Rumah Sakit Al-Aqsa, Nasser, dan Al-Shifa telah merawat banyak pasien dengan luka perang yang parah akibat serangan Israel. “Ketika saya tiba di ruang gawat darurat pagi ini, situasinya benar-benar putus asa. Tidak ada keraguan bahwa ini adalah serangan terhadap warga sipil, dengan begitu banyak anak-anak yang terluka dan terbunuh,” ungkap Dr. Morten Rostrup, dokter MSF di Rumah Sakit Al-Aqsa.

Ia menuturkan bahwa pada pukul 5 pagi, sebuah ledakan besar mengguncang wilayah sekitar rumah sakit. Saat tiba di ruang gawat darurat, terdapat 77 pasien yang dirawat, termasuk 31 anak-anak, sementara 15 orang meninggal dunia.

“Saya benar-benar terkejut melihat apa yang terjadi. Ini adalah serangan yang disengaja terhadap warga sipil. Sama sekali tidak dapat diterima. Apakah ini yang disebut gencatan senjata? Bagaimana mungkin sebuah gencatan senjata disertai serangan terhadap warga sipil? Ini sungguh tidak masuk akal,” kata Dr. Rostrup.

Karena kapasitas Rumah Sakit Al-Aqsa tidak mencukupi, banyak pasien yang harus dipindahkan ke rumah sakit lapangan MSF lainnya untuk distabilkan dan mendapatkan transfusi darah.

MSF menambahkan bahwa sejak gencatan senjata diumumkan pada awal Oktober, setidaknya 211 warga Palestina telah terbunuh akibat pelanggaran yang terus dilakukan oleh pasukan Israel.

Menurut Kementerian Kesehatan Palestina, total korban jiwa di Gaza sejak 7 Oktober 2023 telah mencapai lebih dari 68.000 orang, sementara ribuan lainnya masih tertimbun reruntuhan. Gencatan senjata yang didasarkan pada rencana 20 poin Presiden AS Donald Trump disepakati pada 10 Oktober 2023, namun Israel telah berulang kali melanggarnya—terbaru, dalam pekan ini.

“Sulit dipercaya bahwa dunia masih menyebut ini sebagai gencatan senjata, padahal warga sipil terus dibombardir,” pungkas Dr. Rostrup dengan nada marah.

Sumber:
Doctor Without Borders, MEMO

ShareTweetSendShare
Previous Post

Tawanan Palestina: Perpindahan dari Balik Jeruji Besi Menuju Penjara Terbesar di Dunia

Next Post

Laporan PBB Ungkap Keterlibatan Negara dalam Genosida Gaza, Francesca Albanese Dihina oleh Duta Besar Israel

Adara Relief International

Related Posts

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida
Berita Kemanusiaan

Israel Tangkap 22.000 Warga Tepi Barat Sejak Awal Genosida

by Adara Relief International
Februari 13, 2026
0
23

Organisasi Tawanan Palestina (PPS) melaporkan pada Kamis (12/02) bahwa pasukan pendudukan Israel (IOF) telah menangkap sekitar 22.000 warga Palestina di...

Read moreDetails
8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

8.000 Jenazah Masih Terjebak di Bawah Reruntuhan di Gaza

Februari 13, 2026
20
Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Gaza Menghadapi Krisis Bahan Bakar untuk Memasak

Februari 13, 2026
14
Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Anak-Anak Gaza Mengorbankan Pendidikan Mereka untuk Bekerja

Februari 13, 2026
16
Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Perempuan Tawanan Palestina di Penjara Israel Meningkat Menjadi 59

Februari 13, 2026
30
Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Israel Tangkap Kembali Perempuan Jurnalis Palestina yang Dibebaskan

Februari 12, 2026
25
Next Post
Laporan PBB Ungkap Keterlibatan Negara dalam Genosida Gaza, Francesca Albanese Dihina oleh Duta Besar Israel

Laporan PBB Ungkap Keterlibatan Negara dalam Genosida Gaza, Francesca Albanese Dihina oleh Duta Besar Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Fidyah: Tebusan yang Menyatukan Hati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Senjata Terlarang Israel “Lenyapkan” Ribuan Warga Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630