• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Jumat, April 24, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Laporan PBB Ungkap Keterlibatan Negara dalam Genosida Gaza, Francesca Albanese Dihina oleh Duta Besar Israel

by Adara Relief International
Oktober 31, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Laporan PBB Ungkap Keterlibatan Negara dalam Genosida Gaza, Francesca Albanese Dihina oleh Duta Besar Israel

Laporan PBB Ungkap Keterlibatan Negara dalam Genosida Gaza, Francesca Albanese Dihina oleh Duta Besar Israel

28
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Pada 24 Oktober 2025, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menerbitkan sebuah laporan penting berjudul “Gaza Genocide: A Collective Crime” yang disusun oleh Pelapor Khusus PBB untuk Situasi Hak Asasi Manusia di Wilayah Pendudukan Palestina, Francesca Albanese. Laporan ini mengungkap keterlibatan sejumlah negara dalam memungkinkan terjadinya genosida yang dilakukan oleh Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Laporan tersebut menyatakan bahwa genosida di Gaza bukanlah tindakan tunggal oleh Israel, melainkan sebuah “kejahatan kolektif” yang dimungkinkan oleh komplikasi negara-negara lain. Negara-negara ini, menurut Albanese, telah memungkinkan pelanggaran sistematis terhadap hukum internasional melalui dukungan langsung, bantuan material, perlindungan diplomatik, dan dalam beberapa kasus bahkan partisipasi aktif dalam tindakan-tindakan ilegal tersebut.

Albanese menegaskan bahwa terdapat keterlibatan suatu negara secara langsung sehingga kejahatan Israel tidak mungkin terjadi tanpa dukungan tersebut. Dengan demikian, negara tersebut bukan sekadar turut bersalah, melainkan terlibat langsung dalam kejahatan.

Ia juga menyoroti kegagalan Israel selama puluhan tahun dalam membedakan wilayahnya dengan wilayah Palestina yang diduduki, termasuk Gaza, Tepi Barat, dan Al-Quds bagian timur (Yerusalem Timur) meskipun Mahkamah Internasional (ICJ) telah menyatakan bahwa pendudukan tersebut ilegal. Karena itu, laporan tersebut menyerukan kepada negara-negara lain untuk menghentikan seluruh hubungan militer, diplomatik, dan ekonomi dengan Israel, sebab setiap bentuk keterlibatan dapat dianggap sebagai dukungan terhadap kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida.

Baca Juga

UNESCO Sepakati Resolusi Dampak Serangan Gaza

90 Perempuan Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kelalaian Medis

Lebih jauh, Albanese menyoroti dehumanisasi kolonial yang menjadi akar dari genosida ini. Ia menjelaskan bahwa sebagian besar pemimpin Barat mengulang narasi Israel yang disebarkan melalui media negara dan korporasi, dengan menghapus batas antara kombatan dan warga sipil. Menurutnya, melalui cara pandang kolonial yang menempatkan orang Palestina sebagai bangsa “liar” yang tidak pantas dilindungi hukum internasional, negara-negara Barat telah ikut membenarkan pembantaian massal terhadap rakyat Palestina.

Dalam laporan itu, Albanese juga menekankan bahwa keadilan sejati menuntut diakhirinya impunitas yang selama ini dinikmati Israel dan para pendukungnya. Ia menyebut bahwa banyak negara beroperasi dengan impunitas yang sama seperti yang mereka berikan kepada Israel, sehingga merusak tatanan hukum internasional dan sistem multilateral yang telah dibangun selama delapan dekade di bawah naungan PBB. Keadilan, menurutnya, tidak hanya mencakup pengadilan pidana, tetapi juga reparasi menyeluruh berupa restitusi, kompensasi, rehabilitasi, jaminan ketidak berulangan, serta pembongkaran struktur kekuasaan yang memungkinkan kejahatan tersebut terus berlangsung.

Albanese kemudian menyerukan kepada serikat pekerja, pengacara, masyarakat sipil, dan warga dunia untuk terus mendesak lembaga-lembaga, pemerintah, dan perusahaan agar menerapkan boikot, divestasi, dan sanksi (BDS) sampai pendudukan ilegal Israel dan seluruh kejahatan terkaitnya berakhir.

Namun, laporan ini mendapat reaksi keras dari Israel. Dalam sidang Majelis Umum PBB di New York, Duta Besar Israel untuk PBB, Danny Danon, melancarkan serangan verbal terhadap Francesca Albanese dengan menyebutnya sebagai “penyihir”. Ia menuduh laporan tersebut sebagai “buku mantra” yang berisi kebohongan dan kebencian terhadap Israel. “Setiap halaman laporan ini adalah mantra kosong, dan setiap tuduhan adalah sihir yang gagal karena Anda adalah penyihir yang gagal,” ujar Danon di hadapan sidang.

Menanggapi hinaan itu, Albanese tetap tenang dan memberi jawaban yang tajam. Ia menyebut tuduhan tersebut benar-benar absurd dan tak berdasar yang menunjukkan bahwa Israel tidak mampu menanggapi substansi dari laporan yang menuduhnya melakukan genosida. “Andai saya benar-benar memiliki kekuatan sihir,” ujarnya dengan nada sinis, “saya tidak akan menggunakannya untuk balas dendam, tetapi untuk menghentikan kejahatan Anda selamanya.”

Laporan “Gaza Genocide: A Collective Crime” menjadi salah satu dokumen paling tegas yang pernah dikeluarkan oleh PBB dalam menggambarkan genosida terhadap rakyat Palestina dan keterlibatan negara-negara lain dalam melanggengkan kejahatan tersebut. Sementara reaksi Israel di forum internasional memperlihatkan bagaimana tudingan berbasis bukti dan hukum internasional kerap dibalas dengan serangan personal dan pelecehan verbal, yang justru semakin menegaskan rapuhnya posisi moral dan politik rezim pendudukan tersebut di hadapan dunia.

Sumber: MEMO, UN

ShareTweetSendShare
Previous Post

Serangan Israel Berlanjut Saat Gencatan Senjata, Dokter di Gaza Sebut Serangan Sengaja Menargetkan Warga Sipil

Next Post

Hampir 1.000 Penghalang Baru di Tepi Barat: Gerbang dan Dinding Israel Kian Mencekik Kehidupan Warga Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Ratusan Pemukim Masuk Al-Aqsa, Ketegangan di Al-Quds Meningkat
Al-Aqsa

Ratusan Pemukim Masuk Al-Aqsa, Ketegangan di Al-Quds Meningkat

by Adara Relief International
April 23, 2026
0
17

Puluhan hingga ratusan pemukim Israel kembali memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa pada Rabu (22/04). Mereka melakukan rangkaian aksi penodaan terhadap situs...

Read moreDetails
Sistem Kesehatan Runtuh, Gaza Kekurangan Alat dan Obat

Sistem Kesehatan Runtuh, Gaza Kekurangan Alat dan Obat

April 23, 2026
17
UNESCO Sepakati Resolusi Dampak Serangan Gaza

UNESCO Sepakati Resolusi Dampak Serangan Gaza

April 23, 2026
18
90 Perempuan Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kelalaian Medis

90 Perempuan Palestina Ditawan, Alami Kekerasan dan Kelalaian Medis

April 23, 2026
24
Haaretz Soroti Standar Ganda, Pendeta Palestina: Fokus pada Korban Sipil

Haaretz Soroti Standar Ganda, Pendeta Palestina: Fokus pada Korban Sipil

April 23, 2026
15
Mahasiswa Gaza Tuntut Perbatasan Dibuka: Beasiswa Ada, Akses Tidak

Mahasiswa Gaza Tuntut Perbatasan Dibuka: Beasiswa Ada, Akses Tidak

April 22, 2026
21
Next Post
Hampir 1.000 Penghalang Baru di Tepi Barat: Gerbang dan Dinding Israel Kian Mencekik Kehidupan Warga Palestina

Hampir 1.000 Penghalang Baru di Tepi Barat: Gerbang dan Dinding Israel Kian Mencekik Kehidupan Warga Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Menguatkan Mereka yang Bertahan: Laporan Dekap Yatim Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Palestine Situation Report 87

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630