• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Selasa, April 28, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Rumah Sakit di Gaza Menjadi Koridor Kematian

by Adara Relief International
Agustus 29, 2025
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Rumah Sakit di Gaza Menjadi Koridor Kematian

Puluhan dokter dan perawat terpaksa merawat pasien di tengah kekurangan obat-obatan dan perlengkapan medis yang parah, sementara jenazah terkadang dibiarkan tergeletak berjam-jam di tanah karena lemari es yang tidak memadai. [Getty]

16
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Di koridor sempit Rumah Sakit Al-Shifa, Kota Gaza, Mahmoud Abu Salim (27tahun) terbaring di atas selimut tipis. Empat hari lalu ia ditembak tentara Israel saat menunggu truk bantuan makanan. Tanpa tempat tidur, ia menjalani operasi di lantai rumah sakit sebelum kembali dibaringkan di lorong.

Kondisi ini bukan pengecualian. Departemen gawat darurat dan rawat inap telah menampung hingga tiga kali lipat dari kapasitasnya. Koridor, halaman, bahkan balkon diubah menjadi ruang perawatan darurat. Ratusan pasien dirawat di lantai, sebagian menjalani operasi di atas selimut. Jenazah pun sering dibiarkan berjam-jam karena lemari pendingin telah penuh.

Direktur Al-Shifa, Dr. Mohammed Abu Salmia, menyebut situasi ini sebagai “kehancuran total sistem kesehatan Gaza”. Tingkat keterisian ranjang mencapai 300%. Stok obat dan peralatan medis tinggal kurang dari 1% dari kebutuhan, antibiotik habis, dan angka amputasi melonjak akibat infeksi yang tak tertangani. “Jika kondisi ini berlanjut, ribuan pasien akan mati bukan karena luka mereka, tapi karena ketiadaan obat dan makanan,” ujarnya.

Tragedi serupa terlihat di Rumah Sakit Al-Ahli. Adam al-Sousi (14 tahun), terluka akibat serangan udara. Ia dirawat di balkon rumah sakit dengan hanya beralaskan selimut. Sang ibu terus mendampinginya, menahan tangis karena tak ada ranjang yang tersedia. “Setiap hari saya lihat puluhan orang terluka dirawat di lantai. Rumah sakit ini bukan lagi rumah sakit, tapi kamp raksasa bagi yang terluka,” katanya.

Para tenaga medis pun bekerja di ambang kelelahan. Perawat Issam al-Ar’eer mengaku sering bekerja lebih dari 18 jam, merawat pasien di lantai dengan peralatan seadanya. “Lebih dari separuh pasien yang meninggal sebenarnya bisa diselamatkan jika ada peralatan medis dasar. Orang-orang yang terluka ini mati dua kali: sekali oleh misil dan sekali lagi oleh kelalaian yang dipaksakan kepada kami,” ujarnya dengan suara bergetar.

Dari lorong-lorong rumah sakit Gaza, satu hal tergambarkan dengan jelas, yaitu di tengah runtuhnya sistem kesehatan, mimpi terbesar pasien bukan lagi kesembuhan, tapi sekadar sebuah ranjang untuk berbaring.

Baca Juga

Serangan Israel ke Nelayan Gaza Kian Merugikan

Israel Setujui Proyek Sekolah Agama Yahudi di Sheikh Jarrah

Sumber:
The New Arab

 

ShareTweetSendShare
Previous Post

Armada Global Sumud Flotilla Siap Berlayar ke Gaza

Next Post

Delapan Pasien Penderita Guillain-Barré Syndrome Meninggal Akibat Kelaparan Sistematis Israel

Adara Relief International

Related Posts

Tiga Anak Palestina Dipisahkan dan Diasuh Otoritas Prancis
Anak

Tiga Anak Palestina Dipisahkan dan Diasuh Otoritas Prancis

by Adara Relief International
April 27, 2026
0
19

Seorang ibu Palestina di Gaza menyerukan intervensi internasional agar dapat kembali bersatu dengan tiga anaknya yang kini berada di Prancis...

Read moreDetails
WHO: 17.000 Infeksi Pengungsi Gaza akibat Hama

WHO: 17.000 Infeksi Pengungsi Gaza akibat Hama

April 27, 2026
21
Serangan Israel ke Nelayan Gaza Kian Merugikan

Serangan Israel ke Nelayan Gaza Kian Merugikan

April 27, 2026
14
Israel Setujui Proyek Sekolah Agama Yahudi di Sheikh Jarrah

Israel Setujui Proyek Sekolah Agama Yahudi di Sheikh Jarrah

April 27, 2026
15
Indonesia Kecam Terbunuhnya Penjaga Perdamaian di Lebanon

Indonesia Kecam Terbunuhnya Penjaga Perdamaian di Lebanon

April 27, 2026
19
Ibu Hamil dan Dua Anak Terbunuh Akibat serangan Israel

Ibu Hamil dan Dua Anak Terbunuh Akibat serangan Israel

April 27, 2026
18
Next Post
Delapan Pasien Penderita Guillain-Barré Syndrome Meninggal Akibat Kelaparan Sistematis Israel

Delapan Pasien Penderita Guillain-Barré Syndrome Meninggal Akibat Kelaparan Sistematis Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • Seorang pria Palestina dan beberapa anak berdiri di depan bangunan yang rusak berat, dikelilingi besi-besi beton yang terbuka dan puing-puing, di Kota Gaza [Reuters/Mahmoud Issa]

    Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dermawan yang Hakiki; Memberi Tanpa Diminta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Adara Resmi Luncurkan Saladin Mission #2 pada Hari Solidaritas Palestina

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • “Pandemi Disabilitas” Ciptakan Penderitaan Tak Berujung Bagi Perempuan dan Anak-Anak Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630