• Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic
Kamis, Mei 28, 2026
No Result
View All Result
Donasi Sekarang
Adara Relief International
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
No Result
View All Result
Adara Relief International
No Result
View All Result
Home Berita Kemanusiaan

Puluhan Ribu Warga Somalia Mengungsi ke Kenya Akibat Kekeringan dan Konflik

by Adara Relief International
November 14, 2022
in Berita Kemanusiaan
Reading Time: 2 mins read
0 0
0
Melihat bangkai ternak di Ethiopia, Somalia, bukan hal yang mengherankan
22
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

Save the Children mengatakan kekeringan yang menghancurkan Somalia telah menyebabkan pengungsian terbesar ke Kenya dalam lebih dari satu dekade. Lebih dari 55.000 warga Somalia yang mayoritas perempuan dan anak-anak, tiba sejak September tahun ini di tiga kamp di Dadaab untuk mencari makanan dan tempat tinggal. Mereka terusir dari rumah mereka akibat kekeringan terburuk dalam waktu sekitar 40 tahun dan  konflik yang sedang berlangsung.

Dadaab Emergency Coordination Task Team (DECTT) memperingatkan bahwa jumlah pengungsi akan meningkat hingga 66.000 lagi pada April 2023 karena Somalia sudah sangat terseok-seok di ambang kelaparan, terlebih lagi kesediaan sumber daya sudah langka. Kompleks pengungsi Dadaab dibuka pada 1991 untuk menyediakan perlindungan bagi para pencari suaka yang melarikan diri dari perang saudara di Somalia. Namun, pada 2011, gelombang besar kedua terjadi dengan sekitar 130.000 pengungsi tiba untuk melarikan diri dari kelaparan di Somalia selatan, yang menewaskan lebih dari 260.000 orang, lebih dari setengahnya adalah anak-anak berusia di bawah lima tahun.

Baca Juga

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Wilayah Tanduk Afrika mengalami krisis pangan yang dahsyat setelah empat musim hujan yang gagal berturut-turut. Ini Diperparah dengan melonjaknya harga pangan akibat kenaikan harga pangan dan bahan bakar di pasar internasional, yang sebagian didorong oleh perang di Ukraina. Di Kenya, diperkirakan 4,35 juta orang atau sekitar 9% dari populasi menghadapi kekurangan pangan yang parah. Di samping itu, hampir 6,7 juta orang di Somalia atau sekitar 41% dari populasi dilaporkan berjuang melawan kekurangan pangan yang meluas, dengan malnutrisi anak yang meningkat dan ketakutan akan kelaparan.

Yvonne Arunga, Country Director Save the Children untuk Kenya dan Madagaskar, mengatakan, “Kami melihat terulangnya krisis kelaparan pada 2011. Kekeringan yang melumpuhkan di Tanduk Afrika dan kekurangan makanan yang ekstrem mendorong para ibu untuk mengambil tindakan putus asa, termasuk berjalan ratusan kilometer ke kompleks Pengungsi Dadaab di Kenya, mempertaruhkan kesejahteraan dan keselamatan anak-anak mereka. Kami khawatir bahwa krisis yang sedang berlangsung akan memundurkan kembali kemajuan yang dibuat selama bertahun-tahun, dengan risiko nyata bahwa beberapa keluarga yang telah dimukimkan kembali di Somalia dapat mengungsi untuk kedua kalinya. Saat ini  dibutuhkan peningkatan dukungan yang masif, berkelanjutan, dan multisektoral di Somalia dan Kenya. Kita tidak boleh menyia-nyiakan momen dengan mempertaruhkan nyawa.”

Sumber:

https://www.savethechildren.net

***

Kunjungi situs resmi Adara Relief International

Ikuti media sosial resmi Adara Relief di Facebook, Twitter, YouTube, dan Instagram untuk informasi terkini.

Baca berita harian kemanusiaan, klik di dini

Baca juga artikel terbaru, klik di sini

Tags: Internasional
ShareTweetSendShare
Previous Post

Inspiratif, Sosok Ayah Hebat yang Rela Berjuang Keras untuk Anaknya yang Istimewa

Next Post

Israel Manfaatkan Babi Hutan untuk Merusak Lahan Pertanian Warga Palestina

Adara Relief International

Related Posts

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza
Berita Kemanusiaan

Garis Oranye Israel Mempersempit Wilayah Gaza

by Adara Relief International
Mei 27, 2026
0
26

Wilayah Jalur Gaza terus menyempit sejak gencatan senjata berlaku pada Oktober 2025 akibat perluasan wilayah kontrol Israel. Dalam perjanjian gencatan...

Read moreDetails
AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

AS-Israel Berupaya Cabut Perwalian Al-Aqsa

Mei 27, 2026
25
Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Serangan Israel Kembali Bunuh Pengungsi Gaza

Mei 27, 2026
25
Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Anak Gaza yang Hilang Kian Bertambah

Mei 27, 2026
20
Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Krisis Gaza Memburuk Jelang Iduladha

Mei 27, 2026
21
Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Wabah Penyakit Palestina Kian Memburuk

Mei 25, 2026
29
Next Post
Israel Manfaatkan Babi Hutan untuk Merusak Lahan Pertanian Warga Palestina

Israel Manfaatkan Babi Hutan untuk Merusak Lahan Pertanian Warga Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

TRENDING PEKAN INI

  • 2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    2.250 Tenaga Medis dan Pasien di RS Asy Syifa, Gaza Terima Makanan Berbuka Puasa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sebulan Setelah “Gencatan Senjata yang Rapuh”, Penduduk Gaza Masih Terjebak dalam Krisis Kemanusiaan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bahan Pokok Ramadan untuk 160 Keluarga di Tulkarem Tepi Barat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Jelang Idul Adha, Sahabat Adara Terus Membersamai 2000 Yatim Gaza

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Anak-Anak Palestina di Tengah Penjajahan: Mulia dengan Al-Qur’an, Terhormat dengan Ilmu Pengetahuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Currently Playing

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

Milad ke-18 Adara: Untaian Doa untuk Indonesia dan Palestina dari Syekh Palestina

00:02:23

✨ 18 Tahun Kebaikan Sahabat Adara Mengukir Senyum Mereka 🇵🇸🇮🇩

00:01:21

Adara Dukung Perempuan Palestina Kembali Pulih dan Berdaya

00:02:17

Berkat Sahabat Adara, Adara Raih Penghargaan Kemanusiaan Sektor Kesehatan!

00:02:16

Edcoustic - Mengetuk Cinta Ilahi

00:04:42

Sahabat Palestinaku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:02:11

Masjidku | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:32

Palestinaku Sayang | Lagu Palestina Anak-Anak

00:03:59

Perjalanan Delegasi Indonesia—Global March to Gaza 2025

00:03:07

Company Profile Adara Relief International

00:03:31

Qurbanmu telah sampai di Pengungsian Palestina!

00:02:21

Bagi-Bagi Qurban Untuk Pedalaman Indonesia

00:04:17

Pasang Wallpaper untuk Tanamkan Semangat Kepedulian Al-Aqsa | Landing Page Satu Rumah Satu Aqsa

00:01:16

FROM THE SHADOW OF NAKBA: BREAKING THE SILENCE, END THE ONGOING GENOCIDE

00:02:18

Mari Hidupkan Semangat Perjuangan untuk Al-Aqsa di Rumah Kita | Satu Rumah Satu Aqsa

00:02:23

Palestine Festival

00:03:56

Adara Desak Pemerintah Indonesia Kirim Pasukan Perdamaian ke Gaza

00:07:09

Gerai Adara Merchandise Palestina Cantik #lokalpride

00:01:06
  • Profil Adara
  • Komunitas Adara
  • FAQ
  • Indonesian
  • English
  • Arabic

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Tentang Kami
    • Profil Adara
    • Komunitas Adara
  • Program
    • Penyaluran
      • Adara for Palestine
      • Adara for Indonesia
    • Satu Rumah Satu Aqsa
  • Aktivitas
    • Event
    • Kegiatan
    • Siaran Pers
  • Berita Kemanusiaan
    • Anak
    • Perempuan
    • Al-Aqsa
    • Pendidikan
    • Kesehatan
    • Hukum dan HAM
    • Seni Budaya
    • Sosial EKonomi
    • Hubungan Internasional dan Politik
  • Artikel
    • Sorotan
    • Syariah
    • Biografi
    • Jelajah
    • Tema Populer
  • Publikasi
    • Adara Palestine Situation Report
    • Adara Policy Brief
    • Adara Humanitarian Report
    • AdaStory
    • Adara for Kids
    • Buku Edukasi
    • Buku Edukasi
    • Distribution Report
    • Palestina dalam Gambar
Donasi Sekarang

© 2024 Yayasan Adara Relief Internasional Alamat: Jl. Moh. Kahfi 1, RT.6/RW.1, Cipedak, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Daerah Khusus Jakarta 12630